64 Tahun La Nyalla: Sang Pemberani dan Tulus Perjuangan Kembali Ke UUD 1945 Yang Asli

- Wartawan

Selasa, 16 Mei 2023 - 09:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momentum usia ke 64 tahun La Nyalla adalah momentum terbaik menjadi manusia paripurna, mengukuhkan diri membangun bangsa dan negara serta hadir bagian yang membawa bangsa ini kearah lebih baik. Keputusan – keputusan politik baik pada tataran diri sendiri maupun secara kelembagaan adalah perjuangan nilai menuju cita – cita bangsa dan negara yang ia cintai.

Ketika banyak tokoh – tokoh nasional dan lokal hadir berdinamika dan berwacana maupun melakukan loby – lobi politik untuk mendapat tiket menuju pilpres (pemilihan presiden) dan pileg (pemilihan legislatif), La Nyalla malah berbeda dengan sikap politiknya dan bahkan berada pada garis lurus ingin memperjuangkan Kembalinya UUD 1945 yang asli dengan addendum.

Perjuangan kembalinya UUD 1945 dengan addendum disikapi berbagai tokoh, tentu sikap La Nyalla ini juga ada alasan mendasar dan misi besar untuk kebaikan bangsa ini. Karena bangsa ini secara terang – terangan mulai Terlepas dari akar ideologinya, akar dari cita – citanya dan semangat keindonesiaan hampir terkikis dengan ideologi – ideologi luar yang tidak sesuai dengan cita – cita bangsa ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

SUARA LA NYALLA KEMBALIKAN UUD 1945 YANG ASLINYA 

Sikap La Nyalla Kembali ke UUD 1945 yang asli adalah sikap seorang negarawan, dimana menjadi pelopor memperjuangkan konstitusi Kembali keasliannya, karena yang sekarang sudah melenceng dari spirit awal sebagaimana menjadi cita – cita Bersama bangsa Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Di Balik Kilau Tambang: Menakar Dampak AMNT bagi Masyarakat KSB
DPRD KSB dalam Prahara: Badai Skandal atau Sekadar Drama Penegakan Hukum?
E-Katalog dan Ilusi Transparansi Digital
Revitalisasi Bank Sampah: Kunci Keberhasilan Pengelolaan Sampah di Lombok
Hijau Bernilai: Ketika Pohon Sengon Menjadi Penyelamat Sumbawa
Menakar Peran Lembaga Nilai dalam Legislasi Daerah: Refleksi atas Perda Penyakit Masyarakat di KSB
TGB Pilih Saudara atau Sahabat?
Dukungan Penuh Rusmin Abdul Gani kepada Anindya Bakrie Sebagai Ketum Kadin Baru

Berita Terbaru