KMP Putri Yasmin Terbakar, Direktur RSUD Tripat Turun Langsung Pantau Penanganan Korban

- Wartawan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, dr. H. Suriyadi, Sp.An. (tengah), didampingi jajaran manajemen rumah sakit, meninjau langsung penanganan korban kebakaran KMP Putri Yasmin di ruang IGD RSUD Tripat, Rabu (12/8).(Foto: Istimewa)

Direktur RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, dr. H. Suriyadi, Sp.An. (tengah), didampingi jajaran manajemen rumah sakit, meninjau langsung penanganan korban kebakaran KMP Putri Yasmin di ruang IGD RSUD Tripat, Rabu (12/8).(Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Direktur RSUD Patut Patuh Patju (Tripat) Gerung, dr. H. Suriyadi, Sp.An., turun langsung memantau penanganan korban kebakaran Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang dievakuasi ke rumah sakit, Rabu pagi.

Didampingi Wakil Direktur Pelayanan dr. H. Kaspan, Sp.OG., serta Kepala Bidang Pelayanan Medis drg. I Nyoman Adnyana Putra, Suriyadi meninjau langsung pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh korban memperoleh penanganan medis secara cepat, tepat, dan optimal.

KMP Putri Yasmin dilaporkan terbakar di perairan Selat Lombok pada Rabu sekitar pukul 06.30 WITA. Insiden tersebut memicu proses evakuasi terhadap para penumpang dan awak kapal yang terdampak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca juga: SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Setibanya korban di fasilitas kesehatan, tim medis RSUD Tripat langsung melakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai kondisi masing-masing pasien. Direktur rumah sakit meminta seluruh tenaga medis meningkatkan kewaspadaan mengingat sebagian korban disebut sempat berada cukup lama di tengah laut.

Suriyadi secara khusus mengingatkan tim medis untuk mengantisipasi kondisi hipotermia atau penurunan suhu tubuh akibat paparan air laut dalam waktu lama. Selain itu, kondisi umum pasien, termasuk asupan makanan dan minuman, diminta terus dipantau untuk mencegah terjadinya penurunan kondisi kesehatan.

“Penanganan harus dilakukan sebaik-baiknya. Kondisi pasien harus terus dipantau, terutama makan minum karena sebelumnya cukup lama berada di laut,” ujar Suriyadi saat memberikan arahan kepada tim medis, Rabu (12/8).

Baca juga: Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selain memastikan pelayanan di IGD berjalan maksimal, pihak rumah sakit juga menyiapkan langkah antisipasi apabila terdapat korban yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Kesiapan ruang Intensive Care Unit (ICU) turut menjadi perhatian untuk menghadapi kemungkinan adanya pasien dengan kondisi kritis.

RSUD Tripat Gerung juga mengerahkan tim medis dan ambulans ke pelabuhan untuk membantu proses evakuasi dan memberikan pertolongan medis awal terhadap korban.

“Kami juga kirim tim medis dan ambulans ke pelabuhan untuk membantu evakuasi korban,” kata Suriyadi.

Baca juga: Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari respons cepat RSUD Tripat dalam menghadapi kondisi darurat akibat insiden kebakaran KMP Putri Yasmin.

Pihak rumah sakit memastikan proses penanganan korban terus dilakukan secara terkoordinasi dengan unsur terkait. Komunikasi dengan keluarga korban juga menjadi bagian penting dalam proses pelayanan dan penyampaian perkembangan kondisi pasien.

Dengan pemantauan langsung jajaran manajemen rumah sakit serta pengerahan tenaga medis dan ambulans, RSUD Tripat berupaya memastikan seluruh korban mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai kebutuhan medis masing-masing hingga kondisi mereka dinyatakan stabil.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Iwan Slenk Tegaskan Gubernur NTB Tak Terkait Unsur Gratifikasi, Desakan Pemanggilan Dinilai Prematur
Jelang Ramadan, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Siagakan Ratusan Personel
Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”
Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru
Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global
Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional
Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran
Publik Diminta Tak Risaukan Kembalinya Dwifungsi ABRI, Rachmat Hidayat: Revisi UU TNI Sama Sekali Tak Memberi Celah

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:50 WITA

Jalur Administratif Buntu, DPRD dan Pemkab Lobar Tempuh Jalur Politik ke DPR RI Perjuangkan Nasib 31 Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:45 WITA

NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Berita Terbaru