Home / NTB

Perbaikan Masjid Hubbul Wathan Kacau! Kontraktor Asal Dompu Gagal Penuhi Target, Warga Kecewa

- Wartawan

Senin, 3 Februari 2025 - 03:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek renovasi senilai Rp 14,1 miliar terhambat akibat keterlambatan elevator dari Jerman. DPRD NTB desak kontrak diputus jika tak segera rampung. (Foto: Istimewa)

Proyek renovasi senilai Rp 14,1 miliar terhambat akibat keterlambatan elevator dari Jerman. DPRD NTB desak kontrak diputus jika tak segera rampung. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Harapan warga NTB untuk melihat Masjid Hubbul Wathan Islamic Center kembali megah dalam waktu dekat tampaknya semakin jauh dari kenyataan. Proyek perbaikan yang dikerjakan oleh CV OQKI PUTRA, kontraktor asal Desa Katua, Kabupaten Dompu, mengalami keterlambatan serius. Hingga kini, proyek senilai Rp 14,15 miliar tersebut baru mencapai 60 persen, jauh dari harapan.

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, tak bisa menahan kekesalannya. Ia menegaskan bahwa proyek ini telah terkena denda Rp 10 juta per hari, dengan total penalti yang kini mencapai ratusan juta rupiah. Jika tidak segera diselesaikan, angka denda bisa tembus miliaran rupiah.

“Kalau sudah begini, siapa yang bertanggung jawab? Kontraktor sudah diberi kesempatan, tapi tetap molor. Kalau tidak bisa kerja, sebaiknya kontraknya segera diputus!” ujar Hamdan dengan nada tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, masalah pengadaan elevator dari Jerman yang justru harus transit ke China semakin memperumit keadaan. Wakil Ketua Komisi IV, Sudirsah Sujanto, menyoroti kejanggalan ini dan mempertanyakan profesionalitas kontraktor.

“Kenapa tidak langsung ke Indonesia? Ini kesalahan fatal yang menyebabkan keterlambatan. Kita bicara soal proyek besar, bukan proyek kecil. Seharusnya perencanaan lebih matang!” kritiknya.

Dinas PUPR NTB, melalui Plt Kepala Dinas Lies Nurkomalasari, mengakui adanya kendala dalam pemasangan elevator. Namun, ia meyakinkan bahwa pengiriman sudah dalam proses dan diharapkan tiba pada akhir bulan ini. Meski demikian, kontraktor masih diberikan tambahan waktu hingga 50 hari, bahkan bisa diperpanjang lagi 40 hari jika proyek belum selesai.

“Target kami proyek ini selesai sebelum bulan puasa,” ujar Lies.

Namun, janji itu tak serta-merta diterima masyarakat. Banyak warga yang kecewa karena Islamic Center seharusnya bisa segera digunakan untuk ibadah dan wisata religi, tetapi justru terbengkalai.

“Masjid ini adalah simbol kebanggaan NTB. Tapi lihat sekarang, kondisinya berantakan! Sampai kapan kami harus menunggu?” keluh seorang jemaah.

Dengan semakin membengkaknya denda dan minimnya progres pembangunan, DPRD NTB kini dihadapkan pada pilihan sulit: memberi kesempatan lagi atau mengambil langkah tegas dengan memutus kontrak CV OQKI PUTRA. Apapun keputusannya, masyarakat hanya ingin satu hal, Islamic Center kembali berdiri megah dan siap digunakan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kuta Jangan Hanya Dijual sebagai Surga Wisata, Sistem Perlindungan Wisatawan Harus Naik Kelas
Khairunnisa Qariah Asal Bima Juara 1 MTQ Nasional XXXI, NTB Naik ke Peringkat 9
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:45 WITA

Di Balik Gemerlap MotoGP Mandalika, PLN Kawal Enam Titik yang Tak Boleh Kehilangan Daya

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:41 WITA

Bukan Hanya Menjaga Listrik MotoGP, PLN Hadir Berbagi untuk Warga Mandalika

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:37 WITA

Ratusan Petugas PLN Jadi Garda Terdepan Kelistrikan MotoGP Mandalika 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:59 WITA

ASDP Lembar Perkuat Kesiapan Jelang MotoGP, 17 Kapal Siap Dioperasikan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:22 WITA

Mandalika Kembali Jadi Panggung Dunia, PLN Perkuat Kesiapan Kelistrikan Jelang MotoGP 2026

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:34 WITA

Tak Sekadar Soal Listrik, PLN UP3 Bima Ikut Merawat Pesisir Kota Bima

Rabu, 30 September 2026 - 13:15 WITA

11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

Rabu, 30 September 2026 - 13:12 WITA

Ketika Rp1 Investasi Sosial Menghasilkan Rp2,56 Manfaat, Pelajaran dari Desa Berdaya Medana

Berita Terbaru