Tak Naik di Tengah Gejolak Global, Tarif Listrik Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional

- Wartawan

Rabu, 1 April 2026 - 17:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas PLN yang sedang melakukan pemeliharaan jaringan transmisi guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.(Dok.PLN)

Petugas PLN yang sedang melakukan pemeliharaan jaringan transmisi guna menjaga keandalan pasokan listrik kepada masyarakat.(Dok.PLN)

Jakarta,Halontb.com – Keputusan pemerintah untuk menahan tarif listrik pada Triwulan II 2026 menjadi sinyal kuat bahwa sektor energi masih menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Di tengah tekanan global yang dipicu oleh ketegangan geopolitik, fluktuasi harga energi, dan pelemahan nilai tukar, kebijakan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meredam potensi gejolak ekonomi domestik.

Melalui Kementerian ESDM, pemerintah menetapkan bahwa tarif listrik untuk periode April hingga Juni 2026 tidak mengalami perubahan. Keputusan ini mencakup seluruh golongan pelanggan, baik subsidi maupun nonsubsidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas Dirjen Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menyatakan bahwa kebijakan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan antara kemampuan masyarakat dan kebutuhan keberlanjutan sektor energi.

Ia menekankan pentingnya efisiensi penggunaan listrik sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan energi nasional.

Di sisi lain, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan penuh dalam menjaga keandalan pasokan listrik. Direktur Utamanya, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa PLN tidak hanya fokus pada pasokan, tetapi juga peningkatan kualitas layanan.

“Keandalan listrik menjadi fondasi penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional, terutama di tengah dinamika global yang terus berubah,” katanya.

Parameter ekonomi yang digunakan dalam evaluasi menunjukkan adanya tekanan eksternal, seperti kurs rupiah yang mencapai Rp16.743,46 per dolar AS serta harga energi global yang masih fluktuatif. Namun demikian, pemerintah tetap memilih jalur stabilisasi.

Keputusan ini memperlihatkan bahwa kebijakan tarif listrik tidak semata-mata berbasis perhitungan ekonomi, tetapi juga mempertimbangkan aspek sosial dan daya tahan ekonomi masyarakat.

Dalam konteks yang lebih luas, langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional, sekaligus memastikan bahwa sektor energi tetap menjadi penopang utama pembangunan.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Berita Terkait

PLN UIW NTB Jadikan Semangat Kemerdekaan Sebagai Energi Pemberdayaan UMKM Perempuan di Kota Bima
Maknai Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, PLN UIW NTB Bangun Masa Depan Anak Bangsa Lewat Bantuan Pendidikan YBM PLN
Kolaborasi PLN dan BPBD Berbuah Manis, Desa Gerimak Indah Naik Status Jadi Destana Pratama Berkat Penguatan Perempuan
Listrik Andal Jadi Wujud Pengabdian di Hari Kemerdekaan, PLN UIW NTB Pastikan Seluruh Sistem Siap Operasi
PLN NTB Pilih Rawat Jaringan Tanpa Memadamkan Listrik, Strategi Modern Jaga Kepercayaan Pelanggan
Semangat Kemerdekaan Tak Hanya Dikibarkan, PLN dan TNI Wujudkan Lewat Kolaborasi Menjaga Terangnya Lombok Timur
Dari Listrik Andal Menuju Sumbawa Maju, PLN Siapkan Energi untuk Menopang Investasi dan Pariwisata KEK Samota
Momentum Hari Kebaya Nasional, PLN NTB Tampilkan Wajah Baru Pelayanan: Humanis, Digital, dan Dipimpin Semangat Srikandi

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:40 WITA

Polres Lombok Barat Perketat Penertiban Knalpot Brong Jelang HUT RI ke-81: Edukasi dan Penindakan Jadi Prioritas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Heboh Isu Penculikan Anak di Sekotong Ternyata Curas, Korban Dijebak Modus Bantuan Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:24 WITA

Tiga Anggota DPRD NTB Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Siluman

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Polresta Mataram Gelar 44 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WITA

Polresta Mataram Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Berita Terbaru