Dari Kebiasaan Menabung, Bank NTB Syariah Bidik Fondasi Ekonomi Generasi Masa Depan NTB

- Wartawan

Selasa, 1 September 2026 - 13:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank NTB Syariah turut memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda NTB melalui peringatan Hari Indonesia Menabung 2026.

Bank NTB Syariah turut memperkuat gerakan literasi dan inklusi keuangan bagi generasi muda NTB melalui peringatan Hari Indonesia Menabung 2026.

MATARAM, Halontb.com — Perekonomian daerah pada masa depan sesungguhnya sedang dibentuk dari kebiasaan generasi muda hari ini. Karena itu, membangun budaya menabung sejak bangku sekolah bukan hanya soal mengajarkan anak menyimpan uang, tetapi juga menanamkan fondasi perilaku ekonomi yang dapat menentukan kemandirian mereka di masa mendatang.

Perspektif tersebut mengemuka dalam peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) Tahun 2026 di Mataram, Senin, 31 Agustus 2026.

Baca juga: Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum tersebut menjadi perhatian penting bagi Bank NTB Syariah, yang menegaskan komitmennya untuk mengambil bagian dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif sekaligus memperkuat pemahaman masyarakat mengenai pengelolaan keuangan berdasarkan prinsip syariah.

Sekitar 1.000 pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK/MA se-Kota Mataram hadir dalam kegiatan tersebut.

Jumlah peserta yang didominasi pelajar menjadi pesan tersendiri. Gerakan literasi keuangan kini tidak hanya diarahkan kepada masyarakat yang telah memasuki dunia kerja, tetapi mulai ditekankan sejak usia sekolah.

Sebab, keputusan finansial yang sehat tidak muncul secara tiba-tiba. Ia terbentuk dari kebiasaan yang terus dilatih sejak dini.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri, Sekretaris Daerah NTB Abul Chair, Ak., perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Provinsi NTB, serta jajaran OJK.

Baca juga: Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB

Dari OJK hadir Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK Pusat Ogi Prastomiyono dan Kepala OJK NTB Rudi Sulistyo.

Turut hadir perwakilan Kanwil Kementerian Agama Provinsi NTB serta Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah Adhi Susantio.

Kepala OJK NTB Rudi Sulistyo mengatakan menabung merupakan fondasi penting dalam membentuk kecakapan finansial generasi muda.

“Menabung harus menjadi kebiasaan sejak dini. Melalui kebiasaan ini, para pelajar belajar mengatur kebutuhan, membedakan antara kebutuhan dan keinginan, serta memiliki perencanaan untuk mencapai tujuan masa depan,” ujarnya.

Bila kebiasaan tersebut tumbuh secara konsisten, generasi muda tidak hanya belajar menyimpan uang, tetapi juga belajar merencanakan masa depan.

Di sinilah peran perbankan menjadi penting. Bank tidak hanya menyediakan tempat bagi masyarakat untuk menyimpan dan mengelola dana, tetapi juga memiliki ruang untuk ikut membangun pemahaman mengenai perilaku finansial yang sehat.

Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank NTB Syariah menempatkan dirinya dalam bagian penting dari gerakan tersebut.

Baca juga: Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah Adhi Susantio menegaskan bahwa HIM 2026 merupakan momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam membangun ekosistem keuangan di NTB.

“Bagi Bank NTB Syariah, Hari Indonesia Menabung bukan sekadar momentum seremonial, melainkan bagian dari gerakan bersama untuk membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan,” ungkap Adhi.

Menurutnya, Bank NTB Syariah ingin agar generasi muda tidak hanya mengenal aktivitas perbankan, tetapi memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan dengan bijak.

“Kami ingin generasi muda NTB menjadi generasi yang cerdas finansial—mampu mengelola keuangan dengan bijak dan sesuai prinsip syariah. Dari kebiasaan kecil menabung hari ini, kita melahirkan generasi mandiri yang siap menopang perekonomian daerah di masa depan,” tutupnya.

Komitmen tersebut memiliki relevansi dengan tantangan pembangunan sumber daya manusia NTB. Generasi muda yang memiliki kemampuan mengelola keuangan akan lebih siap menghadapi berbagai tahapan kehidupan ekonomi, mulai dari pendidikan, memasuki dunia kerja, membangun usaha hingga mengambil peran dalam perekonomian daerah.

Baca juga: Tak Sekedar Menyalurkan KUR, Bank NTB Syariah Bidik Ekosistem Ekonomi PMI hingga Eropa

Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Damayanti Putri pun menegaskan pentingnya membangun kecakapan tersebut.

“Anak-anak kita hari ini adalah generasi yang akan menentukan masa depan NTB. Karena itu, mereka tidak hanya harus cerdas secara akademik, tetapi juga harus memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan,” tegasnya.

Pernyataan itu sekaligus memperkuat pentingnya kolaborasi antara pemerintah, regulator, dunia pendidikan dan perbankan.

Bank NTB Syariah sebagai bagian dari ekosistem tersebut memiliki posisi strategis untuk ikut memperkenalkan budaya pengelolaan keuangan yang sehat dan sesuai prinsip syariah kepada masyarakat.

Dengan demikian, HIM 2026 tidak berhenti pada pesan untuk sekadar menyisihkan uang. Lebih jauh, gerakan ini membawa misi membangun pola pikir bahwa setiap keputusan keuangan hari ini memiliki konsekuensi terhadap masa depan.

Bagi NTB, generasi muda yang cerdas finansial merupakan aset jangka panjang. Mereka kelak akan menjadi pelaku usaha, pekerja, profesional dan penggerak ekonomi daerah.

Baca juga: Menyatukan Sains, Teknologi dan Keuangan Syariah, Bank NTB Syariah Jajaki Kemitraan Strategis dengan FMIPA UNRAM

Karena itu, ketika Bank NTB Syariah mendorong kebiasaan menabung sejak dini, yang dibangun sesungguhnya bukan hanya rekening atau simpanan. Yang sedang ditanam adalah budaya disiplin, perencanaan dan kemandirian finansial.

Dari kebiasaan kecil itulah diharapkan tumbuh generasi yang mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami prinsip syariah dan pada akhirnya ikut menopang pertumbuhan ekonomi NTB di masa depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan
Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah
Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja
Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia
Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok
Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB
Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS
Tak Sekedar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 04:30 WITA

Pemprov NTB Cari Jalan Keluar Krisis Air Bersih Gili

Rabu, 2 September 2026 - 17:30 WITA

Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 03:08 WITA

Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Terjual 50%, Pemprov NTB Genjot Infrastruktur dan Layanan Inklusif

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:19 WITA

Korban KMP Putri Yasmin Meninggal setelah Delapan Hari Dirawat, Keluarga Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 12:02 WITA

Hari Ketiga Pencarian KMP Putri Yasmin, Satu Penumpang Selamat, 4 Orang Masih Dicari

Jumat, 14 Agustus 2026 - 07:13 WITA

Wabup UNA Bersama Menhub dan Gubernur NTB Jenguk Korban KMP Putri Yasmin di RSUD Tripat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:07 WITA

Jelang Maulid, Disdag Lobar Intensifkan Sidak Harga dan Siapkan Pasar Murah Antisipasi Lonjakan Sembako

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:04 WITA

Setahun Lebih Rusak Parah Tanpa Perbaikan, Warga Terpaksa Melintas di Jembatan Bakong

Berita Terbaru