Tertunda karena Agenda Kenegaraan, Musda Golkar NTB Jadi Ajang Adu Gagasan dan Etalase Kader Terbaik

- Wartawan

Kamis, 22 Mei 2025 - 02:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Musda Golkar NTB, Firadz Pariska SE. (Foto: Istimewa)

Ketua Panitia Organizing Committee (OC) Musda Golkar NTB, Firadz Pariska SE. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar NTB yang semula dijadwalkan pada 24 Mei 2025 mengalami perubahan jadwal. Bukan karena kendala teknis, melainkan karena adanya agenda penting kenegaraan yang harus dihadiri langsung oleh Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia, di Makassar, atas penugasan dari Presiden RI.

Ketua Panitia OC Musda, Firadz Pariska, SE, menjelaskan bahwa perubahan ini murni karena penyesuaian agenda nasional. Lokasi Musda tetap dilaksanakan di Hotel Lombok Raya, Mataram, dengan persiapan teknis yang telah mencapai lebih dari 90 persen.

“Persiapan tetap jalan terus. Jumlah peserta diperkirakan lebih dari seribu orang, terdiri dari pengurus DPD II kabupaten/kota, organisasi sayap, pendiri, yang didirikan, dan sejumlah undangan penting,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Firadz menilai penundaan ini menjadi peluang baru bagi kader-kader potensial untuk menampilkan diri. Ia tidak menampik bahwa munculnya poros tengah menambah dinamika internal yang positif. “Ini justru menunjukkan bahwa Musda kali ini hidup. Semangat kompetisi terbuka lebar, asal dijalankan dengan etika dan aturan main,” katanya.

Pendaftaran calon ketua, katanya, belum dibuka secara resmi. Namun, aturan tetap akan ditegakkan. Setiap bakal calon wajib memiliki dukungan minimal 30 persen suara dari total hak suara yang sah, sesuai Juklak DPP Partai Golkar.

Firadz menambahkan, panitia menjamin proses Musda berjalan secara demokratis, profesional, dan bebas dari intervensi. “Kami tidak berada di pihak siapa pun. Tugas kami adalah menjamin Musda berlangsung fair, damai, dan mencerminkan semangat kebersamaan. Ini bukan sekadar ajang memilih ketua, tapi juga ruang adu gagasan demi kejayaan Golkar ke depan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja
Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga
DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna
12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat
NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat
Dewas RSUD Tripat Disorot, DPRD Lombok Barat Desak Evaluasi Menyeluruh
Sebelum Kena OTT KPK, LAZ Disebut Diam-diam Lobi Kursi Ketua Gerindra NTB saat Masih Pimpin PAN
Siapa yang Akan Duduki Wakil Bupati Lombok Barat? PAN Langsung Klaim Hak, Sejumlah Nama Mulai Bermunculan

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 08:03 WITA

SK Tahunan Dipersoalkan, Ribuan Guru PPPK Lombok Barat Desak Kepastian Masa Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:50 WITA

Jalur Administratif Buntu, DPRD dan Pemkab Lobar Tempuh Jalur Politik ke DPR RI Perjuangkan Nasib 31 Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:45 WITA

NasDem Bantah Dugaan Aliran Dana di Balik Sikap Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 Lombok Barat

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Berita Terbaru