Halontb.com – Bencana kebakaran yang melanda Dusun Sawo, Desa Kalimango, tidak hanya menghancurkan bangunan fisik, tetapi juga mengguncang kehidupan sosial warga. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran pihak yang peduli menjadi sangat berarti dan Bank NTB Syariah mengambil peran tersebut dengan langkah nyata.
Melalui program tanggung jawab sosialnya, Bank NTB Syariah menunjukkan bahwa kepedulian bukan sekadar wacana. Bantuan yang disalurkan dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat terdampak, mulai dari kebutuhan sandang, pangan, hingga fasilitas pendukung.
Paket sembako dan air mineral membantu memastikan ketahanan pangan sementara. Sementara itu, terpal dan kasur memberikan solusi darurat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal. Perlengkapan mandi untuk berbagai kelompok usia menunjukkan perhatian terhadap aspek kesehatan dan kebersihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak berhenti di situ, kehadiran tangki air bersih menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlangsungan kebutuhan dasar warga. Ini menjadi bukti bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan berkelanjutan selama masa pemulihan.
Branch Manager Bank NTB Syariah Cabang Sumbawa, Ika Listiana, menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap kondisi yang dihadapi masyarakat.
“Sebagai bagian dari daerah ini, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir dan memberikan manfaat nyata,” tegasnya.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui posko di Kantor Desa Kalimango, dengan melibatkan pemerintah desa agar proses distribusi berjalan transparan dan tepat sasaran. Kehadiran langsung di lapangan juga menjadi bentuk empati yang tidak tergantikan.
Langkah ini sekaligus mempertegas posisi Bank NTB Syariah sebagai lembaga yang tidak hanya berorientasi pada layanan keuangan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan sosial masyarakat.
Ke depan, komitmen untuk menjalankan program sosial yang inklusif dan berkelanjutan menjadi bagian dari visi besar Bank NTB Syariah. Sebab, membangun daerah tidak hanya melalui angka dan transaksi, tetapi juga melalui kepedulian dan aksi nyata di saat masyarakat paling membutuhkan.
Editor : Reza







