Effendi Simbolon Menuduh Ketua DPD RI Tanpa Data, Muliansyah: Emang Dia Siapa? 

- Wartawan

Jumat, 1 Juli 2022 - 07:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua DPP KNPI, Muliansyah Abdurrahman Ways (MAW)

Foto : Ketua DPP KNPI, Muliansyah Abdurrahman Ways (MAW)

Halontb.com – Tokoh Muda dan juga Ketua DPP KNPI Muliansyah Abdurrahman kembali menyikapi sindiran Politisi PDI Perjuangan (PDIP) Effendi Simbolon terkait langkah Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti yang selama ini banyak menggunakan fasilitas bahkan institusi DPD RI untuk memperjuangkan kepentingan politiknya sendiri, Jumat (01/08/2022).                                          

Menurut Muliansyah dalam sindiran politisi PDI Perjuangan itu terlalu tendensius dan tak memiliki data alias ngomong tanpa data. Ini menunjukan bahwa kualitas Effendi tak mumpuni sebagai seorang anggota DPR RI.

“Saya pikir Bung Effendi Simbolon harus berargumen dengan data sebagai anggota DPR RI, jangan sekedar main nuduh tanpa data yang akurat, akhirnya argumen yang diungkapkan oleh Effendi bisa jadi bumerang bagi lembaga legislatif yang punya integritas,” tegas Muliansyah, 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan kepada seluruh media agar Politisi PDI Perjuangan ini bisa sadar dan memiliki akal sehat, apalagi sebagai wakil rakyat harus lebih banyak bersama rakyat, bukan ngomong saja tanpa ada dasar.

“Ya memang itulah Effendi Simbolon selalu mengkritisi tanpa data, apalagi menuduh seorang Ketua DPD RI yang benar – benar gesit peduli terhadap nurani rakyat, bahkan sosok La Nyalla benar – benar diimpikan banyak orang untuk menjadi solusi kepada rakyat Indonesia, ” terang Muliansyah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Iwan Slenk Tegaskan Gubernur NTB Tak Terkait Unsur Gratifikasi, Desakan Pemanggilan Dinilai Prematur
Jelang Ramadan, PLN Perkuat Sistem Kelistrikan Sumbawa dan Siagakan Ratusan Personel
Vonis 8 Tahun untuk Rosiady, Penasihat Hukum: “Tidak Ada Satu Rupiah Pun Uang Negara Keluar”
Gibran ke Lombok Tengah: Sambangi Pesantren, Nikmati Makan Siang Bareng Santri dan Tuan Guru
Ketua Liga NWDI: Indonesia Jangan Bungkam, Saatnya Prabowo Pimpin Gerakan Perdamaian Global
Swasembada Pangan Prioritas Pembangunan Nasional
Disangka Sarang Narkoba, Wisma NTB Justru Tunjukkan Keteladanan: Kooperatif, Transparan, dan Bebas dari Pelanggaran
Publik Diminta Tak Risaukan Kembalinya Dwifungsi ABRI, Rachmat Hidayat: Revisi UU TNI Sama Sekali Tak Memberi Celah

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:49 WITA

Tiga Oknum Polisi di NTB Ditangkap Dugaan Kasus Narkoba, Berasal dari Polda NTB, Polres Lobar dan Bima Kota

Selasa, 11 Agustus 2026 - 06:57 WITA

Tender Kampus 3 UIN Mataram Disorot, Dugaan Pengaturan Pemenang dan Deal-dealan Proyek Rp7,8 Miliar Mencuat

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:43 WITA

Heboh Isu Penculikan Anak di Sekotong Ternyata Curas, Korban Dijebak Modus Bantuan Sembako

Kamis, 6 Agustus 2026 - 00:24 WITA

Tiga Anggota DPRD NTB Divonis Bebas dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Siluman

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:41 WITA

Polresta Mataram Gelar 44 Adegan Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi Unram

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:44 WITA

Polresta Mataram Ringkus Terduga Pembunuh Mahasiswi Unram Saat Hendak Kabur ke Malaysia

Selasa, 28 Juli 2026 - 05:24 WITA

Penyidik KPK Angkut Dua Mobil Mewah Bupati Non-Aktif Lombok Barat dari Rumah Dinas

Senin, 27 Juli 2026 - 14:55 WITA

KPK Periksa 13 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Bupati Lombok Barat Nonaktif

Berita Terbaru