Bank NTB Syariah Perluas Jejaring Regional, Gandeng Maybank Perkuat Ekosistem Keuangan PMI

- Wartawan

Kamis, 10 September 2026 - 06:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia berfoto bersama usai penandatanganan MoU yang mencakup pembiayaan KUR PMI dan penguatan layanan remitansi lintas negara.

Jajaran Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia berfoto bersama usai penandatanganan MoU yang mencakup pembiayaan KUR PMI dan penguatan layanan remitansi lintas negara.

JAKARTA, HaloNTB.com – Bank pembangunan daerah tidak lagi hanya dituntut hadir untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat di dalam wilayahnya. Ketika mobilitas masyarakat semakin luas dan aktivitas ekonomi telah menembus batas negara, konektivitas dengan jaringan keuangan regional menjadi bagian penting dari pengembangan layanan perbankan.

Arah tersebut mulai ditempuh PT Bank NTB Syariah melalui kemitraan strategis dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

Kedua institusi tersebut menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) di Jakarta, Rabu (9/9). Kerja sama ini antara lain diarahkan untuk memperkuat layanan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat bagi Pekerja Migran Indonesia (KUR PMI), khususnya masyarakat asal Nusa Tenggara Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: Dari Lapangan Bulu Tangkis ke Kolaborasi Pendidikan, Bank NTB Syariah Perluas Campus Partnership

Penandatanganan dilakukan Direktur Pembiayaan Bank NTB Syariah Agus Suhendro bersama Golfina Kusmarningrum selaku Head of Financial Institution Group dan R. B. Raditya Yudhanegara selaku Head of Sharia Global Banking dari Maybank Indonesia.

Kemitraan tersebut menjadi penting karena NTB memiliki basis PMI yang cukup besar. Data penempatan PMI tahun 2024 yang disampaikan Bank NTB Syariah menempatkan NTB sebagai provinsi asal PMI terbanyak keempat secara nasional, berada setelah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Kondisi tersebut menciptakan kebutuhan layanan keuangan yang tidak sederhana.

PMI membutuhkan akses pembiayaan sebelum keberangkatan. Setelah berada di luar negeri, mereka membutuhkan fasilitas transaksi yang dapat menghubungkan aktivitas keuangan mereka dengan keluarga di tanah air. Pada saat yang sama, keluarga yang berada di NTB membutuhkan akses untuk menerima kiriman dana secara mudah dan aman.

Karena itu, Bank NTB Syariah memandang penguatan ekosistem keuangan PMI harus dilakukan secara lebih menyeluruh.

Baca juga: Dari Kebiasaan Menabung, Bank NTB Syariah Bidik Fondasi Ekonomi Generasi Masa Depan NTB

Agus Suhendro mengatakan, kerja sama dengan Maybank merupakan langkah strategis untuk memperluas akses layanan keuangan yang aman, inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat NTB.

“Posisi ini menunjukkan besarnya potensi dan peran strategis NTB dalam ekosistem Pekerja Migran Indonesia. Oleh karena itu, Bank NTB Syariah berkomitmen untuk menghadirkan dukungan layanan keuangan yang semakin komprehensif bagi PMI,” ujar Agus.

Salah satu ruang yang dibuka melalui MoU tersebut adalah pemanfaatan kapabilitas jaringan regional serta layanan correspondent banking Malayan Banking Berhad atau Maybank Group.

Keberadaan jaringan tersebut memberikan ruang bagi penguatan konektivitas layanan keuangan lintas negara, terutama untuk kebutuhan remitansi.

Transaksi pengiriman uang dari luar negeri ke Indonesia atau inward remittance maupun pengiriman uang dari Indonesia ke luar negeri atau outward remittance diharapkan dapat dilakukan dengan akses yang semakin mudah.

Dukungan konektivitas sistem pembayaran serta solusi digital juga menjadi bagian dari arah kerja sama tersebut.

Baca juga: Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia

Dengan pendekatan ini, Bank NTB Syariah tidak semata-mata menempatkan PMI sebagai nasabah pembiayaan, tetapi sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang membutuhkan rangkaian layanan perbankan dari hulu hingga hilir.

Pembiayaan menjadi kebutuhan pada tahap awal. Setelah itu muncul kebutuhan transaksi, remitansi, pengelolaan dana, hingga kemungkinan pemanfaatan produk perbankan lainnya.

Di sinilah kerja sama dengan lembaga perbankan yang memiliki jaringan regional menjadi relevan bagi pengembangan layanan Bank NTB Syariah.

Agus menegaskan, ruang kerja sama yang disepakati juga berpotensi berkembang ke produk dan layanan perbankan syariah lainnya.

“MoU ini tidak hanya berfokus pada pembiayaan KUR PMI dan kemudahan layanan remitansi lintas negara, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas untuk menjajaki kerja sama produk dan layanan perbankan syariah lainnya pada masa mendatang,” katanya.

Baca juga: Tak Sekedar Menyalurkan KUR, Bank NTB Syariah Bidik Ekosistem Ekonomi PMI hingga Eropa

Bagi Bank NTB Syariah, kemitraan ini menjadi bagian dari langkah memperluas kapasitas layanan sekaligus merespons perubahan pola aktivitas ekonomi masyarakat NTB.

Sementara bagi PMI, penguatan konektivitas perbankan diharapkan memberikan manfaat sejak sebelum keberangkatan hingga ketika mereka menjalankan aktivitas ekonomi di luar negeri.

Pada akhirnya, kemitraan Bank NTB Syariah dan Maybank Indonesia diarahkan untuk membangun layanan keuangan yang lebih terintegrasi bagi PMI dan keluarganya.

Langkah tersebut juga diharapkan berkontribusi terhadap pemberdayaan finansial masyarakat serta memperkuat hubungan antara pendapatan PMI di luar negeri dengan aktivitas ekonomi keluarga dan daerah di Nusa Tenggara Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menanti Air Mengalir Lebih Andal, PT Duta Abadi Tuntaskan Proyek Strategis SPAM Semongkat Sumbawa
Ketika Listrik Menyalakan Harapan, Dua Keluarga di Nijang Kini Nikmati Terang
500 Personel Disiapkan, PLN Bangun Benteng Kelistrikan Hadapi MotoGP Mandalika 2026
Bukan Sekadar Ruang Monitor, Centralized Command Center PLN NTB Disiapkan Jadi Otak Koordinasi Kelistrikan
Saat Dunia Menatap Mandalika, PLN Pastikan Energi NTB Siap Menopang MotoGP 2026
Bukan Sekadar Seremoni Harpelnas, PLN UP3 Selaparang Bawa Semangat Mendengar Pelanggan ke Kopang
Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan
Dari Lapangan Bulu Tangkis ke Kolaborasi Pendidikan, Bank NTB Syariah Perluas Campus Partnership

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Senin, 14 September 2026 - 09:31 WITA

Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara

Sabtu, 12 September 2026 - 05:40 WITA

Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

Jumat, 11 September 2026 - 14:24 WITA

Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 03:58 WITA

Kasus Aborsi Ilegal di NTB, Izin Praktik Dokter Dicabut dan Rumah Sakit Kena Sanksi

Rabu, 9 September 2026 - 16:57 WITA

Kejari Mataram Terima Pengembalian Uang Pengganti Rp452 Juta dari Kasus Korupsi Pokir DPRD Lombok Barat

Berita Terbaru

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal (tengah) berfoto bersama jajaran usai menerima tiga apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Apresiasi tersebut meliputi bidang perumahan, pendidikan, dan pengelolaan sampah.(Foto: Istimewa)

Pemerintahan

NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Mulai Berdampak

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:00 WITA