Home / NTB

Tertunda Demi Legalitas: Iqbal-Dinda Tahan Mutasi Pejabat, Pilih Jalan Panjang demi Tata Kelola yang Bersih

- Wartawan

Minggu, 27 April 2025 - 04:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. (Foto: Istimewa)

Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Pemerintahan baru Gubernur Lalu Muhammad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri mengirim pesan tegas kepada publik: tak ada ruang untuk mutasi yang terburu-buru, apalagi melanggar aturan. Jumat, 25 April 2025, yang semula dijuluki “Jumat Keramat” karena dijadwalkan sebagai hari pelantikan pejabat eselon II Pemprov NTB, justru berubah menjadi hari penuh tanda tanya dan spekulasi.

Gedung Tambora Lantai II Kantor Gubernur NTB sudah dipersiapkan. Undangan telah menyebar luas ke instansi pemerintahan, sebagian pejabat bahkan telah bersiap menghadiri pelantikan. Tapi semuanya buyar setelah kabar penundaan diumumkan. Penyebabnya: rekomendasi fisik dari Kemendagri belum diterima.

Wagub NTB, Indah Dhamayanti Putri, secara terbuka menjelaskan bahwa ini bukan karena tarik ulur kekuasaan, tetapi murni karena kendala administratif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rekomendasinya sudah oke secara substansi. Tapi karena Pak Mendagri sedang ke luar negeri, dokumennya belum ditandatangani,” jelasnya.

Ia menambahkan, Gubernur Iqbal tak ingin tergesa-gesa hanya demi memenuhi ekspektasi publik. “Pak Gubernur ingin semua berjalan sesuai regulasi. Tidak ada ambisi politik pribadi, hanya kehati-hatian agar tidak menyalahi prosedur hukum,” tegas Dinda.

Penundaan ini, menurut Plt Kepala BKD NTB, Yusron Hadi, sejalan dengan regulasi Kemendagri yang mewajibkan kepala daerah baru meminta izin untuk melakukan mutasi struktural sebelum masa jabatan enam bulan. “Kami menjunjung tinggi asas kepatuhan. Mutasi ini tidak boleh jadi jebakan administrasi bagi pejabat yang akan dilantik,” kata Yusron.

Tim Baperjakat disebut telah bekerja intensif menyiapkan komposisi yang sejalan dengan visi misi pemerintahan baru. Namun hingga kini, belum ada nama final yang diumumkan dan tidak ada pejabat yang dinonaktifkan. Proses mutasi masih berjalan di balik layar dengan kehati-hatian penuh.

Yang menarik, sorotan publik terhadap proses mutasi ini menunjukkan tingginya harapan akan perubahan. Masyarakat NTB menunggu langkah konkret Iqbal-Dinda dalam menata ulang struktur birokrasi agar lebih adaptif, profesional, dan berintegritas.

Meski tertunda, keputusan menahan pelantikan ini menandai sebuah babak baru: birokrasi tidak lagi jadi alat politik, tapi tulang punggung tata kelola pemerintahan. Dan untuk itu, kehati-hatian bukanlah kelemahan, melainkan bentuk keberanian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Izin Tambang Rakyat NTB Mandek: Benarkah Karena Gubernur Abaikan Presiden? Simak Jawaban Teknis ESDM
Sinergi FDIK UIN Mataram dan Kemenhaj: Menstandardisasi Kompetensi Pembimbing Haji di Era Baru.
Kado Terindah Awal Tahun! 2.997 Tenaga Honorer Lobar Akhirnya Resmi Berstatus ASN
Pemprov NTB dan Direktorat PPA Polda NTB Kolaborasi Berantas Kejahatan Siber Terhadap Perempuan dan Anak
VIRAL! Potret Memprihatinkan Janda Miskin Ekstrem di Kuripan Selatan, Menanti Uluran Tangan Pemerintah
Dari Bantuan Hingga Asesmen, YBM PLN Petakan Luka Banjir di Sekotong Lombok Barat
Akses Lumpuh Total, DPRD Lombok Barat Minta Perbaikan Jembatan Sedau Jadi Prioritas Utama
Sadis dan Misterius! Mr X Ditemukan Tewas Terbakar di Sekotong, Polisi Selidiki Unsur Pembunuhan

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 15:22 WITA

Resmi! Kasat Narkoba Polres Bima Kota Ditetapkan sebagai Tersangka dan Dipecat Tidak Hormat

Rabu, 4 Februari 2026 - 05:26 WITA

Digugat PMH, BTN Cabang Mataram Terancam Uji Legalitas Appraisal dan Lelang Aset

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:21 WITA

Tragis, Ayah Tebas Anak Kandung di Lombok Barat: Polisi Naikkan Status ke Penyidikan

Selasa, 3 Februari 2026 - 01:16 WITA

Berbekal Rekaman CCTV, Tim Puma Polda NTB Berhasil Tangkap Residivis Jambret Lintas Wilayah

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:42 WITA

Oknum Pimpinan Ponpes di Lotim Dilaporkan Atas Dugaan Persetubuhan Terhadap Santriwati

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:50 WITA

Satu Jam Menunggu di Samping Api, Ini Pengakuan Pria yang Tega Bakar Ibu Kandungnya.

Selasa, 27 Januari 2026 - 12:27 WITA

Anak Bunuh Ibu Kandung, Jenazah Dibakar di Sekotong untuk Hilangkan Jejak

Senin, 26 Januari 2026 - 10:50 WITA

Terkuak! Kades Sekotong Barat Ungkap Teka-teki Mobil Putih di Balik Tragedi Penemuan Mayat Terbakar

Berita Terbaru