RSUD Kota Mataram Dorong Inovasi RAJA HARUM untuk Selamatkan Nyawa dari Serangan Jantung oleh Non Nakes

- Wartawan

Sabtu, 18 Mei 2024 - 10:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi RAJA HARUM yang melibatkan peserta dari kalangan non tenaga kesehatan. (Foto: Dok. RSUD Kota Mataram)

Hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi RAJA HARUM yang melibatkan peserta dari kalangan non tenaga kesehatan. (Foto: Dok. RSUD Kota Mataram)

Halontb.com – Hari ini memasuki hari kedua pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Inovasi RAJA HARUM (Respon Cepat Serangan Jantung Untuk Harapan Hidup Meningkat) yang melibatkan peserta dari kalangan non tenaga kesehatan. Acara ini berlangsung pada Jumat, 17 Mei 2024.

Pembukaan acara secara resmi dilakukan oleh Wakil Direktur Pelayanan RSUD Kota Mataram, dr. H. Tris Cahyoso, MARS, didampingi oleh Wakil Direktur Umum dan Keuangan, drg. Dianita Rahmi. Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Direksi, narasumber, dan para inovator. Narasumber dalam Bimtek kali ini adalah dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, tim code blue, serta tim PSC 119.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sasaran peserta Bimtek ini mencakup Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta para murid dari beberapa SMA di Kota Mataram yang berperan sebagai duta kesehatan khusus dalam penanganan awal kegawatdaruratan penyakit jantung.

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian acara. Inovasi RAJA HARUM sendiri merupakan inisiatif dari RSUD Kota Mataram yang bertujuan untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas penatalaksanaan pasien dengan serangan jantung, serta meningkatkan harapan hidup masyarakat yang menderita penyakit gagal jantung.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dukung Ketegasan BGN Tutup 29 SPPG di Lobar, Wabup Nurul Adha: Langkah Nyata Jaga Standar Gizi Nasional
RSUD Gerung Disorot: Kisah Pilu Munawar yang Menahan Sakit Selama 5 Jam Demi Mengantre Obat
BPJS Tiba-tiba Nonaktif? Jangan Panik, RSUD Tripat Gerung Berikan Jaminan Ini!
47.000 Warga Lombok Barat Kehilangan Kepesertaan BPJS PBI, Begini Penjelasan DSP3A
Gebrakan Desa Giri Sasak Luar Biasa! Gandeng Untar, Ribuan Warga Serbu Program Pengobatan Gratis Skala Nasional
Aksi Kemanusiaan Metta Day ke-31: Untar Jakarta Gelar Pengobatan Gratis di Lombok Barat
Di Balik Kasus Keracunan MBG: Antara Keselamatan Anak dan Tantangan Program Gizi Nasional
Setetes Darah, Sejuta Harapan: RSUD Tripat Gerung Hidupkan Semangat Solidaritas di HUT ARSADA ke-25

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 10:59 WITA

Viral Dugaan Pungli Kasur di Kapal Lembar – Padang Bai, GAPASDAP Tak Beri Ampun: Oknum ABK Resmi Dipecat!

Rabu, 29 April 2026 - 12:41 WITA

Tinjau Sungai Tibu Kebon, Anggota DPRD NTB, H. Suharto Dorong Normalisasi untuk Cegah Banjir Berulang*

Rabu, 29 April 2026 - 12:36 WITA

Satu Calon Haji Lobar Wafat Jelang Keberangkatan, Kemenhaj: 393 Jemaah Kloter 8 Siap Terbang

Rabu, 29 April 2026 - 11:10 WITA

Pemprov Pastikan Data Tunggal Ekonomi Sosial Nasional Tepat Manfaat

Rabu, 29 April 2026 - 11:07 WITA

Kloter 6 Lombok Timur Resmi Bertolak ke Tanah Suci, Total 2.334 CJH NTB Kini Berada di Arab Saudi

Selasa, 28 April 2026 - 15:06 WITA

DPRD Lobar Murka, Proyek Jalan Lendang Re–Menjot Mangkrak: Blacklist Kontraktor Tak Becus!

Senin, 27 April 2026 - 12:48 WITA

Kemenhaj NTB: Rekapitulasi Hari Ke-6, 1.556 Jemaah NTB dalam 4 Kloter Sudah Tiba di Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 08:32 WITA

Korban Diduga Keracunan MBG di Lombok Timur Bertambah Jadi 51 Orang

Berita Terbaru