Home / NTB

Tinjau Sungai Tibu Kebon, Anggota DPRD NTB, H. Suharto Dorong Normalisasi untuk Cegah Banjir Berulang*

- Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 12:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi permukiman warga Dusun Songkang yang kerap terdampak banjir akibat luapan Sungai Tibu Kebon.(Foto.Istimewa)

Kondisi permukiman warga Dusun Songkang yang kerap terdampak banjir akibat luapan Sungai Tibu Kebon.(Foto.Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Persoalan banjir yang kerap melanda Dusun Songkang, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, mendapat perhatian serius dari legislatif provinsi. Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat dari Fraksi Partai NasDem, H. Suharto, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi Sungai Tibu Kebon yang dikeluhkan warga, Rabu (29/4).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait pendangkalan sungai yang dinilai menjadi penyebab utama meluapnya air saat musim hujan. Dalam peninjauan, Suharto mendapati kondisi aliran sungai yang mengalami sedimentasi cukup parah, sehingga kapasitas tampung air berkurang signifikan.

“Setiap kali curah hujan meningkat, air dengan cepat meluap dan masuk ke permukiman warga. Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut,” ujarnya di sela kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain merendam rumah warga, banjir yang terjadi juga berdampak langsung terhadap sektor pertanian. Lahan milik warga kerap rusak akibat genangan air dan aliran lumpur, yang pada akhirnya menurunkan produktivitas dan pendapatan petani.

Suharto menilai persoalan ini tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut ketahanan ekonomi masyarakat desa. Oleh karena itu, penanganan yang cepat dan terencana menjadi kebutuhan mendesak.

Dalam kunjungan tersebut, ia turut didampingi Kepala Dusun Songkang, Awaludin, yang menyampaikan berbagai keluhan warga, termasuk harapan agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.

Anggota DPRD NTB H. Suharto meninjau kondisi Sungai Tibu Kebon yang mengalami pendangkalan di Dusun Songkang.(Foto.Istimewa)

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Lombok Barat–Lombok Utara, Suharto menegaskan komitmennya untuk membawa persoalan ini ke tingkat pembahasan provinsi. Ia menyebut, solusi jangka panjang yang perlu dilakukan adalah normalisasi sungai serta pembangunan talud di titik-titik rawan.

“Normalisasi alur sungai dan pembangunan talud menjadi langkah penting untuk mengembalikan fungsi sungai sekaligus melindungi permukiman warga,” tegasnya.

Menurutnya, program tersebut perlu dikawal agar dapat masuk dalam prioritas pembangunan daerah, baik melalui anggaran provinsi maupun koordinasi dengan pemerintah kabupaten.

Masyarakat Dusun Songkang berharap kunjungan tersebut tidak berhenti pada tahap peninjauan semata, melainkan diikuti dengan realisasi program penanganan yang konkret. Selama ini, banjir musiman menjadi persoalan rutin yang belum tertangani secara tuntas.

Dengan adanya perhatian dari DPRD provinsi, warga berharap upaya normalisasi Sungai Tibu Kebon dapat segera direalisasikan, sehingga risiko banjir dapat ditekan dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Langkah lanjutan kini berada di tangan pemerintah daerah dan pemangku kebijakan terkait untuk memastikan solusi jangka panjang benar-benar diwujudkan di lapangan.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Nagata

Berita Terkait

Satu Calon Haji Lobar Wafat Jelang Keberangkatan, Kemenhaj: 393 Jemaah Kloter 8 Siap Terbang
Pemprov Pastikan Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional Tepat Manfaat
Kloter 6 Lombok Timur Resmi Bertolak ke Tanah Suci, Total 2.334 CJH NTB Kini Berada di Arab Saudi
Pemprov NTB Percepat Realisasi Program Prioritas, Sinkronkan Agenda Daerah dengan Pusat
DPRD Lobar Murka, Proyek Jalan Lendang Re–Menjot Mangkrak: Blacklist Kontraktor Tak Becus!
Kemenhaj NTB: Rekapitulasi Hari Ke-6, 1.556 Jemaah NTB dalam 4 Kloter Sudah Tiba di Arab Saudi
Korban Diduga Keracunan MBG di Lombok Timur Bertambah Jadi 51 Orang
Kloter 5 Embarkasi Lombok Lepas Landas, 393 Jemaah Mataram Terbang dengan Aman

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:48 WITA

“Kado Pahit” HUT ke-68 Lombok Barat, DPP KASTA NTB Laporkan Tiga Dugaan Korupsi ke Kejati NTB

Jumat, 24 April 2026 - 06:56 WITA

Polsek Kuripan Ringkus Pemuda Terduga Pencuri Motor Tetangga di Lombok Barat

Rabu, 22 April 2026 - 02:09 WITA

Aksi Bejat di Lombok Barat: Remaja Jadi Korban Pemerkosaan, Identitas Pelaku Terkuak Usai Bayi Lahir

Rabu, 22 April 2026 - 02:04 WITA

Hasil Identifikasi Polres Lombok Barat: Kematian Pria di Banyumulek Murni Bunuh Diri

Senin, 20 April 2026 - 17:33 WITA

Polda NTB Ungkap 3 Kasus Prostitusi di Kota Mataram Selama Operasi Pekat Rinjani 2026

Selasa, 14 April 2026 - 09:36 WITA

WNA Skotlandia Jadi Korban Pencurian di Lombok Barat, Total Kerugian Mencapai Rp142 Juta

Selasa, 14 April 2026 - 04:46 WITA

Fakta Sidang Jadi Sorotan, Massa Nilai Mawardi Tak Terbukti Korupsi

Selasa, 7 April 2026 - 14:02 WITA

KNPI NTB Soroti Maraknya Judi Sabung Ayam di Mataram, Desak Aparat Bertindak Tegas

Berita Terbaru