LOMBOK BARAT, Halontb.com— Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia melaksanakan penggeledahan secara maraton di sejumlah titik strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Kamis (23/7/2026).
Langkah hukum ini merupakan rangkaian tindak lanjut dari penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi yang menyeret Bupati nonaktif Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ).
Baca juga: Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Usai Nobar Final Piala Dunia, Ruang Kerja Disegel
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan pantauan di lapangan, belasan personel penyidik lembaga antirasuah yang didukung pengawalan ketat tiba di kompleks Kantor Bupati Lombok Barat sekitar pukul 09.40 Wita dengan mengerahkan delapan unit kendaraan roda empat.
Dalam operasi senyap yang berlangsung sejak pagi hari, tim penyidik KPK menggeledah sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Lokasi yang menjadi sasaran penggeledahan meliputi Kantor Bupati Lombok Barat, yang mencakup ruang kerja Bupati, ruang Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik dan Pengadaan Barang/Jasa (LPSE/PBJ), serta ruang kerja Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah.
Baca juga: KPK Tangkap 19 Orang dalam OTT Bupati Lombok Barat, 7 Orang Dibawa ke Jakarta
Selain itu, penyidik juga menggeledah Rumah Dinas Bupati Lombok Barat yang berada di seberang kompleks Kantor Bupati, serta Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Lombok Barat, termasuk ruang kerja Kepala Dinas dan ruang rapat utama.
Setelah hampir lima jam melakukan penyisiran dokumen dan barang bukti di gedung utama Kantor Bupati Lombok Barat, tim penyidik keluar sekitar pukul 14.45 Wita dengan membawa lima koper berukuran besar. Koper-koper tersebut diduga kuat berisi dokumen serta arsip penting yang berkaitan erat dengan konstruksi perkara dugaan korupsi yang sedang ditangani.
Menjelang sore hari, tim penyidik membagi kekuatan menjadi dua kelompok guna mempercepat proses penggeledahan di lokasi terpisah.
Satu tim bergerak menuju Rumah Dinas Bupati untuk memeriksa ruang utama peristirahatan serta melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan pribadi milik LAZ. Sementara itu, tim kedua menyasar kantor Dinas PUPRPKP Lombok Barat.
Baca juga: Gubernur NTB Tunjuk Wabup Lombok Barat Jalankan Tugas Bupati
Suasana di kantor Dinas PUPRPKP tampak lengang namun tetap berjalan. Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) tetap berada di ruangan masing-masing, sementara beberapa pegawai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain tampak memantau jalannya penggeledahan dari kejauhan.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyidik KPK masih terus melanjutkan proses penggeledahan di dua lokasi terakhir guna mengumpulkan alat bukti tambahan yang komprehensif demi kepentingan penyidikan lebih lanjut.











