Waktu Mepet, Satker PJN I NTB Pastikan Proyek IJD Puluhan Miliar Tuntas dan Tepat Sasaran

- Wartawan

Jumat, 24 Oktober 2025 - 04:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas masyarakat di ruas Labuhan Lombok – Sambelia, jalur penghubung vital yang akan ditingkatkan melalui program IJD 2025. (Foto: Istimewa)

Aktivitas masyarakat di ruas Labuhan Lombok – Sambelia, jalur penghubung vital yang akan ditingkatkan melalui program IJD 2025. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Pembangunan infrastruktur jalan terus dikebut di Pulau Lombok. Satker PJN Wilayah I NTB memastikan tiga proyek prioritas Inpres Jalan Daerah (IJD) 2025 akan dikerjakan secara maksimal meski waktu pelaksanaan hanya tersisa dua bulan. Proyek ini diproyeksikan akan menjadi urat nadi transportasi dan ekonomi bagi wilayah timur dan utara Lombok.

Tiga proyek tersebut mencakup ruas Paok Motong – Kota Raja senilai Rp 27 miliar dan dua ruas Labuhan Lombok – Sambelia dengan nilai Rp 27 miliar dan Rp 18 miliar. Proyek ini masuk kategori strategis karena menjadi akses utama masyarakat dalam aktivitas ekonomi, transportasi, dan pariwisata.

Kepala Satker PJN Wilayah I NTB, Herlambang Zulfikar, S.T., M.M.T, menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah percepatan agar proyek dapat selesai tepat waktu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan maksimalkan semua sumber daya, mulai dari tenaga kerja, alat berat, dan metode kerja agar target dua bulan bisa dicapai. Begitu DIPA keluar, kontrak akan dilanjutkan dan pekerjaan langsung jalan,” ujarnya.

Akses Jalan Lebih Baik untuk Masyarakat

Ruas Labuhan Lombok – Sambelia menjadi perhatian khusus karena fungsinya sebagai jalur penghubung strategis wilayah timur dan utara Pulau Lombok. Dengan peningkatan kualitas jalan, masyarakat akan merasakan waktu tempuh yang lebih singkat, biaya logistik yang lebih efisien, dan akses ekonomi yang lebih luas.

Proyek ini juga dipandang akan mendorong aktivitas pariwisata karena jalur tersebut menjadi pintu masuk ke beberapa destinasi wisata unggulan di kawasan timur dan utara Lombok. Dengan begitu, dampak pembangunan jalan tidak hanya pada infrastruktur, tapi juga pada perputaran ekonomi masyarakat.

Pengawasan Publik Diperlukan

Meski Satker PJN Wilayah I NTB menunjukkan optimisme, kalangan aktivis tetap mengingatkan pentingnya pengawasan.
Koordinator Daerah BEM Nusantara NTB, Abed Aljabiri Adnan, menyampaikan keraguan terhadap efektivitas pelaksanaan proyek bernilai besar dalam waktu singkat.

“Kami mengapresiasi rencana percepatan Satker, tapi tetap harus realistis. Dua bulan waktu yang sempit. Kami akan mengawal pelaksanaan di lapangan supaya kualitasnya tidak dikorbankan,” ujarnya.

Herlambang menyambut baik peran publik dalam pengawasan proyek ini. Ia menegaskan, keterbukaan informasi dan kerja cepat akan menjadi prioritas dalam pelaksanaan program IJD tahun ini.

Jalan Strategis untuk Ekonomi Daerah

Dengan rampungnya proyek IJD 2025, pemerintah berharap akses jalan di Lombok akan semakin merata dan mendukung pemerataan pembangunan wilayah. Jalan yang lebih baik akan mendorong aktivitas perdagangan, distribusi hasil pertanian, perikanan, dan wisata.

Satker PJN Wilayah I NTB menargetkan seluruh pekerjaan dapat selesai pada akhir tahun anggaran dengan standar mutu yang baik.

“Pembangunan jalan ini untuk masyarakat. Kami pastikan hasilnya dapat dirasakan langsung oleh semua pihak,” tutup Herlambang.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Berita Terkait

Idulfitri Berkelanjutan: PLN UIW NTB Perkuat Peran Sosial Lewat Konservasi Penyu dan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir
Energi Bersih, Ekonomi Tumbuh: Transformasi PLN Menuju Masa Depan Rendah Emisi
AI Masuk Desa: PLN NTB Ubah Cara UMKM Promosi, Omzet Berpotensi Melonjak
Energi Andal di Balik Riuh Soundwave Fest, PLN Pastikan Dompu Tetap Menyala
Pasca Lebaran, PLN UIW NTB Pertegas Peran Sosial, Hadirkan Bantuan dan Harapan untuk Warga Taliwang
Tak Naik di Tengah Gejolak Global, Tarif Listrik Jadi Instrumen Stabilitas Ekonomi Nasional
Menguatkan di Saat Terpuruk, Peran Bank NTB Syariah dalam Pemulihan Korban Kebakaran Kalimango
Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 04:03 WITA

Menteri Haji dan Umrah Tekankan Profesionalisme Petugas di Pelantikan Serentak PPIH 2026

Rabu, 15 April 2026 - 10:51 WITA

Pemkab Lombok Barat Gandeng DPRD dan Aparatur Kelurahan Sosialisasi Pencegahan Perkawinan Anak

Rabu, 15 April 2026 - 10:43 WITA

Perkuat Transformasi Digital, Pemprov NTB Sinkronkan Data Daerah hingga Level Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 07:10 WITA

Transparansi Mulai Terbuka, Proyek IPAL Mataram Masuk Babak Baru dengan Pengawasan Ketat

Selasa, 14 April 2026 - 09:24 WITA

Menuju NTB Satu Digit: Ikhtiar Pemerintah Menata Masa Depan Lewat Kolaborasi

Selasa, 7 April 2026 - 13:58 WITA

Jalan Lendang Re–Menjut Mangkrak Usai Tambahan 50 Hari, Warga Sekotong Geram: “Kami Butuh Aksi, Bukan Janji”

Senin, 6 April 2026 - 13:40 WITA

Perempuan Asal Mataram Hanyut di Sungai Tibu Ijo Lobar, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Minggu, 5 April 2026 - 11:16 WITA

Polsek Batulayar Siaga Tangani Banjir di Jalur Senggigi

Berita Terbaru