HALO NTB — LOMBOK BARAT, Kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Lembar, Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat, kian memanas. Pada Kamis (1/10/2026), Muhammad Sa’i resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa setelah menyerahkan seluruh kelengkapan berkas administrasi kepada Panitia Pilkades setempat.
Muhammad Sa’i merupakan calon kedua yang mendaftar secara resmi, menyusul Ismail yang lebih dahulu mendaftar sebelumnya. Setelah melalui proses verifikasi ketat oleh panitia, berkas Muhammad Sa’i dinyatakan lengkap dan ia diterima secara resmi sebagai peserta Pilkades Desa Lembar.
Baca juga: 11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sosok yang dikenal sebagai pensiunan dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Giri Menang ini membawa visi utama berupa perubahan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Lembar. Dengan pengalaman kerja selama lebih dari 29 tahun di sektor utilitas publik, Sa’i bertekad mengakhiri stagnasi pembangunan yang dirasakan warga selama tiga dekade terakhir.
“Yang mendorong saya maju adalah karena dalam sekian tahun perjalanan desa ini, posisinya seperti begitu-begitu saja. Saya sudah purna tugas dari PDAM, dan saya bersedia mencalonkan diri untuk mengubah tatanan desa ini,” ujar Muhammad Sa’i kepada awak media usai pendaftaran.
Dalam visinya, Sa’i menargetkan perubahan menyeluruh, baik dari aspek infrastruktur fisik maupun pemberdayaan informal dan nonformal masyarakat. Ia menyadari bahwa tantangan terbesar di Desa Lembar, khususnya terkait infrastruktur jalan, seringkali terkendala kewenangan wilayah.
Baca juga: Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan
Sebagai contoh, ia menyoroti kondisi jalan di kawasan pemukiman yang merupakan kewenangan Provinsi Nusa Tenggara Barat. Sai berencana memanfaatkan jaringan relasi dan pengalamannya untuk menjembatani aspirasi desa ke tingkat provinsi agar perbaikan infrastruktur dapat segera terealisasi.
“Karena ini kewenangan provinsi, tantangannya adalah bagaimana kita punya relasi ke atas. Kita akan usahakan agar jalan-jalan yang rusak atau perlu peningkatan bisa ditangani, karena itu aset bersama,” jelasnya.
Baca juga: Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan
Muhammad Sa’i bukanlah orang baru dalam dunia pelayanan publik. Selama hampir tiga dekade berkarier di PDAM Giri Menang, ia telah bertugas di berbagai wilayah strategis, mulai dari Lembar, Mataram, Gerung, hingga menangani unit armada. Spesialisasinya di bidang transmisi air memberikannya pemahaman teknis yang kuat mengenai manajemen infrastruktur dasar.
“Saya di PDAM sudah 29 tahun lebih. Saya sudah keliling, mulai dari Lembar, Mataram, Gerung, sampai urusan armada. Pengalaman di bidang transmisi ini semoga bisa saya aplikasikan untuk membangun desa,” tambahnya.
Dengan masuknya Muhammad Sa’i sebagai kandidat kedua, dinamika Pilkades Desa Lembar diprediksi akan semakin kompetitif. Masyarakat kini menunggu langkah-langkah kampanye dan program konkret lainnya dari para calon untuk menentukan pemimpin desa mereka lima tahun ke depan.









