Home / NTB

Dari Layar ke Hati: Ketika BNN Mataram Gunakan Film Lokal sebagai Medium Perlawanan terhadap Narkoba

- Wartawan

Selasa, 24 Juni 2025 - 05:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana diskusi intens antara BNN Kota Mataram dan tim produksi film lokal dalam persiapan teknis dan pematangan pesan kampanye anti-narkoba berbasis budaya lokal. (Foto: Istimewa)

Suasana diskusi intens antara BNN Kota Mataram dan tim produksi film lokal dalam persiapan teknis dan pematangan pesan kampanye anti-narkoba berbasis budaya lokal. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Sebuah pendekatan kampanye yang berani, segar, dan menyentuh disiapkan oleh BNN Kota Mataram untuk memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025. Kali ini, bukan lewat ceramah panjang atau brosur sosialisasi. Melainkan lewat karya sinema lokal yang menyuarakan kegelisahan banyak keluarga film “Meno Gawe, Meno Dait”.

Judul film yang mengandung filosofi lokal itu mengusung narasi tentang bahaya narkoba dan judi online di kalangan remaja. Tapi lebih dari itu, film ini menyajikan kenyataan sosial yang mungkin selama ini hanya dibicarakan setengah hati: runtuhnya keluarga, putusnya pendidikan, meningkatnya kejahatan, dan generasi muda yang hilang arah.

Diproduksi oleh Cakranegara Creative Community, film ini menjadi medium baru bagi BNN Kota Mataram dalam menyampaikan pesan moral dan edukatif. Kepala BNN Kota Mataram, Yuanita Amelia Sari, S.E., M.Si., mengatakan bahwa film ini adalah bagian dari strategi baru yang lebih humanis dan relevan dengan kondisi zaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ingin menjangkau anak muda, kita harus berbicara dalam bahasa mereka. Kita tidak bisa mengandalkan pendekatan lama terus-menerus. Film adalah bahasa baru yang mampu menjangkau perasaan dan menggerakkan empati,” kata Yuanita.

Didampingi Kasubbag Umum, Nurul Achyani, S.T., Yuanita secara aktif mengawal proses koordinasi teknis agar pesan film tetap tajam, akurat, dan tidak kehilangan semangat HANI. Mereka memastikan bahwa film ini mampu menyampaikan nilai-nilai luhur masyarakat NTB, serta membangkitkan kesadaran akan bahaya narkoba secara menyeluruh.

Di balik layar, “Meno Gawe, Meno Dait” digarap dengan pendekatan artistik yang emosional namun membumi. Kisah remaja yang terjerat narkoba dan judi daring diceritakan dengan alur yang dekat dengan kenyataan sosial masyarakat perkotaan di NTB, lengkap dengan konflik, tekanan sosial, dan pilihan-pilihan sulit yang harus mereka hadapi.

Keterlibatan komunitas lokal dalam produksi film ini pun menjadi sinyal positif bahwa masyarakat bisa dan harus menjadi bagian dari gerakan anti-narkoba. Bukan sekadar penerima pesan, tetapi pencipta pesan.

“Ini bukan sekadar film. Ini suara masyarakat. Ini seruan hati untuk menyelamatkan generasi kita,” tambah Yuanita.

Puncak peringatan HANI 2025 nanti bukan hanya akan menjadi seremoni simbolik, tapi juga momentum penting untuk membangkitkan semangat kolektif melawan narkoba dengan cara yang lebih menyentuh, lebih kuat, dan lebih relevan.

Lewat film ini, BNN Mataram ingin mengajak semua pihak anak muda, orang tua, guru, tokoh agama, hingga pemerintah daerah untuk bersatu dalam satu pesan: kita bisa melawan narkoba, dengan cara kita sendiri. Dan film ini adalah awalnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Izin Tambang Rakyat NTB Mandek: Benarkah Karena Gubernur Abaikan Presiden? Simak Jawaban Teknis ESDM
Sinergi FDIK UIN Mataram dan Kemenhaj: Menstandardisasi Kompetensi Pembimbing Haji di Era Baru.
Kado Terindah Awal Tahun! 2.997 Tenaga Honorer Lobar Akhirnya Resmi Berstatus ASN
Pemprov NTB dan Direktorat PPA Polda NTB Kolaborasi Berantas Kejahatan Siber Terhadap Perempuan dan Anak
VIRAL! Potret Memprihatinkan Janda Miskin Ekstrem di Kuripan Selatan, Menanti Uluran Tangan Pemerintah
Dari Bantuan Hingga Asesmen, YBM PLN Petakan Luka Banjir di Sekotong Lombok Barat
Akses Lumpuh Total, DPRD Lombok Barat Minta Perbaikan Jembatan Sedau Jadi Prioritas Utama
Sadis dan Misterius! Mr X Ditemukan Tewas Terbakar di Sekotong, Polisi Selidiki Unsur Pembunuhan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru