Tak Sekadar Menyalurkan Bantuan, Bank NTB Syariah Kawal Kebutuhan Warga Terdampak Kebakaran Sade

- Wartawan

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan sembako dan air bersih dari Bank NTB Syariah untuk warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade, bertempat di Posko Darurat Bencana BPBD Lombok Tengah.(Foto: Istimewa)

Penyerahan bantuan sembako dan air bersih dari Bank NTB Syariah untuk warga terdampak kebakaran Desa Adat Sade, bertempat di Posko Darurat Bencana BPBD Lombok Tengah.(Foto: Istimewa)

LOMBOK TENGAH, Halontb.com — Ketika bencana terjadi, kecepatan respons menjadi salah satu faktor penting dalam membantu masyarakat melewati masa darurat. Kebutuhan dasar yang sebelumnya tersedia secara normal dapat berubah menjadi persoalan mendesak hanya dalam hitungan waktu.

Kondisi tersebut turut menjadi perhatian Bank NTB Syariah menyusul musibah kebakaran yang terjadi di kawasan cagar budaya Desa Adat Sade, Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

Bank NTB Syariah merespons musibah tersebut dengan menyalurkan bantuan berupa pasokan air bersih dan paket sembako kepada masyarakat terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bantuan tersebut direalisasikan pada 23 Agustus 2026 dengan melibatkan jaringan operasional Bank NTB Syariah di wilayah setempat. Kantor Cabang (KC) Praya bersama Kantor Cabang Pembantu (KCP) Pujut berkoordinasi untuk memastikan bantuan dapat segera menjangkau warga yang membutuhkan.

Pola koordinasi melalui jaringan kantor terdekat tersebut menjadi bagian dari upaya Bank NTB Syariah mempercepat respons sosial ketika masyarakat di wilayah operasionalnya menghadapi bencana.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, mengatakan pihaknya menyampaikan duka mendalam kepada masyarakat yang terdampak.

“Kami atas nama manajemen dan seluruh insan Bank NTB Syariah menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa saudara-saudara kita di Desa Adat Sade,” kata Nazaruddin.

Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan paling mendasar yang diperlukan warga selama masa darurat.

“Sebagai bentuk kepedulian sosial dan keprihatinan kami, Bank NTB Syariah langsung bergerak menyalurkan bantuan pasokan air bersih serta paket sembako untuk meringankan beban kebutuhan pokok warga terdampak di pengungsian,” ujarnya.

Pilihan bantuan tersebut bukan tanpa alasan. Dalam kondisi pengungsian, akses terhadap air bersih berkaitan langsung dengan kebutuhan konsumsi sekaligus sanitasi. Sementara bahan pangan diperlukan untuk menjaga keberlangsungan konsumsi harian masyarakat yang terdampak.

Dengan demikian, bantuan yang disalurkan Bank NTB Syariah diarahkan untuk menjawab kebutuhan yang bersifat langsung dan mendesak.

Namun, penanganan pascabencana tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan awal. Setelah fase tanggap darurat, masyarakat membutuhkan dukungan dalam proses pemulihan kehidupan mereka.

Hal tersebut menjadi perhatian Bank NTB Syariah. Manajemen menyatakan akan terus memantau perkembangan kondisi masyarakat dan situasi kawasan Sade untuk melihat kebutuhan dukungan berikutnya.

Nazaruddin menekankan pentingnya sinergi dalam proses penanganan bencana.

“Kami terus bersinergi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah, serta tokoh masyarakat setempat agar penanganan darurat dan proses pemulihan kawasan Sade dapat berlangsung dengan baik,” katanya.

Sinergi tersebut dinilai penting karena penanganan bencana membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Pemerintah memiliki peran dalam penanganan kedaruratan dan pemulihan, sementara masyarakat serta berbagai unsur lainnya dapat memperkuat dukungan sesuai kapasitas masing-masing.

Bagi Bank NTB Syariah, keterlibatan dalam penanganan musibah juga menjadi bagian dari komitmen sosial perusahaan untuk hadir di tengah masyarakat.

Kehadiran tersebut tidak hanya diterjemahkan melalui aktivitas ekonomi dan layanan perbankan, tetapi juga melalui kepedulian ketika masyarakat menghadapi situasi sulit.

Kebakaran di Desa Adat Sade menjadi pengingat bahwa masyarakat membutuhkan dukungan bukan hanya ketika kondisi berjalan normal. Justru dalam situasi darurat, kepedulian dan kecepatan bantuan menjadi sangat berarti.

Bank NTB Syariah berharap pasokan air bersih dan paket sembako yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga selama berada dalam masa tanggap darurat.

Di sisi lain, perhatian terhadap kawasan Sade juga diharapkan terus berlanjut seiring proses pemulihan. Kawasan tersebut memiliki nilai sosial dan budaya yang penting sehingga pemulihannya membutuhkan perhatian bersama.

Melalui koordinasi KC Praya dan KCP Pujut, Bank NTB Syariah memastikan respons sosial tersebut dilakukan sedekat mungkin dengan masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan itu pada akhirnya bukan sekadar tentang air bersih atau paket sembako. Lebih jauh, langkah tersebut menjadi wujud kehadiran dan solidaritas ketika masyarakat sedang menghadapi masa sulit.

Bank NTB Syariah pun menegaskan komitmennya untuk tetap memantau perkembangan situasi di lapangan dan membuka ruang dukungan lanjutan sesuai kebutuhan masyarakat serta perkembangan proses pemulihan kawasan Desa Adat Sade.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB
Tak Sekadar Menyalurkan KUR, Bank NTB Syariah Bidik Ekosistem Ekonomi PMI hingga Eropa
Menyatukan Sains, Teknologi dan Keuangan Syariah, Bank NTB Syariah Jajaki Kemitraan Strategis dengan FMIPA UNRAM
KDKMP Jadi Penggerak Graduasi Kemiskinan Ekstrem di 40 Desa Berdaya Transformatif
PLN Siapkan 45 Ribu Personel Amankan Listrik HUT ke-81 RI, Pemulihan Gempa Flores Terus Dikebut
Jelang HUT ke-81 RI, PLN Perkuat Keandalan Listrik di Praya Lombok Tengah
Dari Labuhan Sangoro, PLN Terjemahkan Semangat Kemerdekaan Lewat Energi untuk Nelayan Sumbawa
Tarif Listrik Tidak Berubah Hingga September 2026, Komitmen Pemerintah dan PLN Hadirkan Energi Andal dengan Harga Terjangkau

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 23:33 WITA

Dari Mataram hingga Lombok Barat, Puma Jatanras Polda NTB Sisir Titik Rawan Malam Hari

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:14 WITA

Tekan Angka Kejahatan 3C dan Balap Liar, Tim URC Puma Ditreskrimum Polda NTB Gencarkan Patroli Strong Point

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:14 WITA

Jelang MotoGP 2026, Polda NTB Survei Lokasi Pos Pengamanan di Pelabuhan Lembar dan Gili Mas

Jumat, 14 Agustus 2026 - 00:39 WITA

Kick Off MotoGP Mandalika 2026: NTB Perkuat Sinergi, Infrastruktur dan Pariwisata

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Haniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:24 WITA

Harumkan Nama NTB, Tiga Siswa MAN Lombok Barat Raih Medali di Masmirah Championship 2026

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:10 WITA

RESMI! Ini Klasemen Akhir Perolehan Medali Porprov NTB 2026, Kota Mataram Hattrick Juara Umum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:11 WITA

KODRAT Lombok Barat Borong 3 Emas di Porprov NTB 2026, Lampaui Target Sebelumnya

Berita Terbaru