Naik Drastis! Jumlah Kendaraan di Pelabuhan Lembar Melonjak Hingga 40 Persen

- Wartawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager Pelindo Cabang Lembar, Kunto Wibisono. (Foto istimewa)

General Manager Pelindo Cabang Lembar, Kunto Wibisono. (Foto istimewa)

Lombok Barat Halontb.com — Kinerja operasional Pelabuhan Lembar, Nusa Tenggara Barat (NTB), menunjukkan tren pertumbuhan positif selama periode libur panjang yang dihitung sejak H-15 hingga H+7. PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Cabang Lembar mencatat peningkatan pada arus penumpang serta lonjakan signifikan pada sektor kendaraan logistik.

General Manager Pelindo Cabang Lembar, Kunto Wibisono, mengungkapkan jumlah penumpang yang dilayani mencapai 28.211 orang atau meningkat sekitar 3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 27.262 orang.

“Tren kenaikan penumpang mencapai 3 persen dengan total 28.211 orang hingga H+7. Ini didukung oleh 77 unit kapal yang beroperasi, meningkat sekitar 5 persen dibanding tahun sebelumnya,” ujarnya, Senin (30/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan tersebut meliputi rute utama jarak jauh, yakni lintasan Lembar–Surabaya dan Lembar–Banyuwangi melalui Pelabuhan Gili Mas. Dari total pergerakan tersebut, arus keberangkatan dari Lombok menuju Pulau Jawa tercatat lebih dominan.

Peningkatan jumlah penumpang dipengaruhi oleh momentum libur panjang yang bertepatan dengan Hari Raya Nyepi, sehingga memperpanjang masa liburan. Selain itu, mobilitas mahasiswa yang menempuh pendidikan di Pulau Jawa turut menjadi faktor pendorong.

“Libur panjang membuat pergerakan masyarakat lebih fleksibel, terutama mahasiswa yang pulang atau kembali ke daerah asal,” jelasnya.

Di sisi lain, pertumbuhan paling signifikan terjadi pada arus kendaraan yang melonjak hingga 40 persen. Pelindo mencatat total kendaraan yang melintas mencapai 22.656 unit, naik drastis dari 16.207 unit pada tahun sebelumnya.

Kendaraan tersebut mencakup seluruh jenis, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, hingga truk logistik berbobot besar.

“Kenaikan ini sangat signifikan, terutama dari kendaraan pengangkut logistik yang menjadi tulang punggung distribusi barang,” katanya.

Pelindo mengidentifikasi dua faktor utama di balik lonjakan tersebut. Pertama, meningkatnya kebutuhan pasokan logistik ke wilayah NTB yang terus tumbuh dari tahun ke tahun. Kedua, adanya pengalihan arus kendaraan dari jalur penyeberangan Gilimanuk–Ketapang yang mengalami kepadatan.

“Sebagian kendaraan memilih jalur alternatif melalui Lembar dan Gili Mas untuk menghindari antrean panjang di Gilimanuk–Ketapang. Ini turut menyumbang peningkatan arus kendaraan di sini,” ungkapnya.

Dari sisi distribusi, jalur Gili Mas–Banyuwangi menjadi favorit kendaraan logistik dengan estimasi porsi sekitar 60 persen, sedangkan sisanya melalui jalur menuju Surabaya yang lebih didominasi penumpang.

Jenis logistik yang masuk ke NTB didominasi oleh bahan kebutuhan pokok (sembako), termasuk tren baru berupa distribusi minyak goreng dalam kemasan yang mulai menggantikan pola distribusi curah.

Selain itu, material bangunan juga turut masuk meski dalam jumlah terbatas. Namun, Pelindo mencatat arus balik kendaraan masih belum optimal karena minimnya muatan ekspor dari daerah.

“Sebagian besar kendaraan yang kembali dari Lombok masih kosong. Muatan balik masih didominasi hasil pertanian dan belum seimbang dengan volume barang masuk,” jelasnya.

Selama periode angkutan libur, operasional pelabuhan berlangsung lancar tanpa kendala berarti. Pelindo memastikan tidak terjadi kemacetan berkat dukungan buffer area dan ruang tunggu kendaraan yang memadai di Pelabuhan Lembar maupun Gili Mas.

Namun demikian, keterbatasan kapasitas Terminal Kedaro di Pelabuhan Lembar menjadi tantangan tersendiri dalam pelayanan penumpang. Saat ini, terminal tersebut hanya mampu menampung sekitar 200 orang, jauh di bawah kapasitas Terminal Gili Mas yang mencapai sekitar 1.500 orang.

Untuk mengantisipasi lonjakan, Pelindo menyediakan fasilitas tambahan berupa tenda penumpang bekerja sama dengan instansi terkait.

Ke depan, Pelindo merencanakan revitalisasi Terminal Kedaro dengan target peningkatan kapasitas hingga 500–600 penumpang melalui skema pembangunan multi-years.

“Revitalisasi ini penting agar pelayanan penumpang lebih optimal, mengingat kapasitas kapal yang melayani rute langsung bisa mencapai 400 orang,” pungkasnya.

Dengan tren pertumbuhan yang terus meningkat, Pelabuhan Lembar dan Gili Mas diproyeksikan semakin memperkuat perannya sebagai simpul strategis transportasi dan distribusi logistik di kawasan Nusa Tenggara Barat.

Facebook Comments Box

Editor : Reza

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

Transformasi Digital PLN UIW NTB Kian Nyata, Pendampingan PLN Mobile di SPKLU Selong Tingkatkan Kenyamanan Pelanggan Kendaraan Listrik
Kepedulian yang Menguatkan Masa Depan, PLN UIW NTB Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Anak Panti Asuhan sebagai Wujud Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan
Listrik Andal Jadi Kunci Sukses Sport Tourism NTB, PLN UIW NTB Kawal Pocari Run Mandalika 2026 Tanpa Gangguan
PLN UIW NTB Hadirkan Energi Kepedulian, Srikandi PLN Bangun Mimpi Anak-Anak Panti Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan Perempuan
Standar Pengamanan Objek Vital Nasional Makin Kuat, PLN UIW NTB Raih Gold Medal dan Pertegas Komitmen Jaga Keandalan Listrik
Edukasi Jadi Kunci Keandalan Listrik, PLN UIW NTB Perkuat Budaya Keselamatan Kelistrikan di Tengah Masyarakat Bima
Puluhan Personel Siaga 24 Jam, PLN UIW NTB Buktikan Profesionalisme Mengawal Agenda Presiden di Lombok
Keandalan Infrastruktur Kelistrikan PLN UIW NTB Kembali Teruji, Pengamanan Berlapis Disiapkan Demi Kelancaran Kunjungan Presiden di Bendungan Meninting

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 14:55 WITA

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Lombok Barat Nonaktif

Minggu, 26 Juli 2026 - 23:53 WITA

KPK Dalami Aliran Uang dan Cawe-Cawe Proyek, Semua Kadis di Lombok Barat Berpotensi Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 - 07:08 WITA

Profil dan Harta Kekayaan Bupati Nonaktif Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:18 WITA

KPK Geledah Dua Rumah Pribadi Bupati Nonaktif Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:52 WITA

KPK Segel Dua Mobil di Rumah Dinas Bupati Lombok Barat

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:22 WITA

KPK Geledah Kantor Bupati, Rumah Dinas, hingga Dinas PUPRPKP Lombok Barat

Rabu, 22 Juli 2026 - 07:19 WITA

Akun Daily LAZ Menghilang Usai Bupati Lobar Jadi Tersangka KPK, KNPI NTB Minta Aliran Dana Kerja Sama Diusut

Senin, 20 Juli 2026 - 13:30 WITA

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK Usai Nobar Final Piala Dunia, Ruang Kerja Disegel

Berita Terbaru