Home / NTB

Reformasi Besar di NTB, Efisiensi dan Profesionalisme Jadi Prioritas

- Wartawan

Selasa, 4 Maret 2025 - 01:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M. Hub. Int., saat meninjau Command Center di Kantor Gubernur NTB, menegaskan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data dalam reformasi birokrasi. (Foto: Istimewa)

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M. Hub. Int., saat meninjau Command Center di Kantor Gubernur NTB, menegaskan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data dalam reformasi birokrasi. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Pemerintah Provinsi NTB bersiap melakukan perombakan besar dalam struktur Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, M. Hub. Int., menegaskan bahwa upaya ini bertujuan untuk menciptakan birokrasi yang lebih efisien, profesional, dan bebas dari praktik jual beli jabatan.

Dalam pertemuan dengan jajaran pimpinan OPD lingkup Pemprov NTB serta saat meninjau Command Center di Kantor Gubernur NTB, Senin (3/3/2025), Iqbal menegaskan bahwa ada 13 posisi strategis yang saat ini kosong dan segera diisi. Di antaranya adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, serta sejumlah posisi lain termasuk tiga Wakil Direktur RSUD Provinsi NTB.

“Struktur OPD yang tidak mengalami perubahan akan segera kami isi agar bisa langsung bekerja. Sementara untuk OPD yang mengalami perampingan atau perubahan, kami sesuaikan setelah STOK (Struktur Organisasi Tata Kerja) disetujui DPRD NTB,” ujar Iqbal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen Pemprov NTB untuk memastikan bahwa anggaran digunakan secara efektif serta birokrasi berjalan dengan lebih baik.

Seleksi Ketat, Tidak Ada Titipan Jabatan!

Iqbal menegaskan bahwa pengisian jabatan akan dilakukan melalui seleksi ketat dengan prinsip meritokrasi. Untuk jabatan eselon II, Pemprov akan membentuk panitia seleksi independen. Sementara untuk eselon III, prosesnya akan dilakukan melalui sistem beauty contest, di mana para calon akan dinilai berdasarkan kompetensi dan kapasitas mereka.

“Semua yang memenuhi syarat, silakan mempersiapkan diri. Kami ingin memastikan bahwa yang terpilih benar-benar memiliki kualitas terbaik untuk memimpin OPD,” katanya.

Proses ini ditargetkan selesai dalam tiga hingga empat bulan ke depan, sehingga pemerintahan bisa berjalan lebih optimal dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.

Gubernur Iqbal: “Tidak Ada yang Bisa Jual Beli Jabatan di NTB!”

Salah satu poin penting yang ditekankan oleh Gubernur Iqbal adalah komitmennya untuk menutup rapat-rapat celah praktik jual beli jabatan. Ia menegaskan bahwa tidak ada satu pun orang yang diberikan kewenangan untuk mengatasnamakan dirinya dalam urusan pemerintahan, baik dari tim, keluarga, maupun kolega.

“Setelah pilkada, biasanya ada saja yang berlagak bisa menentukan jabatan, padahal tidak punya wewenang. Saya pastikan di NTB tidak ada calo jabatan! Bahkan istri saya sendiri tidak saya beri otorisasi untuk itu, apalagi orang lain,” tegasnya.

Menurut Iqbal, seluruh proses mutasi dan promosi jabatan akan dilakukan sepenuhnya dalam sistem pemerintahan yang sah. Tidak boleh ada pihak eksternal yang ikut campur dalam pengambilan keputusan.

“Pemerintahan ini dikelola oleh orang-orang yang memang bertugas di dalamnya. Tidak boleh ada yang bermain-main dengan jabatan,” katanya.

NTB Menuju Era Digital: Kebijakan Berbasis Data

Selain melakukan perombakan OPD, Gubernur Iqbal juga menekankan pentingnya pengambilan keputusan berbasis data. Ia menegaskan bahwa semua kebijakan yang diambil selama lima tahun ke depan harus memiliki dasar yang jelas dan terukur.

“Era sekarang bukan lagi eranya mengambil keputusan berdasarkan feeling. Semua harus berbasis data agar kebijakan yang kita buat tepat sasaran dan bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.

Sebagai langkah awal, ia meninjau Command Center di Kantor Gubernur NTB, yang menjadi pusat data berbagai sektor, mulai dari ekonomi, kesehatan, pendidikan, hingga infrastruktur. Dengan teknologi ini, Pemprov NTB bisa melihat tren dan memprediksi kebutuhan daerah secara lebih akurat.

“Dashboard Command Center ini akan menjadi pusat informasi utama. Semua kebijakan, mulai dari infrastruktur hingga layanan publik, akan kita rancang dengan data yang akurat,” jelasnya.

Birokrasi NTB Diperkuat, Siap Hadapi Tantangan Masa Depan

Dengan reformasi OPD yang lebih ramping, proses seleksi pejabat yang transparan, serta penggunaan data dalam pengambilan keputusan, NTB kini tengah bersiap menghadapi era baru dalam tata kelola pemerintahan.

Tahun ini menjadi tahun penguatan, di mana semua sistem akan dibangun lebih kokoh. Dan di tahun-tahun mendatang, NTB siap berlari lebih kencang dalam mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru