Lalu Winengan Ingatkan Pengurus DPD KNPI Melalui Pesan Menohok, Ini Isinya !

- Wartawan

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MPI DPD KNPI NTB, H. Lalu Winengan, menyampaikan sambutan pada Pelantikan dan Rakerda DPD KNPI Provinsi NTB periode 2025–2028 di Hotel Grand Madani, Kota Mataram, Februari 2026.(Foto: Istimewa)

Ketua MPI DPD KNPI NTB, H. Lalu Winengan, menyampaikan sambutan pada Pelantikan dan Rakerda DPD KNPI Provinsi NTB periode 2025–2028 di Hotel Grand Madani, Kota Mataram, Februari 2026.(Foto: Istimewa)

Mataram,Halontb.com – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi memulai lembaran baru kepemimpinan periode 2025–2028. Hal itu ditandai dengan prosesi Pelantikan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) yang berlangsung di Hotel Grand Madani, Kota Mataram, pada 7–8 Februari 2026.

Dalam agenda tersebut, Daud Azhari secara resmi dilantik sebagai Ketua DPD KNPI NTB. Acara mengusung tema “Rejuvenasi KNPI NTB”, yang menegaskan komitmen organisasi untuk melakukan pembaruan kepemudaan yang lebih produktif, berintegritas, dan kolaboratif.

Pelantikan dihadiri jajaran DPP KNPI, perwakilan Pemerintah Provinsi NTB melalui Bakesbangpoldagri, Majelis Pemuda Indonesia (MPI) DPD KNPI NTB, unsur Forkopimda, para kepala desa se-NTB, serta organisasi kepemudaan (OKP) dan tokoh pemuda dari berbagai daerah di NTB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua MPI DPD KNPI NTB, Ir. H.K. Lalu Winengan, dalam sambutannya memberikan pesan fundamental bagi kepengurusan baru. Tokoh pemuda yang dikenal sebagai “Ketua KNPI Terlama” ini menekankan bahwa KNPI harus dikelola oleh sosok yang memiliki rekam jejak organisasi yang jelas, bukan sekadar penunjukan tanpa latar belakang kaderisasi.

“KNPI ini pimpinannya harus lahir dari rahim organisasi. Adinda Daud ini mantan Ketua PMI Jakarta, dia tahu aturan main. Saya sampaikan, KNPI bukan LSM. Jangan bawa lembaga ini menjadi sekadar alat demonstrasi yang tidak jelas tujuannya,” tegas Winengan.

Ia juga mengingatkan agar pemuda tidak terjebak dalam politik praktis yang destruktif, seperti mencaci maki pemimpin daerah tanpa dasar. Sebaliknya, pemuda harus hadir sebagai mitra kritis yang solutif bagi pemerintah.

Dalam sesi diskusi pasca-pelantikan, Lalu Winengan bersama Ketua Umum DPP KNPI menegaskan bahwa legitimasi seorang ketua ditentukan oleh kerja nyata dan eksistensi programnya di tengah masyarakat.

“Siapa yang bekerja untuk kepemudaan, dialah KNPI yang sah. Kalau Ketua Daud menjalankan program kepemudaan dengan baik, berintegritas, dan bermanfaat bagi masyarakat, maka ia akan diakui bukan hanya oleh pemuda, tetapi juga oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

KNPI NTB di bawah kepemimpinan Daud Azhari didorong untuk mengawal program-program strategis nasional dan daerah, di antaranya:

1. Ketahanan Pangan: Menggerakkan pemuda untuk menjaga stabilitas pangan di daerah.
2. Makan Bergizi Gratis (MBG): Melakukan pengawasan dan kolaborasi aktif agar program unggulan pemerintah pusat ini berjalan tepat sasaran di NTB.
3. Sinergi Kamtibmas: Bermitra dengan Polda NTB untuk menjaga kondusivitas wilayah.

“Siapa yang berbuat, dia yang KNPI. Tidak perlu pusing dengan klaim-klaim lain. Fokus saja pada program kepemudaan dan menjaga integritas,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan bahwa jika kepengurusan KNPI menyimpang dari fungsi organisasi kepemudaan, maka MPI memiliki kewenangan untuk mengevaluasi hingga merekomendasikan pembubaran sebelum terbitnya SK dari DPP.

Pelantikan ini juga menjadi sinyal dukungan pemuda terhadap keberlanjutan pembangunan di bawah kepemimpinan Gubernur NTB saat ini. Winengan mengajak seluruh elemen pemuda untuk memberi ruang bagi pemerintah bekerja, mengingat masa jabatan yang masih terhitung baru.

“Mari kita kawal dan beraudiensi dengan Gubernur. Berikan solusi untuk mewujudkan NTB yang Makmur Mendunia. Jika ada kritik, sampaikan melalui jalur yang tepat, bukan dengan membuat kericuhan yang justru merugikan masyarakat,” tutup Winengan.

Dengan berakhirnya Rakerda hari ini, kepengurusan Daud Azhari diharapkan segera melakukan konsolidasi hingga ke tingkat kabupaten/kota (DPD Tingkat II) untuk memastikan mesin organisasi KNPI NTB bergerak selaras dalam membangun pemuda yang mandiri dan berdaya saing.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Perangi Judol dan Pinjol Ilegal, Anggota DPRD NTB H. Suharto Gencarkan Sosialisasi Raperda
Jelang Kongres VII BM PAN, Ketua BM PAN Lombok Barat Resmi Dukung Mitra Fakhruddin
Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Lombok Barat Hijaukan Desa Lewat Aksi Tanam Pohon Alpukat
Ketuk Palu! Pemkab Lombok Barat Tetapkan Pilkades Serentak 77 Desa 9 Desember, Cek Aturan Mainnya
Gandeng HIPPI NTB, Senator Evi Apita Maya Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Lombok Barat
Turun ke 14 Dusun di Lombok Barat, Lalu Irwansyah Triadi Jemput Aspirasi Warga Sekotong dan Lembar
Mengabdi Tanpa Batas: Kiprah Nyata Hj. Sari Yuliati, Srikandi Golkar Pusat Pejuang Aspirasi Lombok
Kasasi Kandas di MA: Eks Bupati Loteng Suhaili FT Resmi Jalani Eksekusi 8 Bulan Penjara

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:52 WITA

Sambut HUT Ke-80 Polri, Ditpolairud Polda NTB Tebar Kebaikan untuk Warga Pesisir Sekotong

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:05 WITA

Polres Lombok Barat Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Kamis, 11 Juni 2026 - 00:45 WITA

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda NTB Gelar Lomba Satpam Teladan

Senin, 8 Juni 2026 - 05:42 WITA

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda! Ini Imbauan Penting Kasat Lantas Lombok Barat

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:14 WITA

Siap-Siap! Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai Pekan Depan

Berita Terbaru