LOMBOK BARAT Halontb.com – Warga Dusun Batu Leong, Desa Sekotong Barat, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat dalam kondisi terbakar pada sore hari. Kepala Desa Sekotong Barat, Haji Saharudin, membeberkan sejumlah fakta mengejutkan terkait kronologi penemuan hingga adanya indikasi kehadiran kendaraan misterius di lokasi kejadian.
Saharudin menjelaskan bahwa laporan pertama kali diterima melalui pesan singkat dari Kepala Dusun Mekarsari sekitar pukul 17.00 WITA. Berdasarkan keterangan di lapangan, jasad tersebut pertama kali ditemukan oleh anak-anak yang sedang beraktivitas sore di sekitar lokasi.
“Informasi dari warga, ada anak-anak sedang lari-lari sore yang melihat pertama kali. Mereka melapor ke warga di Dusun Batu Darat yang terdekat. Saat tiga orang warga kami tiba di lokasi, api masih menyala membakar tubuh korban. Warga langsung berinisiatif mengambil air laut untuk memadamkan api,” ujar Saharudin kepada Halontb.com saat dikonfirmasi, Senin (26/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lokasi penemuan diketahui merupakan sebuah lahan milik pribadi yang sudah dipagar tembok dan memiliki gerbang masuk mobil, namun dipenuhi semak belukar. Meski di sekitar titik pembakaran ditemukan banyak sampah sisa paket ekspedisi, Saharudin menegaskan bahwa lokasi tersebut bukanlah tempat pembuangan sampah resmi.
Ia menduga kuat bahwa korban sengaja dibawa dan dibakar di lokasi tersebut. “Sepertinya memang sengaja di sana. Kalau sampah-sampah itu, informasi dari warga memang sesekali ada yang membuang sampah ke sana menggunakan sepeda motor sebelum kejadian ini,” tambahnya.
Satu poin krusial yang diungkapkan Kades adalah kesaksian warga mengenai kendaraan asing yang terparkir di lokasi sebelum jenazah ditemukan. Sebuah mobil berwarna putih terpantau sempat memasuki area lahan tersebut dengan posisi parkir mundur.
“Ada warga kami yang melintas melihat mobil putih parkir di sana. Posisinya masuk (ke dalam area gerbang) secara mundur. Sebelumnya tidak pernah ada mobil parkir di sana, baru hari itu saja terlihat. Namun saat warga kembali melintas, mobil tersebut sudah tidak ada,” ungkap Saharudin.
Hingga saat ini, identitas korban masih menjadi misteri. Haji Saharudin telah berkoordinasi dengan seluruh kepala dusun di wilayah Desa Sekotong Barat, namun tidak ada laporan mengenai warga yang hilang.
“Saya sudah kontak semua Kadus lewat grup WA, dan sampai saat ini tidak ada warga kami yang dilaporkan hilang. Kemungkinan besar ini orang luar yang dibuang dan dibakar di sini,” tegasnya.
Saat ini, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan pihak kepolisian dari Polsek Sekotong bersama tim identifikasi sedang melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap identitas korban serta memburu pelaku di balik aksi keji ini.







