Halontb.com-Pemerintah terus mencari formula terbaik untuk memastikan program pemenuhan gizi nasional berjalan optimal. Salah satu langkah konkret yang kini ditempuh adalah memperkuat tata kelola keuangan melalui kemitraan strategis dengan sektor perbankan syariah.
Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Badan Gizi Nasional dan Bank NTB Syariah di Jakarta. Kesepakatan ini menegaskan pentingnya sistem keuangan yang transparan dan terintegrasi sebagai fondasi keberhasilan program-program gizi nasional.
Dalam kerja sama ini, Bank NTB Syariah akan menyediakan layanan perbankan komprehensif, termasuk pengelolaan rekening, optimalisasi layanan digital, serta dukungan pembiayaan syariah. Skema tersebut dirancang untuk mendukung kelancaran operasional Badan Gizi Nasional di seluruh wilayah kerja.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Badan Gizi Nasional menilai kehadiran perbankan syariah sebagai mitra strategis mampu memperkuat integritas lembaga, terutama dalam pengelolaan anggaran negara yang dialokasikan untuk program-program sensitif seperti pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
Sementara itu, bagi Bank NTB Syariah, kerja sama ini membuka ruang kontribusi yang lebih luas di tingkat nasional. Tidak hanya sebagai penyedia layanan keuangan, bank daerah ini juga diposisikan sebagai mitra pembangunan yang berperan aktif dalam agenda peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Secara khusus, implementasi kerja sama di Provinsi NTB diharapkan membawa dampak nyata. Dengan jaringan layanan yang menjangkau hingga pelosok desa, Bank NTB Syariah diproyeksikan mampu memastikan penyaluran dana program gizi berjalan tepat sasaran, inklusif, dan berkelanjutan.
Sinergi ini menjadi cerminan pendekatan baru pemerintah dalam pembangunan: menggabungkan kebijakan sosial, tata kelola keuangan modern, dan nilai-nilai syariah dalam satu kerangka kerja yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Editor : reza







