Home / NTB

Menyapa Kampung Bugis Jelang Ramadan, W. Musyafirin Gaungkan Ibadah Khusyuk dan Kepedulian Umat

- Wartawan

Minggu, 15 Februari 2026 - 14:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM saat menyampaikan pesan menyambut Ramadan 1447 H, mengajak masyarakat menjaga kekhusyukan ibadah dan memperkuat silaturahmi melalui Safari Ramadan 2026.(Foto istimewa)

Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM saat menyampaikan pesan menyambut Ramadan 1447 H, mengajak masyarakat menjaga kekhusyukan ibadah dan memperkuat silaturahmi melalui Safari Ramadan 2026.(Foto istimewa)

Sumbawa Besar,Halontb.com – Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM bersama istrinya Hj. Hanipah, SPt., M.M.Inov kembali turun langsung menyapa masyarakat melalui agenda rangkaian kegiatan persiapan Ramadan yang secara konsisten digelar setiap tahun. Tahun ini, kegiatan dipusatkan di kawasan Kampung Bugis, Sumbawa Besar, dan dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 15 Februari 2026.

Rangkaian kegiatan persiapan Ramadan bukan sekadar tradisi seremonial. Bagi W. Musyafirin, kegiatan ini menjadi ruang memperkuat silaturahmi, merawat ukhuwah, sekaligus membangun kesadaran spiritual masyarakat menjelang bulan penuh ampunan.

Sebagai mantan Bupati dua periode di Kabupaten Sumbawa Barat, Ketua Nahdlatul Ulama (NU) di daerahnya, serta komisaris di Bank NTB Syariah, Musyafirin hadir tidak hanya membawa pesan keagamaan, tetapi juga komitmen moral tentang pentingnya keteladanan pemimpin di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam tausiahnya di hadapan para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga yang memadati lokasi kegiatan, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah momentum penyucian diri dan pembenahan akhlak.

“Ramadan adalah kesempatan memperbaiki diri. Mari kita jalankan puasa dengan khidmat, salat tarawih dengan tertib dan berjamaah, serta menjadi contoh yang baik bagi anak cucu kita,” ujarnya.

Tak hanya berbicara soal ibadah personal, Musyafirin juga menyoroti pentingnya menjaga suasana lingkungan agar tetap kondusif selama Ramadan. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan atau kembang api yang berpotensi mengganggu kekhusyukan salat tarawih.

Menurutnya, menjaga ketenangan dan ketertiban adalah bagian dari menghormati sesama umat yang tengah beribadah.

Meninjau Rumah Ibadah, Menguatkan Fasilitas Umat

Rangkaian kegiatan persiapan Ramadan kali ini juga diisi dengan peninjauan sejumlah pembangunan masjid dan musala yang sempat tertunda. Ia berharap pembangunan tersebut dapat segera dirampungkan agar bisa dimanfaatkan secara optimal saat Ramadan tiba dalam hitungan hari.

“Rumah ibadah bukan hanya tempat salat, tetapi pusat pembinaan umat. Jika fasilitasnya baik, maka kualitas ibadah dan kebersamaan juga akan semakin kuat,” ungkapnya.

Langkah tersebut mencerminkan perhatian terhadap aspek fisik dan spiritual secara bersamaan membangun sarana ibadah sekaligus membangun kesadaran beragama.

Pesan Keikhlasan dan Refleksi Kehidupan

Menutup rangkaian kegiatan, Musyafirin mengajak masyarakat untuk senantiasa berbuat ikhlas kepada sesama. Ia menekankan bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara dan setiap amal perbuatan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.

Pesan itu menjadi refleksi mendalam menjelang Ramadan, bulan yang tak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menguji kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial.

Rangkaian kegiatan persiapan Ramadan 2026 ini diharapkan menjadi penguat kebersamaan lintas elemen masyarakat, sekaligus meneguhkan nilai spiritual sebagai fondasi membangun daerah yang harmonis, religius, dan berkarakter.

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Agus Sofyan Ghosy

Berita Terkait

Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 02:10 WITA

4 Saksi Absen, KPK Jadwalkan Kembali Pemanggilan dalam Kasus Bupati Lobar Nonaktif

Senin, 7 September 2026 - 23:48 WITA

Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 13:30 WITA

Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ

Minggu, 6 September 2026 - 05:31 WITA

Polda NTB Olah TKP Kematian 3 Penambang di Lantung Sumbawa, Penyebab Masih Diselidiki

Sabtu, 5 September 2026 - 06:42 WITA

Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku

Rabu, 2 September 2026 - 01:12 WITA

KPK Periksa Direktur Operasional PT AMGM Terkait Dugaan Korupsi yang Menjerat Mantan Bupati Lombok Barat

Selasa, 1 September 2026 - 09:35 WITA

Kasus Djembank Mataram Masuki Babak Baru, Berkas Tersangka Pendorong Korban Koma Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:27 WITA

Ngaku Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Pengusaha Lewat Modus Donasi Korban Kebakaran Sade

Berita Terbaru