MATARAM,Halontb.com – Pemerintah terus memperkuat layanan air minum di daerah melalui proyek strategis. Salah satunya melalui Proyek Optimalisasi SPAM Semongkat Kabupaten Sumbawa yang resmi memasuki tahap kontrak pada Senin (20/04/2026). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Nusa Tenggara Barat sebagai bagian dari program nasional peningkatan akses air minum layak.
Dalam penandatanganan tersebut, PT Duta Abadi ditetapkan sebagai pemenang paket pekerjaan fisik dengan nilai kontrak sebesar Rp19,3 miliar. Sementara untuk paket konsultan supervisi dipercayakan kepada PT Rancang Semestanusantara KSO PT Prajna Adhi Cakra.
Proyek ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam menjawab kebutuhan air bersih masyarakat Sumbawa yang terus meningkat. Paket pekerjaan mencakup rehabilitasi Instalasi Pengolahan Air (IPA) berkapasitas 3 x 50 liter per detik, yang ditargetkan mampu melayani lebih dari 12.000 sambungan rumah (SR).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan kapasitas tersebut, SPAM Semongkat diharapkan tidak hanya meningkatkan cakupan layanan, tetapi juga memperbaiki kualitas dan kontinuitas distribusi air minum bagi masyarakat. Rehabilitasi ini mencakup peningkatan sistem pengolahan, efisiensi operasional, serta penguatan infrastruktur pendukung agar layanan lebih stabil dan berkelanjutan.
Kepala BPBPK NTB, Dades Prinandes, menyampaikan bahwa proyek ini merupakan bagian dari arahan strategis Direktorat Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum. Ia menekankan pentingnya integritas pelaksanaan proyek.
“Seluruh pihak harus berkomitmen melaksanakan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, dengan menjunjung tinggi prinsip mutu, waktu, dan biaya. Ini menyangkut pelayanan dasar masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan proyek air minum tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh sinergi antar pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, penyedia jasa, hingga operator daerah seperti Perumdam menjadi kunci agar hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat.
Kegiatan penandatanganan kontrak ini turut dihadiri oleh Direktorat Air Minum Ditjen Cipta Karya Kementerian PU, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah NTB, Pokja Pemilihan konstruksi dan jasa konsultasi, Bapperida Kabupaten Sumbawa, Perumdam Batulanteh, serta pihak penyedia jasa.
Bagi Kabupaten Sumbawa, proyek ini menjadi tonggak penting dalam meningkatkan layanan air minum yang selama ini masih menghadapi tantangan kapasitas dan distribusi. Dengan nilai kontrak Rp19,3 miliar dan target ribuan pelanggan baru, proyek ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
Di tengah meningkatnya kebutuhan air bersih dan tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi, keberhasilan Optimalisasi SPAM Semongkat akan menjadi cerminan keseriusan pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur dasar yang berkualitas, merata, dan berkelanjutan.
Editor : Reza











