Tiga Besar Calon Sekda Lombok Barat Segera Dipanggil Wabup UNA

- Wartawan

Rabu, 30 September 2026 - 10:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), memberikan keterangan kepada sejumlah awak media seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Lombok Barat, Selasa (29/9/2026).(Foto: Halo NTB/Taufik).

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), memberikan keterangan kepada sejumlah awak media seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Lombok Barat, Selasa (29/9/2026).(Foto: Halo NTB/Taufik).

HALONTB.com — LOMBOK BARAT, Proses seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Barat memasuki tahapan lanjutan setelah Panitia Seleksi (Pansel) menetapkan tiga peserta terbaik hasil Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.

Ketiga peserta tersebut selanjutnya akan mengikuti wawancara langsung dengan Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha. Wawancara itu menjadi bagian dari proses pertimbangan sebelum satu nama ditetapkan sebagai Sekda definitif.

Baca juga: 11 Hari Menuju MotoGP Mandalika 2026, PLN Mulai ‘Stress Test’ Peralatan Kelistrikan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nurul Adha memastikan ketiga peserta akan berhadapan langsung dengannya untuk mengikuti tahapan wawancara.

“Tiga nama itu pasti berhadapan dengan saya,” kata Nurul Adha kepada wartawan seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Lombok Barat, Selasa (29/9/2026).

Menurut UNA sapaan akrabnya, proses seleksi yang dilakukan Pansel sebelumnya berjalan tanpa intervensi dari dirinya. Tiga peserta yang lolos merupakan hasil penilaian Pansel berdasarkan asesmen dan tahapan seleksi yang telah dilalui seluruh peserta.

Namun, dalam wawancara nanti, UNA akan menggali lebih jauh kapasitas masing-masing calon. Kompetensi, kemampuan berkomunikasi serta kecakapan dalam membangun harmonisasi di lingkungan pemerintahan menjadi sejumlah aspek yang akan diperhatikan.

“Pertama kompetensinya, kemudian kemampuan komunikasi, mengharmonisasikan semua. Karena Lombok Barat ini rumah besar milik kita bersama, tempat kita bernaung bersama. Jadi, banyak yang harus kita ayomi, kita harmonisasikan. Itu yang paling utama,” ujarnya.

Baca juga: Harga Semen di Lombok Barat Tembus Rp85 Ribu, Disdag Soroti Kelangkaan Pasokan

Selain kompetensi, integritas juga menjadi perhatian UNA. Ia menilai Sekda memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, termasuk membantu kepala daerah memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bagi UNA, seorang Sekda harus mampu memberikan masukan kepada kepala daerah apabila terdapat kebijakan yang berpotensi keliru atau bertentangan dengan aturan.

“Saya sudah bilang sama teman-teman kepala OPD, ketaatan pada pemimpin itu batasannya adalah tidak boleh taat ketika pemimpin mengajak salah. Selama itu kebaikan, taat. Tetapi, jika saya jadi pemimpin mengajak salah, maka boleh tidak taat, bahkan harus diluruskan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Barat, Lalu Ivan Indaryadi menekankan pentingnya profesionalisme dalam proses pemilihan Sekda. Menurutnya, seluruh peserta yang mengikuti seleksi merupakan putra-putra terbaik sehingga penentuan harus didasarkan pada kemampuan dan kapasitas masing-masing.

“Semuanya yang daftar itu putra-putra terbaik. Harus profesional. Dia harus profesional,” katanya.

Baca juga: Kabar Baik, Pemkab Lobar Naikkan Kesejahteraan 1.448 PPPK Paruh Waktu, Ini Besarannya

DPRD, lanjutnya, tidak ingin berpihak kepada salah satu calon. Pihak legislatif akan melihat bagaimana sosok Sekda terpilih nantinya membangun komunikasi dan hubungan kerja dengan DPRD.

“Enggak ada kita mau berpihak ke mana-mana. Kita hanya menunggu, kita lihat ya seperti apa nantinya, komunikasinya seperti apa ke legislatif ini. Kita lihat nanti,” ujar Lalu Ivan.

Ia menilai kemampuan memahami tata kelola pemerintahan menjadi salah satu hal penting yang harus dimiliki seorang Sekda. Selain itu, pola komunikasi dengan berbagai pihak juga perlu menjadi perhatian.

“Kuncinya yang penting dia bisa memahami pemerintahan itu, tata kelola pemerintahan itu seperti apa. Yang kedua, dia bisa memahami pola komunikasi itu harus seperti apa dan bagaimana,” katanya.

Menurut Lalu Ivan, Sekda memiliki posisi penting dalam menjaga hubungan antara eksekutif dan legislatif. Karena itu, pejabat yang menduduki posisi tersebut diharapkan mampu membantu menciptakan komunikasi dan harmonisasi antarlembaga.

“Sekda itu adalah panglima kepala daerah, yang bisa harmonisasi legislatif dan eksekutif,” ujarnya.

Baca juga: ASDP Lembar–Kayangan Perkuat Kepatuhan dan Akurasi Manifest Angkutan Penyeberangan

Pansel secara resmi menetapkan tiga peserta terbaik dalam Selter JPT Pratama calon Sekda Lombok Barat Tahun 2026. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 14/PANSEL-JPTP/IX/2026 berdasarkan Berita Acara Penetapan Hasil Akhir Nomor 12/BA/PANSEL-JPTP/2026 tertanggal 29 September 2026.

Adapun tiga nama yang ditetapkan Pansel, berdasarkan urutan alfabetis, yakni

• Arief Suryawirawan, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pemkab Lombok Barat
• Damayanti Widyaningrum, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Pemkab Lombok Barat
• Fauzan Husniadi, Asisten Administrasi Umum Pemkab Lombok Barat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar
Sepanjang 2026, Satpol PP Lombok Barat Tertibkan Lebih dari 500 Rombong PKL
NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Mulai Berdampak
DPRD-Pemprov NTB Sepakati Perubahan APBD 2026, Belanja Tembus Rp6,05 Triliun di Tengah Tekanan Fiskal
PPK UIN Mataram Tegaskan Proyek Laboratorium Kedokteran Tetap Berjalan, “Tidak Ada Subkon”
Kapolda NTB Terima Audiensi Dirut PT TCN Gili Trawangan
Dugaan Pelecehan Informasi Publik, AMI Diduga Ditolak dan Diberi Nomor Koordinator Security oleh Kadis PUPRPKP NTB
Senator NTB Ustaz Farabi: P3K Masalah Nasional, DPD RI Kawal Penyelesaian Beban Fiskal Daerah

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 13:27 WITA

Regulasi Baru Kemenag Terbit, MAN Lombok Barat Perkuat Pembatasan HP Siswa

Rabu, 23 September 2026 - 09:19 WITA

Komisi I DPRD Lobar Apresiasi Kenaikan Penghasilan Guru PPPK Paruh Waktu, Pemkab Siapkan Rp11 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 05:50 WITA

MAN Lombok Barat Terobos Batas Apresiasi: Ketua dan Wakil Ketua OSIS Terpilih Raih Beasiswa Komite

Senin, 21 September 2026 - 20:19 WITA

Estafet Kepemimpinan ORSIMA MAN Lobar Berlanjut, Kepala Madrasah Tekankan Inovasi dan Aksi Nyata

Sabtu, 19 September 2026 - 08:58 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Pesta Demokrasi, Tiga Paslon Berebut Amanah Pimpin ORSIMA

Kamis, 17 September 2026 - 05:17 WITA

Sumbangan Dipatok Rp150 Ribu Dipersoalkan Wali Murid, SMAN 1 Narmada Tegaskan Tak Ada Paksaan

Selasa, 15 September 2026 - 12:33 WITA

Guru MAN Lombok Barat Didorong Adaptif, UNRAM Dampingi Implementasi CEFR dalam Pembelajaran Bahasa Inggris

Senin, 14 September 2026 - 00:43 WITA

Dua Siswa MAN Lombok Barat Melaju ke OMI Tingkat Provinsi 2026

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha (UNA), memberikan keterangan kepada sejumlah awak media seusai menghadiri rapat paripurna di DPRD Lombok Barat, Selasa (29/9/2026).(Foto: Halo NTB/Taufik).

Pemerintahan

Tiga Besar Calon Sekda Lombok Barat Segera Dipanggil Wabup UNA

Rabu, 30 Sep 2026 - 10:12 WITA