Home / NTB

Pemprov NTB Usulkan Anggaran Rp 1,5 Triliun ke Pusat untuk Perbaikan Jalan Rusak 

- Wartawan

Minggu, 21 Mei 2023 - 12:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan di Pusuk, tepatnya di gunung malang yang longsor dan rusak parah akibat guyuran hujan deras beberapa waktu lalu, dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah. Foto: Istimewa

Ruas jalan di Pusuk, tepatnya di gunung malang yang longsor dan rusak parah akibat guyuran hujan deras beberapa waktu lalu, dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah. Foto: Istimewa

“Alhamdulillah Menteri memberikan dua respon yang baik. Pertama caranya sudah betul kalau memang daerah tidak memiliki uang maka mintanya ke Pusat. Dan beberapa ruas jalan sudah di ACC pak menteri sebesar Rp 428 miliar yang akan dilelang oleh Balai Jalan Nasional bulan Mei 2023,” jelasnya.

Beberapa ruas jalan yang rusak parah dan sudah dipastikan akan segera ditangani Pemerintah melalui program inpres pada Mei 2023. Antara lain ruas jalan Lembar – Pelabuhan Gili Mas sepanjang 7,5 kilometer yang ditaksir akan menelan biaya sebanyak Rp 91 miliar. Kedua ruas jalan wilamaci – Karumbu – Sape yang yang panjangnya mencapai 19 kilometer akan ditangani dengan biaya total Rp 92 Miliar lebih. Dan terakhir ruas jalan di Samota yang diusulkan mencapai Rp 176 miliar.

Diakui bahwa Kementerian PUPR sangat membuka pintu bagi pembangunan NTB. Salah satunya dengan program inpres jalan daerah yang merupakan target presiden Jokowi menyelesaikan persoalan jalan yang menjadi kewenangan daerah tetapi ditangani melalui anggaran Kementerian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Impres jalan daeran itu anggarannya dari Kementerian tapi menangani jalan daerah yang menjadi kewenangan provinsi provinsi dan Kabupaten,” ucapnya.

Selain itu Pemprov NTB juga mengusulkan jalan yang rusak di semua pelosok di NTB. Namun kenyataan tidak semua bisa diatasi. Ada syarat yang harus dipenuhi yakni semua ruas-ruas jalan harus memenuhi kriteria tertentu. Mulai dari sudah ada desain pembangunan jalannya dan ada dokumen analisis mengenai dampak lingkungannya (AMDAL) serta tidak ada permasalahan lain terkait pembebasan lahan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:16 WITA

3.170 Warga Binaan di NTB Terima Remisi HUT ke-81 RI, 26 Orang Langsung Bebas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:32 WITA

Polda NTB Bongkar Jaringan Curanmor di Sekotong, Tiga Unit Motor Diamankan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Berita Terbaru