Home / NTB

Pemprov Pastikan Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional Tepat Manfaat

- Wartawan

Rabu, 29 April 2026 - 11:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi Dinas Kominfotik NTB bersama BPS dan OPD terkait membahas penguatan DTESN di Mataram.(Foto.Istimewa)

Rapat koordinasi Dinas Kominfotik NTB bersama BPS dan OPD terkait membahas penguatan DTESN di Mataram.(Foto.Istimewa)

Mataram, Halontb.com – Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional (DTESN) sebagai basis data program prioritas Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat dipastikan efisien digunakan untuk pengentasan kemiskinan ekstrim dan kebijakan berbasis data lainnya.

Pemerintah provinsi melalui Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Dinas Kominfotik) dan Badan Pusat Statistik (BPS) NTB sebagai wali data berharap intervensi ini diperkuat dengan regulasi dan konsistensi data di lapangan bersama pemangku kebijakan lainnya.

“Untuk benar benar efisien dari sisi anggaran dan pelaksanaan, kami berharap ada penguatan regulasi gubernur agar anggaran seperti Pokir dan penggunaan DTESN sejak kabupaten/ kota diatur lebih baik”, ucap Kepala Dinas Kominfotik, Dr Ahsanul Khalik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu dikatakannya saat rapat koordinasi bersama Bappeda, BPS dan Dinas Sosial di kantor Dinas Kominfotik di Mataram, Rabu (29/04).

Keselarasan data nasional dan daerah untuk program Desa Berdaya dikatakan Dr. Aka sangat penting agar penerima manfaat dapat segera keluar dari kemiskinan ekstrim dan dapat menerima beberapa bantuan serta terdata tunggal di masing masing stakeholder. Mulai dari desa itu sendiri dengan kepala desa sebagai penanggungjawab maupun pemangku kebijakan dengan program dan anggarannya masing.
Dinas Kominfotik sendiri akan melakukan validasi dan mengecek seluruh data sektoral sebelum pemanfaatan DTESN digunakan mengambil kebijakan intervensi.

Sementara itu, Kepala BPS, Wahyudin mengatakan, saat ini pemutakhiran DTESN sudah merilis versi dua dengan capaian pemadanan 17 persen dari data sektoral BPS NTB.

“Namun data tetap dinamis dan kami berharap dapat dimanfaatkan oleh siapa saja yang terlibat resmi dalam pengentasan kemiskinan ekstrim ini”, ujarnya.

Begitupula dengan kebijakan lain berbasis data terkait kondisi sosial ekonomi masyarakat, secara statistik diukur dalam berbagai variabel dan program sensus yang mengecek langsung ke lapangan.

Hal ini dapat pula mendukung performa para pendamping Desa Berdaya dalam menentukan sasaran sesuai indikator BPS maupun Dinas Sosial dengan DTESN yang tersedia.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Nagata

Berita Terkait

Warga Mataram Menunggu Jalan Kembali Normal, PPK SPALD-T Janjikan Pengaspalan: Paving Disebut Hanya Sementara
BPN Lombok Barat Rampungkan Pengukuran PTSL di 80 Desa, 90 Ribu Bidang Tanah Terpetakan
HUT ke-20 Laskar NTB, Miq Tuan Dar Tegaskan Komitmen Setia Mendampingi Masyarakat
Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 01:42 WITA

Cerita Buruh Tani di NTB Antarkan Anak Raih Cita-cita Lewat Sekolah Rakyat

Senin, 2 November 2026 - 20:24 WITA

Munas IKA Unram Belum Digelar, Alumni Soroti Masa Jabatan Pengurus

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:59 WITA

Cinta Al-Qur’an Berbuah Prestasi, Siswa MAN Lombok Barat Borong Juara MTQH Gerung 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:55 WITA

Salat Istisqa di MAN Lombok Barat, TGH Taufikurrahman Ajak Jamaah Perbanyak Istigfar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:00 WITA

Gemilang! Lima Srikandi Karate MAN Lombok Barat Borong 5 Gelar di Bupati Cup V 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 20:33 WITA

Jelang OMI NTB, 33 Juara OMI Lombok Barat Terima Reward dari Kemenag dan BAZNAS

Rabu, 30 September 2026 - 09:55 WITA

Kabar Baik, Pemkab Lobar Naikkan Kesejahteraan 1.448 PPPK Paruh Waktu, Ini Besarannya

Rabu, 23 September 2026 - 13:27 WITA

Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa

Berita Terbaru