Dari Lapangan Bulu Tangkis ke Kolaborasi Pendidikan, Bank NTB Syariah Perluas Campus Partnership

- Wartawan

Senin, 7 September 2026 - 06:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah pertandingan RIMO Badminton Cup 2026 berlangsung meriah, mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi di NTB.

Sejumlah pertandingan RIMO Badminton Cup 2026 berlangsung meriah, mempertemukan peserta dari berbagai perguruan tinggi di NTB.

MATARAM, HaloNTB.com – Ada agenda yang lebih besar di balik penyelenggaraan RIMO Badminton Cup 2026. Bank NTB Syariah tidak sekadar menggelar kompetisi bulu tangkis antarperguruan tinggi, tetapi menjadikan momentum tersebut sebagai pintu masuk untuk memperkuat hubungan dengan lingkungan akademik di Nusa Tenggara Barat.

Enam perguruan tinggi ambil bagian dalam kejuaraan yang berlangsung pada September 2026 tersebut. Pertandingan dibagi dalam dua kategori, yakni antar-mahasiswa serta antar-dosen dan karyawan perguruan tinggi.

Keterlibatan berbagai unsur civitas akademika membuat RIMO Badminton Cup memiliki ruang interaksi yang lebih luas. Perguruan tinggi tidak hanya hadir sebagai institusi yang mengirimkan atlet mahasiswa, tetapi juga membawa dosen dan karyawan ke dalam sebuah forum bersama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

RIMO Badminton Cup 2026 dibuka oleh Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah. Hadir pula Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd., Rektor Universitas Bumigora Mataram Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D., serta jajaran Bank NTB Syariah dan perwakilan perguruan tinggi.

Bagi Bank NTB Syariah, pilihan olahraga sebagai medium membangun hubungan bukan tanpa alasan. Pertandingan menghadirkan interaksi yang lebih informal, tetapi sekaligus membawa nilai yang dekat dengan budaya organisasi, seperti disiplin, integritas, kerja sama dan sportivitas.

Ferry Ardiansyah menegaskan bahwa RIMO Badminton Cup diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi.

“Semoga dari kegiatan ini lahir semangat kebersamaan, sportivitas, dan kolaborasi yang lebih kuat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil pertandingan bukan satu-satunya hal yang penting dalam kegiatan tersebut.

“Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjadikan kompetisi ini sebagai sarana membangun persahabatan dan memperkuat sinergi,” tambahnya.

Pesan tersebut sejalan dengan arah Campus Partnership yang sedang dibangun Bank NTB Syariah dengan perguruan tinggi di NTB.

Campus Partnership membuka ruang kerja sama yang jauh lebih luas dibandingkan kegiatan olahraga. Perguruan tinggi dapat menjadi mitra dalam pengembangan literasi dan inklusi keuangan, digitalisasi transaksi, kewirausahaan mahasiswa, edukasi perbankan syariah hingga berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

Kebutuhan tersebut memiliki kaitan erat dengan kehidupan mahasiswa. Generasi muda tidak hanya membutuhkan pendidikan akademik, tetapi juga pemahaman mengenai pengelolaan keuangan, pemanfaatan layanan keuangan digital, kewirausahaan dan berbagai aspek ekonomi yang akan mereka hadapi setelah memasuki dunia kerja.

Karena itu, hubungan antara bank dan perguruan tinggi dapat dikembangkan menjadi ekosistem yang saling mendukung. Kampus memiliki mahasiswa, tenaga pendidik, pengetahuan dan berbagai kegiatan akademik, sementara lembaga perbankan memiliki pengalaman serta layanan yang dapat dikenalkan secara edukatif kepada civitas akademika.

Rektor Universitas Mataram Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd. menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai kegiatan olahraga antarkampus dapat menjadi agenda yang memperkuat hubungan antarperguruan tinggi.

“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan yang memperkuat silaturahmi antarkampus di NTB,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Bumigora Mataram Prof. Dr. Ir. Anthony Anggrawan, M.T., Ph.D. menekankan pentingnya hubungan antara perguruan tinggi dan dunia usaha terus diperkuat.

Menurutnya, kolaborasi tidak harus selalu berlangsung dalam forum akademik formal. Kegiatan olahraga juga dapat menjadi sarana mempertemukan berbagai pihak dan membangun komunikasi yang lebih dekat.

“Semoga kegiatan ini terus berkembang, pesertanya semakin banyak, dan menjadi agenda bersama perguruan tinggi di NTB,” tuturnya.

Dari perspektif yang lebih luas, RIMO Badminton Cup dapat dilihat sebagai bagian dari upaya membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan. Ketika komunikasi antarinstitusi terbangun, peluang kerja sama dalam bidang lain menjadi semakin terbuka.

Hal tersebut menjadi penting bagi Bank NTB Syariah sebagai bank daerah yang memiliki hubungan erat dengan berbagai unsur pembangunan di NTB. Perguruan tinggi merupakan salah satu ekosistem strategis karena dari lingkungan akademik inilah lahir calon-calon profesional, pelaku usaha dan pemimpin masa depan daerah.

Karena itu, Campus Partnership tidak hanya dapat dimaknai sebagai kerja sama institusional. Di dalamnya terdapat ruang untuk memperkenalkan layanan keuangan, membangun pemahaman ekonomi syariah dan mendorong keterampilan kewirausahaan generasi muda.

RIMO Badminton Cup 2026 menjadi momentum awal yang dikemas melalui olahraga. Enam perguruan tinggi dipertemukan, mahasiswa diberi ruang berkompetisi, sementara dosen dan karyawan memperoleh kesempatan membangun relasi dengan civitas akademika kampus lain.

Ke depan, keberlanjutan kegiatan dan perluasan jumlah peserta akan menjadi faktor penting untuk melihat sejauh mana ruang kolaborasi tersebut dapat berkembang.

Namun satu hal telah dimulai: hubungan antara Bank NTB Syariah dan perguruan tinggi tidak hanya dibangun di ruang pertemuan formal. Kali ini, hubungan tersebut dimulai dari lapangan bulu tangkis dengan semangat kompetisi yang sehat, silaturahmi dan membuka pintu bagi kolaborasi yang lebih luas.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menanti Air Mengalir Lebih Andal, PT Duta Abadi Tuntaskan Proyek Strategis SPAM Semongkat Sumbawa
Ketika Listrik Menyalakan Harapan, Dua Keluarga di Nijang Kini Nikmati Terang
500 Personel Disiapkan, PLN Bangun Benteng Kelistrikan Hadapi MotoGP Mandalika 2026
Bukan Sekadar Ruang Monitor, Centralized Command Center PLN NTB Disiapkan Jadi Otak Koordinasi Kelistrikan
Saat Dunia Menatap Mandalika, PLN Pastikan Energi NTB Siap Menopang MotoGP 2026
Bank NTB Syariah Perluas Jejaring Regional, Gandeng Maybank Perkuat Ekosistem Keuangan PMI
Bukan Sekadar Seremoni Harpelnas, PLN UP3 Selaparang Bawa Semangat Mendengar Pelanggan ke Kopang
Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:26 WITA

Lapas Lombok Barat Gandeng TNI-Polri dan BNN, Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

Rabu, 16 September 2026 - 08:53 WITA

Polisi Buru Penyebar Video Hoaks Pembakaran Dapur MBG di Lombok Tengah

Senin, 14 September 2026 - 15:49 WITA

Bunuh Ibu Kandung dan Bakar Jasad di Sekotong, Bara Divonis 20 Tahun Penjara

Senin, 14 September 2026 - 09:31 WITA

Laka Lantas Turun 15 Persen, Polres Lombok Barat Perketat Penindakan dan Edukasi Pengendara

Sabtu, 12 September 2026 - 05:40 WITA

Polres Lombok Barat Amankan Pemuda Bawa Sajam dan 29 Motor Diduga untuk Balap Liar

Jumat, 11 September 2026 - 14:24 WITA

Ditresnarkoba Polda NTB Bongkar Jaringan Narkoba Karang Bagu, Belasan Terduga Pelaku dan Barang Bukti Sabu Diamankan

Jumat, 11 September 2026 - 03:58 WITA

Kasus Aborsi Ilegal di NTB, Izin Praktik Dokter Dicabut dan Rumah Sakit Kena Sanksi

Rabu, 9 September 2026 - 16:57 WITA

Kejari Mataram Terima Pengembalian Uang Pengganti Rp452 Juta dari Kasus Korupsi Pokir DPRD Lombok Barat

Berita Terbaru

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal (tengah) berfoto bersama jajaran usai menerima tiga apresiasi dari Kementerian Dalam Negeri di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Apresiasi tersebut meliputi bidang perumahan, pendidikan, dan pengelolaan sampah.(Foto: Istimewa)

Pemerintahan

NTB Raih Tiga Apresiasi Kemendagri, Kebijakan Publik Mulai Berdampak

Jumat, 18 Sep 2026 - 12:00 WITA