LOMBOK BARAT, Halontb.com — Direktur RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, dr. H. Suriyadi, Sp.An., turun langsung memantau penanganan korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang dievakuasi ke rumah sakit, Rabu pagi.
Didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. H. Kaspan, Sp.OG., serta Kepala Bidang Pelayanan Medis drg. I Nyoman Adnyana Putra, Suriyadi meninjau langsung pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis secara cepat, tepat, dan optimal.
KMP Putri Yasmin dilaporkan terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu sekitar pukul 06.30 WITA. Insiden tersebut memicu proses evakuasi terhadap para penumpang dan awak kapal yang terdampak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca juga: SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Setibanya korban di fasilitas kesehatan, tim medis RSUD Tripat langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing pasien. Direktur rumah sakit meminta seluruh tenaga medis meningkatkan kewaspadaan mengingat sebagian korban disebut sempat berada cukup lama di tengah laut.
Suriyadi secara khusus mengingatkan tim medis untuk mengantisipasi kondisi hipotermia atau penurunan suhu tubuh akibat paparan air laut dalam waktu lama. Selain itu, kondisi umum pasien, termasuk asupan makanan dan minuman, diminta terus dipantau untuk mencegah terjadinya penurunan kondisi kesehatan.
“Penanganan harus dilakukan sebaik-baiknya. Kondisi pasien harus terus dipantau, terutama makan minum karena sebelumnya cukup lama berada di laut,” ujar Suriyadi saat memberikan arahan kepada tim medis, Rabu (12/8).
Selain memastikan pelayanan di IGD berjalan maksimal, pihak rumah sakit juga menyiapkan langkah antisipasi apabila terdapat korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kesiapan ruang Intensive Care Unit (ICU) turut menjadi perhatian untuk menghadapi kemungkinan adanya pasien dengan kondisi kritis.
RSUD Tripat Gerung juga mengerahkan tim medis dan ambulans ke pelabuhan untuk membantu proses evakuasi dan memberikan pertolongan medis awal terhadap korban.
“Kami juga kirim tim medis dan ambulans ke pelabuhan untuk membantu evakuasi korban,” kata Suriyadi.
Baca juga: Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat RSUD Tripat dalam menghadapi kondisi darurat akibat insiden kebakaran KMP Putri Yasmin.
Pihak rumah sakit memastikan proses penanganan korban terus dilakukan secara terkoordinasi dengan unsur terkait. Komunikasi dengan keluarga korban juga menjadi bagian penting dalam proses pelayanan dan penyampaian perkembangan kondisi pasien.
Dengan pemantauan langsung jajaran manajemen rumah sakit serta pengerahan tenaga medis dan ambulans, RSUD Tripat berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis masing-masing hingga kondisi mereka dinyatakan stabil.










