BIMA, Halontb.com — Peran perusahaan penyedia layanan publik di tengah masyarakat terus berkembang. Tidak cukup hanya memastikan kebutuhan utama masyarakat terpenuhi, tetapi juga diperlukan kemampuan membangun komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menjawab tantangan daerah.
Semangat itulah yang dibawa PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bima dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2026.
Jumat (4/9/2026), jajaran manajemen PLN UP3 Bima menyambangi Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima. Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi dengan pelanggan sekaligus membuka pembicaraan mengenai potensi sinergi yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Manajer PLN UP3 Bima bersama Assistant Manager Niaga dan Pemasaran serta Assistant Manager Transaksi Energi Listrik diterima Kepala DLH Kota Bima Syahrial Nuryadin.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Sejumlah hal dibicarakan, mulai dari aspek pelayanan kelistrikan hingga kebutuhan dan peluang kerja sama yang dapat dikembangkan bersama.
Salah satu isu yang mendapat perhatian adalah program pengelolaan sampah. PLN melihat terdapat ruang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama pemerintah daerah, tentunya dengan tetap mempertimbangkan mekanisme, ketentuan, serta kemampuan perusahaan.
“Momentum Hari Pelanggan Nasional ini kami manfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendengar kebutuhan pelanggan. PLN siap mendukung program pengelolaan sampah di Kota Bima, baik melalui skema kerja sama maupun dukungan bantuan sesuai dengan ketentuan dan kemampuan PLN,” ujar Manajer PLN UP3 Bima.
Bagi PLN, mendengar pelanggan merupakan bagian penting dari peningkatan kualitas pelayanan. Komunikasi yang terbuka memungkinkan perusahaan memahami kebutuhan secara langsung, sekaligus memberikan ruang untuk mencari solusi bersama.
Baca juga: Dari Keandalan Listrik hingga Kepedulian Sosial, PLN UP3 Sumbawa Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan ketika kebutuhan pelanggan bersinggungan dengan kepentingan publik yang lebih luas. Program lingkungan, misalnya, membutuhkan dukungan dan partisipasi banyak pihak agar dapat berjalan secara berkelanjutan.
Karena itu, sinergi PLN dengan DLH Kota Bima diharapkan tidak hanya menjadi pertemuan dalam rangka memperingati HPN. Komunikasi tersebut diharapkan berkembang menjadi pembahasan yang lebih konkret mengenai kebutuhan di lapangan serta bentuk dukungan yang memungkinkan untuk diwujudkan.
PLN menegaskan bahwa seluruh bentuk kerja sama tetap harus berjalan sesuai aturan dan kewenangan masing-masing. Prinsip tersebut menjadi penting agar setiap kolaborasi yang dibangun dapat memberikan manfaat sekaligus memiliki dasar pelaksanaan yang jelas.
Di tingkat wilayah, komitmen memperkuat hubungan dengan pelanggan juga menjadi perhatian PLN UIW NTB.
General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum bagi PLN untuk semakin dekat dengan pelanggan dan pemangku kepentingan.
“Kami ingin memastikan PLN tidak hanya hadir melalui layanan kelistrikan yang andal, tetapi juga hadir sebagai mitra yang terbuka untuk berkolaborasi dalam mendukung kebutuhan pembangunan daerah,” ujar Yondri.
Ia menegaskan, sinergi dengan DLH Kota Bima menjadi bagian dari komitmen PLN UIW NTB untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan lingkungan.
Pernyataan tersebut memperlihatkan arah pelayanan PLN yang tidak hanya bertumpu pada aspek teknis penyediaan energi listrik. Hubungan dengan pelanggan dibangun melalui komunikasi, koordinasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan daerah.
Bagi masyarakat, kualitas pelayanan tentu tetap sangat bergantung pada keandalan pasokan listrik. Namun di saat yang sama, kehadiran perusahaan di tengah lingkungan sosial juga dinilai dari kontribusinya terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.
Melalui pertemuan dengan DLH Kota Bima, PLN UP3 Bima berupaya mempertemukan dua kepentingan tersebut: menjaga kualitas pelayanan kelistrikan sekaligus membuka peluang kontribusi terhadap kebutuhan lingkungan.
HPN 2026 akhirnya menjadi lebih dari sekadar peringatan tahunan. Momentum tersebut dimanfaatkan PLN UP3 Bima untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan, mendengar kebutuhan secara langsung, dan memperluas ruang kolaborasi.
Dari Kota Bima, pesan itu disampaikan dengan sederhana: pelayanan publik yang baik membutuhkan keandalan, komunikasi, dan kemauan untuk berjalan bersama.
Dan bagi PLN, menjadi mitra daerah berarti hadir bukan hanya ketika listrik dibutuhkan, tetapi juga ketika kolaborasi dibutuhkan untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.








