Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia

- Wartawan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 07:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MATARAM, Halontb.com – Prestasi PT Bank NTB Syariah di tingkat regional kembali mengangkat nama Nusa Tenggara Barat dalam peta pengembangan literasi dan inklusi keuangan.

Bank NTB Syariah dinobatkan sebagai Bank Implementasi KEJAR Terbaik Kategori Bank Pembangunan Daerah (BPD) Wilayah Nusa Tenggara–Maluku–Papua Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diterima Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah, dalam acara penghargaan yang digelar di Bekasi, Jumat (28/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengakuan tersebut datang di tengah semakin kuatnya dorongan agar akses keuangan tidak hanya semakin luas, tetapi juga diikuti peningkatan pemahaman masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan.

Bagi Bank NTB Syariah, program KEJAR atau Satu Rekening Satu Pelajar menjadi salah satu ruang untuk menjalankan misi tersebut dari kelompok paling muda.

Pelajar dipilih bukan tanpa alasan. Mereka merupakan generasi yang dalam beberapa tahun mendatang akan memasuki dunia kerja, dunia usaha, dan menjadi bagian penting dari struktur ekonomi daerah.

Membangun kebiasaan menabung sejak sekolah berarti menyiapkan fondasi perilaku keuangan sebelum mereka menghadapi kebutuhan finansial yang lebih besar.

Karena itu, penghargaan KEJAR yang diterima Bank NTB Syariah memiliki arti lebih luas daripada sekadar pencapaian korporasi.

Ada pesan bahwa bank pembangunan daerah dapat mengambil peran langsung dalam membangun kebiasaan masyarakat, sekaligus memperluas akses terhadap layanan perbankan.

Ferry Ardiansyah menyebut penghargaan tersebut sebagai apresiasi yang sekaligus menjadi amanah bagi Bank NTB Syariah.

Menurut dia, implementasi KEJAR merupakan bagian dari upaya membangun budaya menabung, mengenalkan layanan keuangan sejak dini, dan menanamkan nilai pengelolaan keuangan yang bijak kepada generasi muda.

Pandangan tersebut sejalan dengan kebutuhan untuk membangun literasi keuangan secara berkelanjutan.

Sebab, akses tanpa literasi dapat menciptakan persoalan baru. Masyarakat membutuhkan bukan hanya kemampuan untuk mengakses layanan keuangan, tetapi juga pengetahuan untuk menggunakan layanan tersebut sesuai kebutuhan dan memahami konsekuensinya.

Di lingkungan pelajar, pendidikan keuangan dapat dimulai melalui kebiasaan sederhana. Menabung secara rutin, mengelola uang saku, menentukan prioritas kebutuhan, dan mengenal fungsi rekening merupakan bagian dari proses pembentukan perilaku tersebut.

Bank NTB Syariah berupaya menempatkan proses tersebut sebagai bagian dari pendekatan yang lebih luas.

“Kami ingin agar anak-anak di NTB tidak hanya memiliki rekening, tetapi juga memiliki pemahaman yang baik mengenai pentingnya menabung dan mengelola keuangan secara bertanggung jawab,” ujar Ferry.

Di sisi lain, keberhasilan program KEJAR membutuhkan dukungan ekosistem. Perbankan tidak dapat bekerja sendiri. Sekolah memiliki peran dalam edukasi, orang tua menjadi contoh dalam keluarga, sementara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya dapat memperkuat kebijakan serta kolaborasi.

Karena itu, Bank NTB Syariah menyatakan akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, satuan pendidikan, orang tua, dan seluruh pihak terkait.

Capaian tersebut sekaligus menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja kolektif insan Bank NTB Syariah bersama para mitra.

Ferry menyampaikan penghargaan itu didedikasikan kepada seluruh insan Bank NTB Syariah, pemerintah daerah, dunia pendidikan, orang tua, serta mitra yang selama ini bersama-sama mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di NTB.

Bagi Bank NTB Syariah, penghargaan ini bukan titik akhir.

Justru, pengakuan tersebut menjadi tantangan untuk menjaga konsistensi dan meningkatkan kualitas implementasi KEJAR ke depan.

Program Satu Rekening Satu Pelajar diharapkan semakin mampu mendekatkan perbankan kepada generasi muda sekaligus menanamkan kebiasaan finansial yang sehat sejak dini.

Pada akhirnya, ukuran keberhasilan program tersebut bukan hanya berapa banyak rekening yang tercatat, melainkan seberapa jauh kebiasaan menabung dan pemahaman finansial benar-benar tumbuh di tengah generasi muda.

Dari rekening pelajar yang mungkin dimulai dengan nominal kecil, terdapat sebuah proses pendidikan yang besar: belajar merencanakan, belajar disiplin, dan belajar bertanggung jawab terhadap keputusan keuangan.

Di situlah penghargaan KEJAR Bank NTB Syariah menemukan maknanya. Sebuah prestasi hari ini yang diarahkan untuk menyiapkan generasi yang lebih mandiri dan cerdas secara finansial pada masa depan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Danantara Dorong BUMN Utamakan Pelanggan, PLN Masuk Dua Besar Layanan Terbaik
Efek MotoGP Mandalika, Pelindo Catat Lonjakan Penumpang 40 Persen dan Kendaraan 32 Persen
Bukan Hanya Balapan, Keandalan Listrik PLN Jadi Penopang Citra Mandalika di Panggung Dunia
Mandalika Menuju Destinasi Wisata Berkelanjutan, PLN Hadirkan SPKLU Fast Charging Saat MotoGP 2026
Di Balik Gemuruh MotoGP Mandalika, Keandalan Listrik Jadi Penopang Penting Suksesnya Balapan
Raul Fernandez Tercepat di Free Practice MotoGP Mandalika, PLN Siaga Kawal Kelistrikan Sirkuit
Beasiswa Bank NTB Syariah untuk 15 Mahasiswa Unram Disiapkan Berkelanjutan, Seleksi dan Evaluasi Jadi Perhatian
Bank NTB Syariah dan PDAM Lombok Timur Buka Ruang Inovasi, Kemitraan Strategis Disiapkan untuk Jangka Panjang

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:00 WITA

Polisi Tetapkan Pimpinan Ponpes di Lombok Barat sebagai Tersangka Dugaan Pencabulan Santriwati

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:18 WITA

Dua Pria Diduga Pengedar Sabu Ditangkap di Gerung, 72,42 Gram Disita

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:22 WITA

Jelang MotoGP Mandalika, Polisi Patroli Jalur Logistik di Pelabuhan Lembar

Rabu, 23 September 2026 - 06:47 WITA

LPA Mataram Ungkap Dugaan Modus Kekerasan Seksual di Ponpes Lombok Tengah, Korban Diduga Bertambah

Jumat, 18 September 2026 - 11:42 WITA

Polda NTB Naikkan Kasus Dugaan Penyimpangan Anggaran PT Energi Selaparang ke Tahap Penyidikan

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Berita Terbaru