Halontb.com – Kecamatan Kuripan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga Kabupaten Lombok Barat, ternyata masih menghadapi persoalan serius di bidang infrastruktur dasar. Fakta ini disuarakan lantang oleh Anggota Komisi II DPRD Lombok Barat, Munawir Haris, yang menilai pembangunan di Kuripan berjalan lamban dan jauh dari kata memadai.
Dalam pernyataannya pada 20 Agustus 2025, Munawir menyebutkan kondisi jalan di jalur Kediri menuju selatan hingga Kuripan sebagai bukti nyata keterlambatan pembangunan. “Jalan provinsi yang ada di wilayah itu tidak pernah diperbaiki sejak dulu. Ada ruas jalan yang masih berupa tanah, terutama dari Lendang Bila ke arah timur. Apakah ini layak disebut sebagai daerah penyangga kabupaten?” ujarnya dengan nada kesal.
Tak berhenti di situ, Munawir juga menyoroti keberadaan Puskesmas Kuripan yang dinilainya sudah tidak layak lagi. Fasilitas kesehatan tersebut tidak memiliki layanan rawat inap dan tidak memiliki lahan untuk pengembangan. “Masyarakat butuh pelayanan kesehatan yang representatif. Saya mengusulkan agar Puskesmas Kuripan direlokasi ke tempat yang lebih luas dan strategis, misalnya di sekitar Lapas Kuripan,” tegasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Munawir menilai, aspirasi masyarakat Kuripan harus segera dijawab pemerintah dengan langkah konkret, bukan sekadar janji program. Ia mengingatkan bahwa tugas DPRD adalah memastikan suara rakyat tersampaikan sekaligus mengawal penganggaran agar program pemerintah selaras dengan kebutuhan di lapangan.
Meski demikian, ia tetap memberikan catatan positif terhadap upaya Bupati Lombok Barat yang kini mengedepankan pemanfaatan big data dalam memetakan persoalan kemiskinan. Baginya, akurasi data penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Namun, ia menegaskan kembali, pembangunan infrastruktur dasar tidak boleh diabaikan.
“Kuripan tidak bisa terus jadi daerah penyangga yang terbelakang. Warga butuh jalan yang layak, butuh puskesmas yang bisa menampung pasien rawat inap. Jika ini tidak segera diwujudkan, maka ketimpangan pembangunan di Lombok Barat akan semakin mencolok,” pungkas Munawir.






