MATARAM Halontb.com — Sebanyak 393 jemaah haji yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 asal Kota Mataram dijadwalkan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Senin (4/5) dini hari. Kloter ini menjadi rombongan utuh kedua dari Kota Mataram setelah sebelumnya Kloter 5.
Kepala Bidang Fasilitasi Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj NTB, Ali Sahbana, menyampaikan bahwa seluruh persiapan keberangkatan telah rampung dan jemaah dalam kondisi siap diberangkatkan.
“Kloter 10 merupakan kloter utuh kedua dari Kota Mataram dengan total 393 jemaah,” ujarnya dalam keterangan resminya, Minggu (3/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari total jemaah tersebut, sebanyak 86 orang merupakan lanjut usia (lansia) berusia 65 tahun ke atas, sementara 307 lainnya merupakan jemaah non-lansia.
Jemaah tertua dalam kloter ini tercatat atas nama Siti Aisyah Adam Abdullah, berusia 83 tahun. Sementara jemaah termuda adalah Lauza Izzatillah, berusia 21 tahun.
Para jemaah telah masuk ke asrama haji pada Minggu (3/5) pagi dan dijadwalkan take off pada pukul 04.50 Wita. Proses pemberangkatan dimulai sejak tengah malam di embarkasi Lombok.
Dalam proses akhir keberangkatan, satu orang jemaah dilaporkan tidak dapat diberangkatkan karena kondisi kesehatan yang tidak memenuhi syarat istitaah (kemampuan fisik untuk berhaji). Jemaah tersebut harus dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Ali Sahbana menjelaskan, sistem penggantian jemaah telah disiapkan untuk mengantisipasi kondisi tersebut agar tidak terjadi kursi kosong (open seat) dalam penerbangan.
“Kami memiliki mekanisme penggantian dari jemaah yang sebelumnya tertunda karena sakit. Jika sudah pulih, mereka akan dimasukkan ke kloter berikutnya,” jelasnya.
Dengan sistem tersebut, kursi jemaah yang kosong dapat langsung diisi oleh jemaah lain yang telah dinyatakan layak terbang.
Sementara itu, perkembangan jemaah dari kloter sebelumnya juga berjalan lancar. Kloter 9 dilaporkan telah tiba di Madinah dengan kondisi seluruh jemaah dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, jemaah kloter sebelumnya sudah sampai di Madinah dan dalam kondisi baik,” kata Ali.
Rencananya, pelepasan Kloter 10 akan dihadiri oleh Wali Kota Mataram bersama jajaran pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan terhadap kelancaran penyelenggaraan ibadah haji.
Pemerintah berharap seluruh proses pemberangkatan berjalan lancar hingga seluruh kloter dari Nusa Tenggara Barat dapat diberangkatkan sesuai jadwal.
Penyelenggaraan haji tahun ini juga terus dioptimalkan melalui koordinasi lintas sektor, guna memastikan pelayanan terbaik bagi jemaah, mulai dari tahap keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Editor : Reza
Sumber Berita : Taufik Nagata











