Ribuan Jamaah Tumpah Ruah di Alun-Alun Giri Menang, Muhasabah Akbar Bersama UAS Getarkan Lobar

- Wartawan

Sabtu, 12 September 2026 - 23:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto udara memperlihatkan ribuan jamaah yang tumpah ruah memadati lapangan Alun-Alun Giri Menang, Lombok Barat, dalam acara Muhasabah Akbar bersama Ustadz Abdul Somad, Sabtu malam (12/9/2026).

Foto udara memperlihatkan ribuan jamaah yang tumpah ruah memadati lapangan Alun-Alun Giri Menang, Lombok Barat, dalam acara Muhasabah Akbar bersama Ustadz Abdul Somad, Sabtu malam (12/9/2026).

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Ribuan jamaah memadati Alun-Alun Giri Menang Park, Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (12/9/2026) malam. Mereka menghadiri Tabligh Akbar bertajuk “Muhasabah Akbar untuk Lombok Barat Lebih Berkah” yang menghadirkan penceramah kondang Ustaz Abdul Somad (UAS).

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya kawasan alun-alun sejak sebelum acara berlangsung. Jamaah dari berbagai kalangan memenuhi area kegiatan untuk mengikuti tausiah, doa, sekaligus momentum introspeksi bersama.

Baca juga: Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Lombok Barat Nurul Adha (UNA), jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, para ulama dan tuan guru, serta tokoh masyarakat.

Kehadiran UAS di Lombok Barat merupakan bagian dari rangkaian safari dakwah selama empat hari di Nusa Tenggara Barat. Agenda tersebut mencakup sejumlah daerah, mulai dari Sumbawa, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Timur hingga Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Bagi Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Muhasabah Akbar tersebut tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komitmen pembangunan daerah.

Wabup UNA mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat untuk bangkit, keluar dari berbagai persoalan, dan terus melakukan perbaikan.

“Alhamdulillah, malam hari ini memang titik kita bersama-sama untuk bangkit, keluar dari permasalahan. Mudah-mudahan di Lombok Barat tidak ada yang terulang kembali dan terus terjadi perbaikan-perbaikan,” ujar UNA.

Baca juga: Pemprov NTB dan DPRD Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Ia juga mengajak seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan jajaran pemerintah daerah menerjemahkan pesan-pesan UAS ke dalam kerja nyata, terutama dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Menurut UNA, muhasabah tidak hanya ditujukan kepada masyarakat, tetapi juga kepada pemimpin, legislatif dan eksekutif. Ia menegaskan, komitmen kepada masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan, bukan sebatas kata-kata.

“Tadi muhasabahnya menukik sekali. Kita sama-sama muhasabah dan sama-sama memberikan yang terbaik untuk masyarakat. Tidak boleh hanya di mulut saja, di kata-kata saja,” tegasnya kepada media saat ditemui usai acara.

Dalam sambutannya, UNA juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran UAS serta kepada pihak penyelenggara, MIM Foundation dan Bank Dinar, yang telah menghadirkan dai tersebut di tengah masyarakat Lombok Barat.

Baca juga: Wabup UNA Minta OPD Terbuka soal Program dan Anggaran: Jangan Pelit Informasi, Jangan Anti Kritik

Ia berharap Muhasabah Akbar menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara ulama, umara, dan masyarakat, sekaligus mendorong seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat bersama-sama membangun Lombok Barat yang lebih baik, maju dan religius.

Ustadz Abdul Somad (UAS) saat memberikan ceramah dalam acara Muhasabah Akbar untuk Lombok Barat Lebih Berkah di Alun-Alun Giri Menang Park.

Memasuki tausiah, UAS menyampaikan pesan cukup tegas mengenai amanah dan tanggung jawab para pemimpin. Ia menyinggung bangunan Kantor Bupati Lombok Barat yang menurutnya memiliki kemegahan seperti Gedung Putih di Washington DC.

UAS kemudian berharap para pejabat yang berada di dalamnya merupakan orang-orang yang amanah serta takut kepada Allah SWT dalam menjalankan tugas pemerintahan.

“Mudah-mudahan orang yang berada di dalam kantor ini adalah orang-orang yang amanah,” kata UAS yang langsung disambut seruan “Amin” dari ribuan jamaah.

Menurut UAS, tanggung jawab seorang pemimpin jauh lebih besar karena setiap kebijakan dan keputusan yang diambil menyangkut kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban, sekecil apa pun perbuatan yang dilakukan.

Baca juga: Lantik Pj Sekda Lobar, Wabup UNA Minta ASN Tak Sekadar Patuh kepada Pimpinan

Ia mengingatkan para pemegang kekuasaan agar tidak melupakan hak-hak dasar masyarakat. Dalam tausiyahnya, UAS merangkum lima hak rakyat yang harus menjadi perhatian pemerintah.

Pertama, masyarakat berhak mendapatkan jalan yang layak. Kedua, memperoleh pendidikan yang terjangkau, bahkan gratis. Ketiga, mendapatkan lapangan pekerjaan, termasuk kesempatan yang besar bagi masyarakat lokal ketika investasi masuk.

Keempat, masyarakat harus mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau. Kelima, masyarakat juga berhak memperoleh kenyamanan dalam menjalankan ibadah.

UAS menegaskan, pemenuhan hak-hak tersebut harus diberikan secara adil tanpa membedakan agama maupun suku. Ia mengaitkannya dengan prinsip negara Pancasila dan amanat keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Rakyat ini tidak minta macam-macam,” ujar UAS saat menyampaikan pesan tersebut di hadapan jamaah.

Tak hanya mengingatkan pemerintah, UAS juga mengajak seluruh jamaah melakukan muhasabah secara menyeluruh. Menurutnya, introspeksi harus dilakukan oleh semua pihak, mulai dari ustaz, orang tua, suami, istri, generasi muda hingga anak-anak.

“Semua mesti dimuhasabah. Ustaznya dimuhasabah, bapaknya sudah muhasabah, istri sudah muhasabah, anak muda sudah muhasabah,” tuturnya.

Baca juga: Jelang Pilkades 2026, Asisten I Lobar: Konsistensi Bekerja adalah Kampanye Terbaik Incumbent

UAS kemudian memberikan perhatian khusus kepada para pemimpin dan pejabat publik yang memiliki kewenangan dalam menentukan kebijakan. Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus digunakan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa kekuasaan bersifat sementara. Karena itu, para pejabat tidak boleh terlena dengan kedudukan dan harus senantiasa mengingat tanggung jawab moral serta keagamaan yang melekat pada jabatan tersebut.

Pesan tersebut menjadi salah satu inti Muhasabah Akbar di Giri Menang Park. Ribuan jamaah diajak tidak hanya mendengarkan tausiah, tetapi juga menjadikan momentum tersebut sebagai bahan evaluasi diri dan memperbaiki kehidupan masing-masing.

Di sisi lain, pemerintah daerah diingatkan untuk memastikan berbagai kebutuhan dasar masyarakat benar-benar mendapat perhatian. Pesan UAS tersebut sekaligus menjadi pengingat agar pembangunan tidak hanya diukur dari capaian fisik, tetapi juga dari kualitas pelayanan yang dirasakan langsung masyarakat.

Momentum tersebut diharapkan memperkuat sinergi antara ulama, pemerintah dan masyarakat dalam membangun Lombok Barat yang lebih baik, religius, adil dan sejahtera.

Dengan ribuan jamaah yang hadir, Muhasabah Akbar bersama UAS di Giri Menang Park bukan hanya menjadi perhelatan dakwah, tetapi juga ruang refleksi publik mengenai pentingnya amanah, pelayanan dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat serta pemerintahan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda NTB Hadirkan Solusi Cepat Krisis Air Gili Trawangan, Distribusi Kembali Normal
Kiai dan Penghulu Desa Ajak Ciptakan Ruang Keagamaan yang Ramah Anak
Lapas Lobar Dorong Ketahanan Pangan Lewat Panen Raya Padi 1,3 Hektare, Libatkan Warga Binaan
Pemprov NTB Cari Jalan Keluar Krisis Air Bersih Gili
Warga Labuapi Tolak Pembangunan Akses Jalan Perumahan, Petani Persoalkan Pemindahan Saluran Irigasi
Tiket MotoGP Mandalika 2026 Sudah Terjual 50%, Pemprov NTB Genjot Infrastruktur dan Layanan Inklusif
Korban KMP Putri Yasmin Meninggal setelah Delapan Hari Dirawat, Keluarga Pertanyakan Tanggung Jawab Perusahaan
Hari Ketiga Pencarian KMP Putri Yasmin, Satu Penumpang Selamat, 4 Orang Masih Dicari

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 07:16 WITA

Sisihkan 24 Sekolah, MAN Lombok Barat Juara FUTSALSIX 2026 Lewat Laga Dramatis

Sabtu, 12 September 2026 - 14:18 WITA

Bimtek Kurikulum Berbasis Cinta, MAN Lombok Barat Dorong Guru Jadi Penggerak Transformasi Pembelajaran

Sabtu, 12 September 2026 - 07:19 WITA

BGN Hentikan Operasional SPPG di Lombok Tengah Usai 352 Siswa Diduga Keracunan MBG

Senin, 7 September 2026 - 06:22 WITA

MAN Lombok Barat Jadi Tuan Rumah Pembukaan OMI 2026, 755 Siswa Berkompetisi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:17 WITA

MAN Lombok Barat Gelar Maulid Nabi dan Tasyakkuran Milad, Teguhkan Semangat Meneladani Rasulullah

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 00:34 WITA

Dikbud Lobar Klarifikasi Temuan BPK soal Dana BOS, Sebut Pengembalian Sudah Capai 60 Persen

Minggu, 16 Agustus 2026 - 00:38 WITA

BPK Ungkap Modus Pinjam Nama di 11 Sekolah Lombok Barat, Temukan Imbalan dan Kelebihan Bayar Rp1,4 Miliar

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:15 WITA

Perkuat Toleransi di NTB, PMB LP2M UIN Mataram Gelar Moderation Connect Ke-3

Berita Terbaru