DPRD Soroti Ironi Kuripan: Jadi Penyangga, tapi Jalan Masih Tanah dan Puskesmas Tanpa Rawat Inap

- Wartawan

Rabu, 20 Agustus 2025 - 20:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Lombok Barat, Munawir Haris, saat menyampaikan kritik terkait kondisi jalan dan fasilitas kesehatan di Kuripan. (Foto: Istimewa)

Anggota Komisi II DPRD Lombok Barat, Munawir Haris, saat menyampaikan kritik terkait kondisi jalan dan fasilitas kesehatan di Kuripan. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Kecamatan Kuripan, yang selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyangga Kabupaten Lombok Barat, ternyata masih menghadapi persoalan serius di bidang infrastruktur dasar. Fakta ini disuarakan lantang oleh Anggota Komisi II DPRD Lombok Barat, Munawir Haris, yang menilai pembangunan di Kuripan berjalan lamban dan jauh dari kata memadai.

Dalam pernyataannya pada 20 Agustus 2025, Munawir menyebutkan kondisi jalan di jalur Kediri menuju selatan hingga Kuripan sebagai bukti nyata keterlambatan pembangunan. “Jalan provinsi yang ada di wilayah itu tidak pernah diperbaiki sejak dulu. Ada ruas jalan yang masih berupa tanah, terutama dari Lendang Bila ke arah timur. Apakah ini layak disebut sebagai daerah penyangga kabupaten?” ujarnya dengan nada kesal.

Tak berhenti di situ, Munawir juga menyoroti keberadaan Puskesmas Kuripan yang dinilainya sudah tidak layak lagi. Fasilitas kesehatan tersebut tidak memiliki layanan rawat inap dan tidak memiliki lahan untuk pengembangan. “Masyarakat butuh pelayanan kesehatan yang representatif. Saya mengusulkan agar Puskesmas Kuripan direlokasi ke tempat yang lebih luas dan strategis, misalnya di sekitar Lapas Kuripan,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Munawir menilai, aspirasi masyarakat Kuripan harus segera dijawab pemerintah dengan langkah konkret, bukan sekadar janji program. Ia mengingatkan bahwa tugas DPRD adalah memastikan suara rakyat tersampaikan sekaligus mengawal penganggaran agar program pemerintah selaras dengan kebutuhan di lapangan.

Meski demikian, ia tetap memberikan catatan positif terhadap upaya Bupati Lombok Barat yang kini mengedepankan pemanfaatan big data dalam memetakan persoalan kemiskinan. Baginya, akurasi data penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Namun, ia menegaskan kembali, pembangunan infrastruktur dasar tidak boleh diabaikan.

“Kuripan tidak bisa terus jadi daerah penyangga yang terbelakang. Warga butuh jalan yang layak, butuh puskesmas yang bisa menampung pasien rawat inap. Jika ini tidak segera diwujudkan, maka ketimpangan pembangunan di Lombok Barat akan semakin mencolok,” pungkas Munawir.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lalu Ivan Indaryadi Apresiasi Program Irigasi Sari Yuliati di Desa Tempos, Dongkrak Produktivitas Tani
Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Serahkan Program Irigasi di Desa Tempos, Dorong Peningkatan Produktivitas Petani
Sinergi BPKH dan Komisi VIII DPR RI, Hj. Lale Syifaun Nufus Edukasi Warga Mataram soal Pengelolaan Dana Haji
Dr. Syamsuriansyah Apresiasi Capacity Building Bupati LAZ, Dorong Perspektif Futuristik Kepala OPD
Lombok Barat Gebrak Pembangunan: Bupati LAZ Siapkan 1 Miliar Per Desa dan 100 Juta Per Dusun
Terseret Isu Dana Proyek PJU, Komisi IV DPRD NTB Siap Panggil Instansi Terkait
Pengusaha Lokal Tersingkir dari Proyek Smelter: DPRD KSB Siap Gugat Ketimpangan Ekonomi di Tanah Sendiri
Atlet PON NTB Menanti Bonus yang Tak Kunjung Datang, DPRD: Jangan Permainkan Hak Mereka!

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:31 WITA

Polda NTB Tetapkan Kabid PTK Dikbudpora Bima Sebagai Tersangka Pungli Tunjangan Guru

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:51 WITA

Breaking News: Buronan Interpol WNA Kazakhstan Ditangkap di Lombok!

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:19 WITA

Fantastis! Polda NTB Sita Uang Tunai Rp3 Miliar Lebih dan 2,5 Kg Sabu dari Hasil Pengungkapan Kasus Narkoba

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:48 WITA

Dari Sawah ke Halaman Pribadi? Skandal Pokir Combine Harvester KSB Dibongkar, Rp11,25 Miliar Dipertaruhkan

Kamis, 26 Februari 2026 - 09:38 WITA

Polemik Penonaktifan BUMDes Leseng, Ada Apa di Balik Kebijakan Kades?

Jumat, 20 Februari 2026 - 02:52 WITA

Grebek Mafia Beras di Kediri! Satgas Pangan NTB Amankan Terduga Pelaku Pengoplos Beras Subsidi

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:29 WITA

Polisi Tetapkan Tersangka Kasus dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Lotim, Terancam 12 Tahun Penjara

Rabu, 18 Februari 2026 - 05:44 WITA

“Jangan Hanya Sapu Halaman Warga!” LH Sumbawa Desak Bersih-Bersih Internal, Tantang Transparansi Pemberantasan Narkoba

Berita Terbaru