MATARAM, Halontb.com – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Lombok resmi memberangkatkan 393 jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 menuju Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (28/4/2026). Seluruh jemaah asal Kabupaten Lombok Timur ini dinyatakan dalam kondisi laik terbang usai menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan ketat.
Dalam konferensi pers yang digelar di Asrama Haji NTB, Kepala Sub Bagian Humas PPIH Embarkasi Lombok, Safrudin, memaparkan rincian mengenai keberangkatan Kloter 6 serta perkembangan terkini layanan embarkasi.
“Hari ini kami melepas keberangkatan Kloter 6. Total ada 393 jemaah calon haji, terdiri dari 200 jemaah laki-laki dan 193 jemaah wanita,” ujar Safrudin kepada awak media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan data PPIH, Kloter 6 didominasi oleh jemaah lanjut usia (lansia) di atas 65 tahun, yakni sebanyak 116 orang. Tercatat, jemaah tertua atas nama Rawiyah Mukhtar (89) dari Masbagik, sedangkan jemaah termuda adalah Nadia Syafa Mutiara (18).
Guna memastikan kelancaran ibadah, Kloter 6 didampingi oleh tim petugas lengkap, meliputi Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) beserta medis/paramedis, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Sementara untuk kondisi kesehatan, Badan Kesehatan Embarkasi Lombok melaporkan bahwa 254 jemaah (64,63%) masuk dalam kategori Risiko Tinggi (Risti), dengan rincian 55 risti berat, 71 risti sedang, dan 128 risti ringan. Layanan poliklinik telah melayani 33 kunjungan jemaah dari kloter ini, di mana 1 orang dirujuk, 10 orang diobservasi, dan 12 orang memerlukan bantuan kursi roda.
Meskipun demikian, PPIH menegaskan tidak ditemukan penyakit potensial Kejadian Luar Biasa (KLB). Seluruh 393 jemaah Kloter 6 juga telah melengkapi status vaksinasi wajib (Meningitis, Polio, dan Covid-19).
“Berdasarkan data Istiitha’ah, sebanyak 133 orang dinyatakan Istiitha’ah, dan 260 orang Istiitha’ah dengan pendampingan. Tidak ada yang berstatus sementara atau tidak istiitha’ah. Jadi semuanya bisa dibilang layak terbang,” tegas Safrudin.
Jemaah Kloter 6 telah memasuki Asrama Haji pada Senin (27/4) sore. Mereka dijadwalkan terbang hari ini, Selasa (28/4/2026), pukul 17:50 WITA langsung menuju Madinah menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 5106 melalui Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid (BIZAM).
Hingga hari keenam operasional embarkasi, PPIH Lombok mencatat telah melayani total 6 kloter dengan jumlah jemaah mencapai 2.334 orang, ditambah 24 petugas. Safrudin menekankan akurasi data keberangkatan yang sejauh ini berjalan sempurna.
“Untuk diketahui rekan-rekan media, sampai saat ini dari kloter 1 sampai kloter 6 tidak ada open seat (kursi kosong). Semua jemaah berangkat, data kami nihil untuk jemaah yang tidak berangkat,” jelasnya.
Kabar baik juga datang dari tanah suci. PPIH mengonfirmasi bahwa jemaah dari Kloter 1 hingga Kloter 5 telah tiba di Madinah sesuai jadwal. Berdasarkan laporan PPIH Pusat, seluruh jemaah asal Embarkasi Lombok yang sudah berada di Madinah dalam kondisi sehat walafiat.
Selanjutnya, PPIH Embarkasi Lombok tengah bersiap menyambut kedatangan Kloter 7 yang berasal dari Kabupaten Lombok Tengah. Jemaah Kloter 7 dijadwalkan masuk asrama pada Rabu (29/4) pagi pukul 06:00 WITA.
Kloter 7 terdiri dari 393 jemaah (161 laki-laki dan 146 perempuan), termasuk 86 jemaah lansia. Jemaah tertua di kloter ini adalah Mahnim Ikat (87) dan termuda Muhammad Suprayadi (24). Mereka direncanakan bertolak ke Madinah pada Kamis, 30 April 2026, pukul 01.20 WITA melalui BIZAM.
Editor : Reza
Sumber Berita : Taufik Nagata











