Empat Koperasi Merah Putih Terima Modal Usaha, Bank NTB Syariah Dorong UMKM NTB

- Wartawan

Senin, 15 Desember 2025 - 04:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akad pembiayaan Koperasi Merah Putih ditandatangani dalam rangkaian pembukaan Rapat Kerja Bank NTB Syariah 2025 yang digelar di Kantor Pusat Bank NTB Syariah. (Dok. Bank NTB Syariah)

Akad pembiayaan Koperasi Merah Putih ditandatangani dalam rangkaian pembukaan Rapat Kerja Bank NTB Syariah 2025 yang digelar di Kantor Pusat Bank NTB Syariah. (Dok. Bank NTB Syariah)

Halontb.com – Empat koperasi yang bergerak di sektor ekonomi kerakyatan di Nusa Tenggara Barat memperoleh tambahan modal usaha melalui pembiayaan yang disalurkan oleh Bank NTB Syariah. Pembiayaan ini diharapkan mampu memperkuat permodalan koperasi sekaligus meningkatkan perputaran ekonomi masyarakat.

Pembiayaan tersebut diberikan kepada Koperasi Desa Merah Putih Ranjok, Koperasi Desa Merah Putih Jembatan Kembar, Koperasi Kelurahan Merah Putih Ampenan Utara, dan Koperasi Desa Bilelando, dengan skema akad murabahah untuk pengadaan barang dagang berupa sembako.

Penandatanganan akad pembiayaan dilakukan secara serentak pada pembukaan Rapat Kerja Bank NTB Syariah yang mengusung tema “Back On Track Menuju Jalan Berkah Bermakna”, bertempat di Auditorium Raudhah Lantai 6 Kantor Pusat Bank NTB Syariah. Acara ini dibuka dan disaksikan langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga koperasi menerima pembiayaan dari Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya dengan total nilai Rp75 juta, sedangkan satu koperasi lainnya memperoleh pembiayaan sebesar Rp10 juta yang disalurkan melalui Bank NTB Syariah Kantor Cabang Pembantu Mujur. Jangka waktu pembiayaan ditetapkan selama 24 bulan.

Akad pembiayaan ditandatangani oleh Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya Irfan Firmansyah dan Sub Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Pembantu Mujur Edwin Satria, bersama perwakilan masing-masing koperasi.

Direktur Utama Bank NTB Syariah Nazaruddin menegaskan bahwa pembiayaan koperasi merah putih merupakan bagian dari tanggung jawab sosial bank terhadap masyarakat.

“Penandatanganan empat pembiayaan koperasi merah putih hari ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa setiap langkah yang kami ambil harus membawa dampak ganda. Kami ingin Bank NTB Syariah menjadi institusi yang mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus nilai sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan kinerja Bank NTB Syariah harus dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Filosofi kami adalah Berkah untuk kita, Bermakna untuk mereka. Keberkahan yang kami raih dari kinerja Bank harus bermakna nyata dalam membantu masyarakat, khususnya melalui pembiayaan kepada koperasi dan UMKM, agar mereka dapat bangkit dan maju bersama kami.”

Melalui pembiayaan ini, Bank NTB Syariah berharap koperasi dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat struktur keuangan, dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi daerah. Hal ini sejalan dengan agenda Raker Bank NTB Syariah yang berlangsung pada 11–12 Desember 2025, yang membahas strategi penguatan bisnis syariah dan kontribusi sosial-ekonomi di NTB.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hari Pelanggan Nasional, ASDP Lembar Sapa Penumpang Lewat Aksi Sosial dan Perkuat Layanan
Dari Layanan Listrik hingga Kepedulian Lingkungan, PLN UP3 Bima Tegaskan Diri sebagai Mitra Daerah
Diklat Advokasi Nasional SP PLN di NTB, Perkuat Garda Terdepan Perlindungan Hak Pekerja
Dari Kebiasaan Menabung, Bank NTB Syariah Bidik Fondasi Ekonomi Generasi Masa Depan NTB
Dari NTB untuk Generasi Masa Depan, Bank NTB Syariah Sabet Penghargaan KEJAR Terbaik di Kawasan Timur Indonesia
Dari Hotel ke Destinasi Wisata, Kolaborasi PLN-Lombok Garden Hotel Bangun Ekosistem EV di Pulau Lombok
Bank NTB Syariah dan UNIZAR Satukan Kekuatan, Kolaborasi Pendidikan hingga Pengabdian untuk Kemajuan NTB
Gilimanuk Jadi Titik Awal Revolusi Energi Surya, Bali Disiapkan Punya 1.000 MWp PLTS

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 02:10 WITA

4 Saksi Absen, KPK Jadwalkan Kembali Pemanggilan dalam Kasus Bupati Lobar Nonaktif

Senin, 7 September 2026 - 23:48 WITA

Kejati Periksa Anak Eks Gubernur NTB dalam Kasus Kredit Bank NTB Syariah Rp 11 Miliar

Senin, 7 September 2026 - 13:30 WITA

Giliran Ketua KPU Lombok Barat Dipanggil KPK dalam Penyidikan Kasus Bupati Nonaktif LAZ

Minggu, 6 September 2026 - 05:31 WITA

Polda NTB Olah TKP Kematian 3 Penambang di Lantung Sumbawa, Penyebab Masih Diselidiki

Sabtu, 5 September 2026 - 06:42 WITA

Kades Labuan Tereng Kecam Dugaan Pengeroyokan Ketua KNPI Lobar, Desak Polisi Ungkap Pelaku

Rabu, 2 September 2026 - 01:12 WITA

KPK Periksa Direktur Operasional PT AMGM Terkait Dugaan Korupsi yang Menjerat Mantan Bupati Lombok Barat

Selasa, 1 September 2026 - 09:35 WITA

Kasus Djembank Mataram Masuki Babak Baru, Berkas Tersangka Pendorong Korban Koma Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:27 WITA

Ngaku Pejabat Polda NTB, Pria 29 Tahun Tipu Pengusaha Lewat Modus Donasi Korban Kebakaran Sade

Berita Terbaru