KPK Geledah Kantor Bupati, Rumah Dinas, hingga Dinas PUPRPKP Lombok Barat

- Wartawan

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Penyidik KPK RI saat menggeledah kantor Bupati Lombok barat, Kamis (23/7).(Foto: Istimewa)

Tim Penyidik KPK RI saat menggeledah kantor Bupati Lombok barat, Kamis (23/7).(Foto: Istimewa)


LOMBOK BARAT, Halontb.com
— Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melaksanakan penggeledahan secara maraton di sejumlah titik strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/7/2026).

Langkah hukum ini merupakan rangkaian tindak lanjut dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Bupati nonaktif Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Baca juga: Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Usai Nobar Final Piala Dunia, Ruang Kerja Disegel

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan pantauan di lapangan, belasan personel penyidik lembaga antirasuah yang didukung pengawalan ketat tiba di kompleks Kantor Bupati Lombok Barat sekitar pukul 09.40 Wita dengan mengerahkan delapan unit kendaraan roda empat.

Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak pagi hari, tim penyidik KPK menggeledah sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan meliputi Kantor Bupati Lombok Barat, yang mencakup ruang kerja Bupati, ruang Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik dan Pengadaan Barang/Jasa (LPSE/PBJ), serta ruang kerja Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah.

Baca juga: KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat, 7 Orang Dibawa ke Jakarta

Selain itu, penyidik juga menggeledah Rumah Dinas Bupati Lombok Barat yang berada di seberang kompleks Kantor Bupati, serta Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, termasuk ruang kerja Kepala Dinas dan ruang rapat utama.

Setelah hampir lima jam melakukan penyisiran dokumen dan barang bukti di gedung utama Kantor Bupati Lombok Barat, tim penyidik keluar sekitar pukul 14.45 Wita dengan membawa lima koper berukuran besar. Koper-koper tersebut diduga kuat berisi dokumen serta arsip penting yang berkaitan erat dengan konstruksi perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani.

Baca juga: Akun Daily LAZ Menghilang Usai Bupati Lobar Jadi Tersangka KPK, KNPI NTB Minta Aliran Dana Kerja Sama Diusut

Menjelang sore hari, tim penyidik membagi kekuatan menjadi dua kelompok guna mempercepat proses penggeledahan di lokasi terpisah.

Satu tim bergerak menuju Rumah Dinas Bupati untuk memeriksa ruang utama peristirahatan serta melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan pribadi milik LAZ. Sementara itu, tim kedua menyasar kantor Dinas PUPRPKP Lombok Barat.

Baca juga: Gubernur NTB Tunjuk Wabup Lombok Barat Jalankan Tugas Bupati

Suasana di kantor Dinas PUPRPKP tampak lengang namun tetap berjalan. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) tetap berada di ruangan masing-masing, sementara beberapa pegawai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain tampak memantau jalannya penggeledahan dari kejauhan.

Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik KPK masih terus melanjutkan proses penggeledahan di dua lokasi terakhir guna mengumpulkan alat bukti tambahan yang komprehensif demi kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

4 Saksi Absen, KPK Jadwalkan Kembali Pemanggilan dalam Kasus Bupati Lobar Nonaktif
Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar
Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ
Polda NTB Olah TKP Kematian 3 Penambang di Lantung Sumbawa, Penyebab Masih Diselidiki
Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku
KPK Periksa Direktur Operasional PT AMGM Terkait Dugaan Korupsi yang Menjerat Mantan Bupati Lombok Barat
Kasus Djembank Mataram Masuki Babak Baru, Berkas Tersangka Pendorong Korban Koma Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan
Ngaku Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Pengusaha Lewat Modus Donasi Korban Kebakaran Sade

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 04:30 WITA

Pemprov NTB Cari Jalan Keluar Krisis Air Bersih Gili

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WITA

Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:08 WITA

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Terjual 50%, Pemprov NTB Genjot Infrastruktur dan Layanan Inklusif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:19 WITA

Korban KMP Putri Yasmin Meninggal setelah Delapan Hari Dirawat, Keluarga Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Hari Ketiga Pencarian KMP Putri Yasmin, Satu Penumpang Selamat, 4 Orang Masih Dicari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:13 WITA

Wabup UNA Bersama Menhub dan Gubernur NTB Jenguk Korban KMP Putri Yasmin di RSUD Tripat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:07 WITA

Jelang Maulid, Disdag Lobar Intensifkan Sidak Harga dan Siapkan Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Sembako

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:04 WITA

Setahun Lebih Rusak Parah Tanpa Perbaikan, Warga Terpaksa Melintas di Jembatan Bakong

Berita Terbaru