Lombok Barat Gebrak Pembangunan: Bupati LAZ Siapkan 1 Miliar Per Desa dan 100 Juta Per Dusun

- Wartawan

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Bamus DPRD Provinsi NTB saat rapat koordinasi di Ruang Jayangrana, Kamis (28/1/2026).(Foto: Dok. Taufik Natanagara)

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini bersama Bamus DPRD Provinsi NTB saat rapat koordinasi di Ruang Jayangrana, Kamis (28/1/2026).(Foto: Dok. Taufik Natanagara)

Lombok Barat,Halontb.com — Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menerima kunjungan silaturahmi Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) di Ruang Rapat Jayangrana, Kantor Bupati Lombok Barat, Kamis (28/1/2026). Pertemuan tersebut membahas program strategis daerah yang berorientasi pada percepatan pembangunan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat hingga tingkat desa dan dusun.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan konstruktif itu, Bupati LAZ didampingi Asisten I Setda Lombok Barat H. Saeful Ahkam. Fokus pembahasan diarahkan pada Program 1 Miliar Per Desa dan 100 Juta Per Dusun, yang menjadi salah satu kebijakan unggulan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam mendorong pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat di tingkat paling bawah.

Bupati LAZ menjelaskan, program tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan dari akar rumput. Melalui alokasi anggaran yang proporsional dan terarah, pemerintah ingin memastikan bahwa manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat desa dan dusun, baik dalam aspek infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, maupun peningkatan kualitas layanan dasar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat di desa dan dusun. Kami ingin pembangunan tidak hanya terpusat, tetapi benar-benar menyentuh masyarakat hingga ke lapisan terbawah,” ujar Bupati LAZ.

Ia mengakui bahwa dinamika fiskal nasional turut memengaruhi kapasitas keuangan daerah. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tetap berupaya menghadirkan solusi melalui penguatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sinergi lintas sektor, serta peningkatan kualitas perencanaan dan pengawasan pelaksanaan program agar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi menjadi kunci penting dalam memastikan keberlanjutan program pembangunan berbasis desa. Oleh karena itu, pertemuan dengan Bamus DPRD Provinsi NTB dinilai strategis untuk memperkuat koordinasi kebijakan dan dukungan lintas level pemerintahan.

Lebih lanjut, Bupati LAZ berharap Program 1 Miliar Per Desa dan 100 Juta Per Dusun tidak hanya memberikan dampak signifikan bagi masyarakat Lombok Barat, tetapi juga dapat menjadi referensi dan praktik baik bagi daerah lain di Nusa Tenggara Barat dalam membangun dari desa.

“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah kabupaten dan provinsi, kami optimistis pembangunan berbasis desa dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung program-program pembangunan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Editor : reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Ketua BUMDes Giri Sasak: Sosialisasi Empat Pilar TGH Ibnu Khalil Sangat Bermanfaat bagi Warga
Pinjaman ‘Senyap’ Rp118,8 Miliar PT AMGM Disorot: KASTA NTB Ultimatum DPRD Segera Lakukan Audit Independen!
Lalu Ivan Indaryadi Apresiasi Program Irigasi Sari Yuliati di Desa Tempos, Dongkrak Produktivitas Tani
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Serahkan Program Irigasi di Desa Tempos, Dorong Peningkatan Produktivitas Petani
Sinergi BPKH dan Komisi VIII DPR RI, Hj. Lale Syifaun Nufus Edukasi Warga Mataram soal Pengelolaan Dana Haji
Dr. Syamsuriansyah Apresiasi Capacity Building Bupati LAZ, Dorong Perspektif Futuristik Kepala OPD
Terseret Isu Dana Proyek PJU, Komisi IV DPRD NTB Siap Panggil Instansi Terkait
DPRD Soroti Ironi Kuripan: Jadi Penyangga, tapi Jalan Masih Tanah dan Puskesmas Tanpa Rawat Inap

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 08:30 WITA

Polda NTB Tetapkan Pengelola LPK Ilegal jadi Tersangka TPPO, Raup Rp95 Juta dari Calon PMII

Sabtu, 27 Juni 2026 - 02:19 WITA

Diduga Peras Guru Terpencil hingga Ratusan Juta, Oknum Kabid Dikbudpora Bima Resmi Diserahkan ke Kejaksaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 22:00 WITA

Polda NTB Ungkap 442 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Kapolda Tegaskan War On Drugs

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:14 WITA

GWO NTB Desak Polisi Usut Pemilik Akun Facebook “Mbk Mona” Terkait Dugaan Penghinaan Profesi Wartawan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:01 WITA

Polisi Tetapkan Kakek 70 Tahun di Kuripan sebagai Tersangka Kasus Dugaan Persetubuhan Anak

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:53 WITA

Rizka Sintiyani Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Brigadir Esco

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:03 WITA

Pemkab Buleleng Layangkan SP-2, Pembangunan Tower di Bongancina Diminta Dihentikan

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:45 WITA

Tok! Radiet Divonis 6 Tahun Penjara dalam Kasus Kematian Mahasiswi Unram di Pantai Nipah

Berita Terbaru