Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN

- Wartawan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 01:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Lalu Ahmad Zaini saat diamankan petugas KPK (kiri) dan saat masih menjabat Ketua DPW PAN NTB (kanan). LAZ disebut sempat melobi kursi Ketua DPD Gerindra NTB sebelum terjaring OTT KPK. (Ilustrasi: Halo NTB)

Foto: Lalu Ahmad Zaini saat diamankan petugas KPK (kiri) dan saat masih menjabat Ketua DPW PAN NTB (kanan). LAZ disebut sempat melobi kursi Ketua DPD Gerindra NTB sebelum terjaring OTT KPK. (Ilustrasi: Halo NTB)

LOMBOK BARAT, Halontb.com – Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Nusa Tenggara Barat (NTB), H. Muazzim Akbar, mengungkap fakta baru terkait mantan Ketua DPW PAN NTB, Lalu Ahmad Zaini (LAZ), yang sebelumnya diberhentikan dari jabatannya usai terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Muazzim, sebelum terjerat perkara hukum, LAZ diduga sempat melakukan pendekatan politik dengan jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra untuk memperoleh posisi sebagai Ketua DPD Partai Gerindra NTB. Saat itu, LAZ masih menjabat sebagai Ketua DPW PAN NTB.

Baca juga: Gaspol Jelang 2029, PAN NTB Kukuhkan 1.500 Relawan dan Siapkan 12 Ribu Pasukan di Lombok

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan tersebut disampaikan Muazzim usai menghadiri Pelantikan Relawan dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PAN NTB di Gor Tripat Gerung, Lombok Barat, Sabtu (1/8/2026).

“Saya harus sampaikan kepada media, ternyata yang bersangkutan saat masih menjabat Ketua DPW PAN pernah diam-diam menawarkan dirinya menjadi Ketua DPD Gerindra. Bahkan sudah bertemu berkali-kali, termasuk dengan Pak Dasco,” ujarnya.

Baca juga: Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Muazzim menilai langkah tersebut bertentangan dengan etika politik karena dilakukan ketika LAZ masih memegang amanah sebagai pimpinan PAN di tingkat provinsi.

“Nah ini orang tidak paham etika berpolitik. Saat masih menjadi Ketua DPW PAN, malah diam-diam melamar ingin menjadi Ketua DPD Gerindra di NTB,” katanya.

Baca juga: Sehari Sebelum OTT KPK, NasDem Terima LKPJ APBD 2025: KNPI Lobar Desak Penjelasan Terbuka

Muazzim mengaku informasi mengenai manuver politik tersebut diperoleh langsung dari Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan. Ia menyebut persoalan itu telah diketahui oleh pimpinan pusat partai.

“Justru Ketua Umum sendiri yang menyampaikan informasi ini langsung kepada saya. Bagaimana bisa saat masih menjabat ketua di DPW PAN, malah melamar ingin menjadi ketua partai lain,” ujarnya.

Baca juga: FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers

Meski demikian, Muazzim mengaku tidak mengetahui secara pasti motif di balik upaya LAZ mendekati Gerindra. Ia enggan berspekulasi apakah langkah tersebut berkaitan dengan persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang, termasuk kemungkinan Pemilihan Gubernur NTB.

“Itu saya tidak tahu, apakah targetnya ingin maju sebagai calon gubernur atau ada kepentingan politik lainnya. Yang jelas, menurut saya itu tidak mencerminkan komitmen terhadap partai yang dipimpinnya saat itu,” ucapnya.

Baca juga: Usai KPK Tangkap Bupati, Izzul Islam Desak Audit PDAM, Evaluasi Total Birokrasi, dan Hentikan Praktik Jabatan Titipan

Muazzim menegaskan dinamika internal tersebut tidak memengaruhi soliditas PAN di NTB. Menurutnya, setelah dilakukan pembenahan organisasi, konsolidasi partai justru berjalan semakin baik di seluruh daerah.

“Apakah berpengaruh? Sama sekali tidak ada. PAN justru semakin solid. Kami sekarang terus melakukan konsolidasi di seluruh kabupaten dan kota di NTB,” katanya.

Baca juga: KPK Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Lombok Barat Nonaktif

Ia juga menargetkan PAN menjadi partai pemenang pada Pemilu 2029 di Provinsi NTB melalui penguatan struktur partai dan kerja politik yang lebih intensif di tengah masyarakat.

“Insyaallah kami akan terus turun ke masyarakat. Target kami bukan hanya menjadi pemenang kedua atau ketiga, tetapi menjadi partai nomor satu di Nusa Tenggara Barat pada Pemilu 2029. Mohon doa dan dukungannya,” pungkas Muazzim.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan
Gaspol Jelang 2029, PAN NTB Kukuhkan 1.500 Relawan dan Siapkan 12 Ribu Pasukan di Lombok
Sehari Sebelum OTT KPK, NasDem Terima LKPJ APBD 2025: KNPI Lobar Desak Penjelasan Terbuka
Usai KPK Tangkap Bupati LAZ, DPRD Soroti Kinerja Inspektorat: Kok Bisa Temuan Nihil Saat Dugaan Korupsi Besar Dibongkar?
Legislator NTB H. Suharto Sosialisasikan Raperda Pencegahan Pinjol Ilegal dan Judi Online di Lombok Barat
Perangi Judol dan Pinjol Ilegal, Anggota DPRD NTB H. Suharto Gencarkan Sosialisasi Raperda
Jelang Kongres VII BM PAN, Ketua BM PAN Lombok Barat Resmi Dukung Mitra Fakhruddin
Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Lombok Barat Hijaukan Desa Lewat Aksi Tanam Pohon Alpukat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:24 WITA

Penyidik KPK Angkut Dua Mobil Mewah Bupati Non-Aktif Lombok Barat dari Rumah Dinas

Senin, 27 Juli 2026 - 14:55 WITA

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Lombok Barat Nonaktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:53 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dan Cawe-Cawe Proyek, Semua Kadis di Lombok Barat Berpotensi Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:33 WITA

Polda NTB Bongkar Kasus Curanmor Honda Beat Street, Pelaku dan Penadah Ditangkap

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:08 WITA

Profil dan Harta Kekayaan Bupati Nonaktif Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:18 WITA

KPK Geledah Dua Rumah Pribadi Bupati Nonaktif Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:52 WITA

KPK Segel Dua Mobil di Rumah Dinas Bupati Lombok Barat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:22 WITA

KPK Geledah Kantor Bupati, Rumah Dinas, hingga Dinas PUPRPKP Lombok Barat

Berita Terbaru