LOMBOK BARAT, Halontb.com — Tim futsal Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat tampil sebagai juara Turnamen FUTSALSIX 2026 setelah melalui laga final dramatis melawan MA Nurul Haramain Narmada di GOR 17 Desember Mataram, Sabtu (12/9/2026).
Turnamen yang digelar SMU 6 Mataram sejak 6 hingga 12 September 2026 ini diikuti 24 sekolah tingkat SMA/SMK/MA se-derajat. MAN Lombok Barat tampil konsisten sepanjang kompetisi, mengandalkan kolektivitas tim dan lini pertahanan yang solid hingga akhirnya mengunci gelar juara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelum melangkah ke partai puncak, MAN Lombok Barat lebih dulu mengatasi perlawanan SMK Qomarul Huda Bagu di babak semifinal. Bermain dalam tempo tinggi, kedua tim saling menyerang sejak menit awal. MAN Lombok Barat akhirnya unggul dengan skor 2-1, tiket yang mengantarkan mereka ke laga final melawan MA Nurul Haramain Narmada.
Laga final berlangsung ketat sejak peluit awal. Kedua tim tampil menyerang dan tidak memberi ruang gerak yang mudah bagi lawan. Penjaga gawang kedua kubu sama-sama diuji dengan sejumlah peluang berbahaya, sementara dukungan penonton yang memadati tribun GOR 17 Desember Mataram menambah atmosfer pertandingan semakin panas.
Hingga waktu normal berakhir, skor bertahan imbang 2-2, sehingga laga harus dilanjutkan lewat adu penalti. Dalam babak penentuan yang penuh tekanan itu, MAN Lombok Barat tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan dengan skor 3-2, sekaligus mengunci gelar juara FUTSALSIX 2026.

Di luar keberhasilan tim, MAN Lombok Barat juga membawa pulang penghargaan individu setelah salah satu pemainnya, M. Zidan, dinobatkan sebagai Best Player turnamen.
“Saya sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan Best Player. Tetapi bagi saya, yang paling penting adalah kemenangan tim. Penghargaan ini saya persembahkan untuk teman-teman satu tim, pembina, pelatih, dan seluruh keluarga besar MAN Lombok Barat yang selalu memberikan dukungan,” ujar Zidan.
Baca juga: MAN Lombok Barat Jadi Tuan Rumah Pembukaan OMI 2026, 755 Siswa Berkompetisi
Ia mengaku laga final bukan pertandingan yang mudah, terutama saat harus melalui babak adu penalti.
“Final sangat menegangkan karena kedua tim sama-sama kuat. Ketika skor 2-2 dan harus dilanjutkan penalti, kami berusaha tetap fokus dan saling menguatkan. Alhamdulillah, kerja keras kami terbayar dengan kemenangan,” katanya.
Kepala MAN Lombok Barat, H. Kemas Burhan, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi perjuangan para pemain. Ia menilai gelar juara ini bukan sekadar capaian olahraga, melainkan juga cerminan proses pendidikan karakter siswa.
“Kami sangat mengapresiasi perjuangan anak-anak MAN Lombok Barat. Mereka tidak hanya bermain untuk mengejar kemenangan, tetapi juga menunjukkan semangat, disiplin, kerja sama, dan sportivitas. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras pemain, pembina, pelatih, serta dukungan seluruh keluarga besar MAN Lombok Barat,” ujarnya.
Baca juga: Harumkan Nama NTB, Tiga Siswa MAN Lombok Barat Raih Medali di Masmirah Championship 2026
Ia berharap prestasi ini dapat memotivasi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi di berbagai bidang.
“Prestasi ini mudah-mudahan menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik bahwa madrasah memberikan ruang yang luas untuk berkembang, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Yang terpenting, setiap prestasi harus dibangun melalui proses, latihan, kedisiplinan, dan karakter yang baik,” tuturnya.
Pembina Futsal MAN Lombok Barat, Kharyanto HM, S.Pd., menyebut kemenangan di final sebagai buah dari proses panjang dan kekompakan tim, mengingat kualitas kedua tim yang relatif berimbang.
“Pertandingan final benar-benar menguras tenaga dan mental. Skor 2-2 menunjukkan bahwa kedua tim sama-sama memiliki kekuatan. Anak-anak mampu menjaga fokus sampai pertandingan harus ditentukan lewat adu penalti. Ini adalah hasil kerja keras dan kekompakan mereka selama turnamen,” katanya.
Baca juga: Membanggakan! Siswa MAN Lombok Barat Siap Harumkan Nama NTB di Piala Dunia Anak Indonesia 2026
Ia menambahkan bahwa semangat pantang menyerah menjadi nilai yang selalu ditekankan kepada para pemain.
“Kami selalu menekankan kepada pemain agar tidak mudah menyerah. Menang atau kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi keberanian untuk berjuang sampai akhir adalah hal yang jauh lebih penting. Alhamdulillah, hari ini kerja keras mereka menghasilkan gelar juara,” ujar Kharyanto.
Gelar juara FUTSALSIX 2026 menegaskan bahwa MAN Lombok Barat tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing di ranah nonakademik.
Perjalanan tim menuju gelar juara mulai dari kemenangan 2-1 di semifinal atas SMK Qomarul Huda Bagu, hingga kemenangan dramatis 3-2 lewat adu penalti di final atas MA Nurul Haramain Narmada setelah bermain imbang 2-2 menjadi bukti nyata proses disiplin, kerja sama, dan mental tangguh yang dibangun tim sepanjang turnamen.
Trofi juara dan penghargaan Best Player untuk M. Zidan menjadi catatan manis bagi MAN Lombok Barat dalam turnamen yang mempertemukan 24 sekolah se-derajat tersebut, sekaligus menjadi bukti bahwa kerja keras, kekompakan, dan keberanian mampu mengantarkan sebuah tim menuju gelar juara.








