45 Hari di Sembalun Lawang, Mahasiswa UNW Mataram Ciptakan Warisan Berharga bagi Masyarakat dan Lingkungan

- Wartawan

Senin, 11 November 2024 - 16:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa KKN UNW Mataram berpose bersama di Desa Sembalun Lawang, setelah menyelesaikan program pengabdian yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi desa. (Foto: istimewa)

Mahasiswa KKN UNW Mataram berpose bersama di Desa Sembalun Lawang, setelah menyelesaikan program pengabdian yang berfokus pada pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi desa. (Foto: istimewa)

Halontb.com –  Dalam rentang waktu 45 hari, mahasiswa Universitas Nahdlatul Wathan (UNW) Mataram melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, mencurahkan dedikasi dan upaya terbaiknya untuk Desa Sembalun Lawang. Terletak di bawah kaki Gunung Rinjani yang megah, desa ini menjadi tempat bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Senin, 11 November 2024, mereka resmi ditarik, meninggalkan desa dengan kontribusi yang tak terlupakan.

Mahasiswa KKN UNW Mataram mengangkat potensi desa dengan memanfaatkan komoditas lokal. Salah satu inisiatif unggulan mereka adalah produksi Chili Oil dan Cabai Bubuk, yang berbasis pada cabai besar hasil pertanian Sembalun. Produk-produk ini diharapkan dapat memperkenalkan Sembalun Lawang ke pasar yang lebih luas, sekaligus memberikan nilai tambah pada perekonomian desa. Produk olahan cabai ini bahkan mendapat respons positif dari masyarakat yang optimis terhadap peluang pemasaran yang terbuka ke depannya.

Pengabdian mahasiswa ini juga merambah dunia pendidikan. Setiap pagi, mereka mengajar di SDN 02 Sembalun Lawang dan dua pondok pesantren setempat. Mereka membangun kedekatan dengan para siswa, mengajarkan berbagai mata pelajaran, serta memberikan dorongan semangat belajar yang tinggi. Pada sore dan malam hari, mereka mengabdikan waktu untuk mengajar anak-anak TPQ, berperan dalam membentuk generasi muda desa yang memiliki kecintaan pada ilmu agama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, mahasiswa KKN turut aktif dalam kegiatan sosial dan lingkungan. Mereka bergotong-royong membersihkan lingkungan, melakukan penanaman 3.000 bibit pohon di jalur trekking Gunung Rinjani sebagai upaya pelestarian lingkungan, hingga membangun gapura desa yang kini menjadi simbol kebanggaan warga. Kegiatan posyandu yang mereka dukung juga menjadi upaya berharga dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama ibu dan anak.

Dalam acara penarikan mahasiswa yang berlangsung di Kantor Desa Sembalun Lawang, Dosen Pembimbing Lapangan, Muhammad Rajabul Gufron, M.A., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas pencapaian para mahasiswa. “KKN adalah pengabdian nyata yang diharapkan dapat memberikan dampak positif di masyarakat. Semua pengalaman ini adalah bekal yang berharga dalam perjalanan mereka sebagai akademisi dan calon pemimpin masa depan,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga
DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna
12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat
NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat
Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh
Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:58 WITA

Dicecar Puluhan Pertanyaan KPK Selama Dua Jam, Wabup UNA: Syukurnya Tak Pernah Dilibatkan Proyek

Kamis, 13 Agustus 2026 - 04:03 WITA

Wabup UNA dan Sejumlah Pejabat Lombok Barat Diperiksa KPK Terkait Kasus OTT Bupati LAZ

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:40 WITA

Polres Lombok Barat Perketat Penertiban Knalpot Brong Jelang HUT RI ke-81: Edukasi dan Penindakan Jadi Prioritas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Heboh Isu Penculikan Anak di Sekotong Ternyata Curas, Korban Dijebak Modus Bantuan Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:24 WITA

Tiga Anggota DPRD NTB Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Siluman

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Polresta Mataram Gelar 44 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WITA

Polresta Mataram Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Berita Terbaru