KUR Nol Persen di Depan Mata, Bank NTB Syariah Siapkan Layanan Cepat dan Terintegrasi

- Wartawan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harapan baru bagi UMKM NTB, KUR siap hadir dengan skema lebih mudah dan potensi bunga nol persen.(Dok. Bank NTB Syariah)

Harapan baru bagi UMKM NTB, KUR siap hadir dengan skema lebih mudah dan potensi bunga nol persen.(Dok. Bank NTB Syariah)

Mataram,Halontb.com – Peluang mendapatkan pembiayaan usaha tanpa bunga kini semakin terbuka bagi masyarakat Nusa Tenggara Barat. Bank NTB Syariah tengah mempersiapkan reaktivasi program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan sistem yang lebih modern, cepat, dan berpotensi berbunga nol persen.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengungkapkan bahwa saat ini proses integrasi dengan platform nasional Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) sedang berlangsung. Sistem ini menjadi tulang punggung penyaluran KUR secara nasional.

Menurutnya, tantangan utama adalah memulihkan koneksi yang sempat terputus akibat program KUR yang tidak berjalan selama tujuh tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena lama tidak digunakan, sistem kita terputus. Jadi sekarang harus dibangun ulang dan dikoneksikan kembali,” ujarnya.

Meski begitu, seluruh persiapan administratif telah rampung, termasuk MoU dengan pemerintah pusat. Hal ini menunjukkan bahwa dari sisi regulasi dan kesiapan platform, Bank NTB Syariah telah berada di jalur yang tepat.

Yang menarik, pemerintah daerah berencana memberikan subsidi bunga penuh terhadap KUR. Jika kebijakan ini terealisasi, maka bunga sebesar 6 persen akan ditanggung pemerintah, sehingga masyarakat dapat menikmati pembiayaan dengan bunga nol persen.

Selain itu, fleksibilitas pengajuan juga diperluas. Berbagai jenis usaha kini memiliki peluang yang sama untuk mengakses KUR, tanpa pembatasan yang terlalu ketat seperti sebelumnya.

Namun, Bank NTB Syariah tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian. Pengajuan baru akan dibuka setelah sistem benar-benar siap, guna menghindari penumpukan dan keterlambatan proses.

“Kita ingin layanan cepat. Targetnya dua sampai tiga hari sudah selesai,” tegas Nazaruddin.

Dengan target operasional pada April 2026, program KUR ini diyakini tidak hanya menjadi solusi pembiayaan, tetapi juga motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi NTB, khususnya di sektor UMKM dan peternakan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen
NTB Terang Benderang di Hari Raya, Cadangan Listrik Aman, PLN Panen Apresiasi
SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB
45 SPKLU Disiagakan PLN NTB, Mudik Kendaraan Listrik Kini Lebih Tenang dan Terjamin
Idulfitri Tanpa Kedip Listrik, PLN NTB Jamin Pasokan Stabil Saat Salat Id
Takbiran Penuh Cahaya di Mataram, PLN Pastikan Listrik Stabil di Tengah Lonjakan Aktivitas
Bank NTB Syariah, Pertumbuhan Nyata Tertutup Beban Sementara

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:19 WITA

Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 04:44 WITA

KUR Nol Persen di Depan Mata, Bank NTB Syariah Siapkan Layanan Cepat dan Terintegrasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 04:35 WITA

NTB Terang Benderang di Hari Raya, Cadangan Listrik Aman, PLN Panen Apresiasi

Rabu, 25 Maret 2026 - 01:39 WITA

SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB

Minggu, 22 Maret 2026 - 01:30 WITA

45 SPKLU Disiagakan PLN NTB, Mudik Kendaraan Listrik Kini Lebih Tenang dan Terjamin

Sabtu, 21 Maret 2026 - 01:23 WITA

Idulfitri Tanpa Kedip Listrik, PLN NTB Jamin Pasokan Stabil Saat Salat Id

Jumat, 20 Maret 2026 - 01:14 WITA

Takbiran Penuh Cahaya di Mataram, PLN Pastikan Listrik Stabil di Tengah Lonjakan Aktivitas

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:06 WITA

Bank NTB Syariah, Pertumbuhan Nyata Tertutup Beban Sementara

Berita Terbaru