Home / NTB

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov NTB Sinkronkan Data Daerah hingga Level Nasional

- Wartawan

Rabu, 15 April 2026 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokakarya Integrasi Portal NTB Satu Data dengan Portal PELITA Kemendagri di Golden Palace Hotel Mataram, Rabu (15/4).(Foto: Istimewa)

Lokakarya Integrasi Portal NTB Satu Data dengan Portal PELITA Kemendagri di Golden Palace Hotel Mataram, Rabu (15/4).(Foto: Istimewa)

Mataram, Halontb.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) terus mendorong integrasi data lintas pemerintah melalui Lokakarya Integrasi Portal NTB Satu Data dengan Portal PELITA Kementerian Dalam Negeri dan Satu Data Kabupaten/Kota se-NTB yang digelar di Golden Palace Hotel Mataram, Rabu (15/4).

Kepala Dinas Kominfotik NTB hadir sekaligus membuka kegiatan dan menjadi narasumber utama dalam lokakarya tersebut. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan SKALA Jakarta, Lead SKALA NTB Lalu Anja Kusuma beserta tim, Kepala Pusdatin Kementerian Dalam Negeri yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengelolaan Data dan Informasi Yeni Indah Susanti bersama tim teknis, Dinas Kominfotik Kabupaten/Kota se-NTB, Tim Data Bappeda NTB, serta pengelola data SPM perangkat daerah Provinsi NTB.

Kepala Dinas Kominfotik NTB menegaskan bahwa penguatan Satu Data merupakan bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan berbasis data.
“Ini bukan hanya soal sistem, tetapi bagaimana kita membangun tata kelola pemerintahan berbasis data yang akurat, terintegrasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB telah memiliki fondasi kebijakan yang kuat melalui Pergub NTB Nomor 45 Tahun 2021 tentang NTB Satu Data, yang diperkuat dengan pembentukan forum data, penetapan daftar data daerah, penyusunan buku metadata, serta rencana aksi hingga tahun 2029.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa penyelenggaraan NTB Satu Data dilakukan melalui empat tahapan utama, yakni perencanaan, pengumpulan, pemeriksaan, dan penyebarluasan data.
“Tanpa perencanaan yang baik, data tidak akan relevan. Tanpa validasi, data tidak dapat dipercaya. Dan tanpa diseminasi, data tidak akan bermanfaat,” tegasnya.

Saat ini, NTB telah memiliki 921 jenis data yang diproduksi oleh 43 perangkat daerah, mencakup berbagai indikator pembangunan, termasuk RPJMD, SPM, dan prioritas nasional.

Namun demikian, ia menekankan bahwa tantangan ke depan adalah memastikan data tersebut konsisten, terstandar, terintegrasi, serta benar-benar dimanfaatkan dalam proses perencanaan dan pengambilan kebijakan.

“Tanpa komitmen kabupaten/kota, maka Satu Data hanya akan menjadi sistem, bukan gerakan,” ujarnya.

Sementara itu, Lead SKALA NTB, Lalu Anja Kusuma, menegaskan bahwa fokus utama lokakarya ini adalah mendorong integrasi menyeluruh sistem data antar level pemerintahan.

“Hajat dari kegiatan ini adalah bagaimana kita mengintegrasikan portal data kabupaten/kota dengan Portal NTB Satu Data, dan selanjutnya diintegrasikan dengan Portal PELITA Kemendagri,” jelasnya.

Menurutnya, integrasi tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan akurasi data sekaligus mendukung penyusunan kebijakan oleh pimpinan daerah.

“Integrasi diperlukan agar data yang tersedia benar-benar akurat dan dapat digunakan dalam pengambilan keputusan,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika data dari kabupaten/kota telah terhubung dengan provinsi, maka proses pemanfaatan data akan menjadi lebih cepat dan efektif.

“Ketika data sudah terhubung, maka pemanfaatannya akan jauh lebih cepat untuk mendukung kebutuhan pembangunan,” tambahnya.

Ia juga berharap kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan baik dan memberikan manfaat, serta menjadi bagian dari kontribusi kita bagi pembangunan daerah ke depan,” pungkasnya.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Dari 6 Meter Menjadi 10,5 Meter, Wajah Baru Ruas Jereweh-Benete Usai Ditangani
FORMAL Resmi Lahir Pasca OTT Bupati Lobar, Media Bersatu Tolak Praktik Pilih Kasih dan Pengkotakan Pers
Bulog NTB Terima Aspirasi Massa, Tegaskan Transparansi serta Dukung Penegakan Hukum Kasus Beras Oplosan
BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 10:39 WITA

Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah

Jumat, 4 September 2026 - 06:03 WITA

Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:00 WITA

Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia

Minggu, 30 Agustus 2026 - 06:55 WITA

Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:29 WITA

Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:51 WITA

Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:19 WITA

Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:46 WITA

Dari Keandalan Listrik hingga Kepedulian Sosial, PLN UP3 Sumbawa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat

Berita Terbaru