Perkuat Inklusi Keuangan Syariah, Bank NTB Syariah Hadirkan Pojok NTBS di Tiga Pasar Tradisional Mataram

- Wartawan

Senin, 26 Januari 2026 - 14:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas jual beli di pasar rakyat kini didukung sistem pembayaran digital yang lebih praktis dan aman.(Dok. Bank NTB Syariah)

Aktivitas jual beli di pasar rakyat kini didukung sistem pembayaran digital yang lebih praktis dan aman.(Dok. Bank NTB Syariah)

MATARAM, Halontb.com – Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya dalam mendorong inklusi keuangan berbasis syariah melalui perluasan layanan di sektor perdagangan tradisional. Usai mencatat hasil positif dari digitalisasi transaksi di Pasar Dasan Agung, bank tersebut akan membuka fasilitas Pojok NTBS di tiga pasar strategis lain di wilayah Kota Mataram.

Program ini dirancang untuk mendekatkan layanan perbankan kepada pedagang sekaligus mempercepat adaptasi sistem pembayaran non-tunai berbasis QRIS. Kehadiran Pojok NTBS di tengah pasar diharapkan menjadi solusi atas keterbatasan akses pedagang terhadap layanan perbankan formal.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyatakan bahwa Pasar Dasan Agung telah menjadi laboratorium awal bagi transformasi transaksi di pasar tradisional. Dari total pedagang yang beroperasi, sebanyak 129 merchant kini aktif menggunakan QRIS dalam aktivitas jual beli sehari-hari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberhasilan ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan perubahan pola transaksi di pasar. Dari yang semula sepenuhnya tunai, kini mulai beralih ke sistem digital,” ujarnya.

Lebih dari sekadar tempat layanan transaksi, Pojok NTBS dirancang memiliki fungsi strategis. Fasilitas ini akan menjadi pusat aduan cepat bagi pedagang yang mengalami kendala transaksi, sekaligus ruang sosialisasi produk pembiayaan usaha berbasis syariah.

Bank NTB Syariah juga memanfaatkan momentum ini untuk mengedukasi pedagang mengenai arah kebijakan pembiayaan yang kini lebih difokuskan pada sektor produktif. UMKM diposisikan sebagai prioritas utama dalam penyaluran pembiayaan, sejalan dengan peran vitalnya dalam struktur ekonomi daerah.

Hingga Desember 2025, data internal menunjukkan bahwa transaksi QRIS di pasar tradisional NTB mengalami pertumbuhan dari sisi volume dan nilai simpanan pedagang. Kondisi ini memperlihatkan adanya peningkatan kepercayaan terhadap sistem perbankan serta mulai terbentuknya budaya transaksi yang lebih tertib dan tercatat.

Sinergi antara pemerintah daerah dan perbankan syariah menjadi elemen penting dalam keberhasilan program ini. Digitalisasi pasar tidak hanya berdampak pada efisiensi transaksi, tetapi juga memperluas basis wajib pajak, meningkatkan transparansi ekonomi, serta membuka peluang pembiayaan usaha yang lebih terukur.

Dengan membuka Pojok NTBS di tiga pasar tambahan di Kota Mataram, Bank NTB Syariah berharap dapat menciptakan model pasar tradisional yang tetap mempertahankan karakter kerakyatan, namun telah terintegrasi dengan sistem keuangan modern. Target jangka panjangnya adalah mendorong tercapainya peningkatan signifikan inklusi keuangan syariah hingga akhir 2026.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana
Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Gaungkan Gotong Royong Jaga Keselamatan Listrik
Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan
ASDP Lembar–Kayangan Perkuat Kepatuhan dan Akurasi Manifest Angkutan Penyeberangan
Dari RIMO Hingga QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah Bangun Fondasi Menuju Bank Devisa
Bukan Hanya Balapan, MotoGP Mandalika Jadi Taruhan Citra NTB di Mata Dunia, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan
Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh
Bank NTB Syariah Gaspol Sektor Perumahan, Target 300 Unit FLPP dan Peluang Pembiayaan Baru Disiapkan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Rabu, 30 September 2026 - 13:07 WITA

Momentum Hari Kesaktian Pancasila, PLN ULP Sape Gaungkan Gotong Royong Jaga Keselamatan Listrik

Rabu, 30 September 2026 - 11:10 WITA

Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan

Jumat, 25 September 2026 - 06:07 WITA

Dari RIMO Hingga QRIS Cross Border, Bank NTB Syariah Bangun Fondasi Menuju Bank Devisa

Selasa, 22 September 2026 - 10:04 WITA

Bukan Hanya Balapan, MotoGP Mandalika Jadi Taruhan Citra NTB di Mata Dunia, PLN Siapkan Dukungan Kelistrikan

Selasa, 22 September 2026 - 09:50 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Disparekrafpora Lobar Sebut Hotel di Senggigi Mulai Nyaris Penuh

Senin, 21 September 2026 - 10:26 WITA

Bank NTB Syariah Gaspol Sektor Perumahan, Target 300 Unit FLPP dan Peluang Pembiayaan Baru Disiapkan

Kamis, 17 September 2026 - 11:49 WITA

Menanti Air Mengalir Lebih Andal, PT Duta Abadi Tuntaskan Proyek Strategis SPAM Semongkat Sumbawa

Berita Terbaru