Pemkab Lotim Tata Ulang Aktivitas Wisata di Ekas Demi Dukung Pelaku Lokal

- Wartawan

Kamis, 19 Juni 2025 - 04:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat memberikan klarifikasi resmi kepada media soal pengaturan ulang aktivitas wisata di Pantai Ekas. (Foto: Istimewa)

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, saat memberikan klarifikasi resmi kepada media soal pengaturan ulang aktivitas wisata di Pantai Ekas. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, memberikan penjelasan resmi terkait video yang sempat viral dan memunculkan polemik seputar aktivitas wisata selancar di wilayah Ekas, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru.

Dalam keterangannya, Bupati Warisin menegaskan bahwa langkah yang diambil bukan dimaksudkan untuk mengusir wisatawan, melainkan bentuk pengaturan ulang agar aktivitas pariwisata di Ekas dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat lokal dan mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ini bukan soal melarang atau menutup akses, tapi memastikan bahwa masyarakat lokal yang selama ini menjaga dan mengembangkan destinasi ini juga mendapatkan kesempatan yang adil,” ujar Bupati Warisin saat ditemui media, Selasa (17/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan ini, jelasnya, berlaku khusus untuk pemandu wisata dari luar Lombok Timur yang membawa tamu tanpa berkolaborasi dengan pelaku usaha setempat. Pemerintah berharap, wisatawan yang datang dapat menikmati pengalaman wisata secara utuh dengan tinggal dan berinteraksi langsung dengan masyarakat Ekas dan sekitarnya.

“Saya banyak menerima keluhan dari pelaku usaha lokal dan wisatawan yang menginap, mereka merasa tidak kebagian ruang di laut untuk berselancar karena didominasi pihak luar. Ini yang ingin kita tata,” imbuhnya.

Pemkab Lombok Timur juga telah menurunkan tim Satpol PP untuk membantu menjaga ketertiban dan memberikan edukasi kepada pelaku wisata di lokasi, bukan dalam rangka intimidasi, melainkan untuk menciptakan kenyamanan bersama di area wisata.

Warisan budaya dan keindahan alam Ekas yang semakin populer memang perlu dikelola dengan bijak. Oleh karena itu, Pemkab mengajak semua pihak, termasuk dari luar daerah, untuk berkolaborasi dalam semangat pembangunan pariwisata yang berkeadilan dan berkelanjutan.

“Kami terbuka untuk kerja sama. Tapi mari kita hargai keberadaan masyarakat lokal yang telah membangun Ekas hingga dikenal dunia,” tutupnya.

Dengan pendekatan dialogis dan penguatan regulasi berbasis partisipasi, pemerintah berharap citra pariwisata Lombok Timur akan semakin baik sekaligus mendorong pemerataan manfaat ekonomi bagi warga sekitar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen
KUR Nol Persen di Depan Mata, Bank NTB Syariah Siapkan Layanan Cepat dan Terintegrasi
NTB Terang Benderang di Hari Raya, Cadangan Listrik Aman, PLN Panen Apresiasi
SPKLU Kian Masif, Mudik Ramah Lingkungan Jadi Tren Baru di NTB
45 SPKLU Disiagakan PLN NTB, Mudik Kendaraan Listrik Kini Lebih Tenang dan Terjamin
Idulfitri Tanpa Kedip Listrik, PLN NTB Jamin Pasokan Stabil Saat Salat Id
Takbiran Penuh Cahaya di Mataram, PLN Pastikan Listrik Stabil di Tengah Lonjakan Aktivitas

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 20:06 WITA

Soroti Belanja Pegawai 34%, Lobar di Ambang Krisis Fiskal, DPRD: Jangan Sampai Nasib P3K Dikorbankan!

Rabu, 1 April 2026 - 14:31 WITA

Polemik Mesin Masaro Lobar Memanas: DPRD Endus Kejanggalan Anggaran BTT, Kasta NTB Desak APH Turun Tangan

Rabu, 1 April 2026 - 14:19 WITA

Hearing Publik: PPS Desak Kemenhaj NTB Sanksi Tegas Travel Nakal Buntut Jamaah Umrah Terlantar

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:45 WITA

Viral Protes Pajak Parkir di Batu Bolong, Begini Penjelasan Bapenda Lobar!

Senin, 30 Maret 2026 - 05:40 WITA

Dari Desa hingga Nasional, Setahun Haerul Warisin Dinilai Sukses Ubah Wajah Lombok Timur

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:55 WITA

Dari Ka’bah ke Ketidakpastian: Jamaah Umroh NTB Jadi Korban, Negara Ditantang Bertindak

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:13 WITA

Arus Balik H+4 Lebaran 2026: Penumpang Lembar–Padangbai Melandai, ASDP Siaga Antisipasi Lonjakan Akhir Pekan

Senin, 23 Maret 2026 - 01:59 WITA

LPK ARK Jinzai Solusi Group Bidik 1.000 Slot ke Jepang: Tak Sekadar Kirim Kerja, Tapi Ubah Nasib Lewat Bahasa

Berita Terbaru