Gelegar Lentera Ramadhan Jadi Model Integrasi Ekonomi dan Spiritualitas di NTB

- Wartawan

Senin, 2 Maret 2026 - 18:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Interaksi hangat dengan pelaku UMKM menjadi bukti komitmen Bank NTB Syariah mendorong digitalisasi dan literasi keuangan syariah di NTB.(Foto istimewa)

Interaksi hangat dengan pelaku UMKM menjadi bukti komitmen Bank NTB Syariah mendorong digitalisasi dan literasi keuangan syariah di NTB.(Foto istimewa)

Lombok Utara,Halontb.com – Perpaduan antara ekonomi dan spiritualitas tampak nyata dalam gelaran Gelegar Lentera Ramadhan yang diinisiasi Bank NTB Syariah bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Di tengah suasana religius bulan suci, puluhan UMKM memanfaatkan panggung bazar untuk meningkatkan omzet. Seluruh transaksi berbasis QRIS Bank NTB Syariah, menandai komitmen kuat terhadap transformasi digital ekonomi daerah.

Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga membangun kesadaran literasi keuangan melalui GERAKS. Edukasi yang diberikan mencakup pengelolaan keuangan syariah hingga akses pembiayaan inklusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyatakan bahwa keberkahan Ramadhan harus diiringi dengan penguatan ekonomi umat. “Kami ingin memastikan UMKM lokal tidak tertinggal dalam arus digitalisasi. QRIS menjadi instrumen strategis membangun ekosistem transaksi yang modern namun tetap berlandaskan prinsip syariah,” ujarnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya kunjungan hingga hari terakhir kegiatan di KLU pada 1 Maret 2026. Penutupan diisi tausyiah Ustadz Faris BQ yang menguatkan pesan bahwa kemandirian ekonomi adalah bagian dari ibadah sosial.

Gelegar Lentera Ramadhan kemudian melanjutkan rangkaiannya ke Kota Bima pada 2–3 Maret 2026 di Masjid Agung Al-Muwahiddin, menghadirkan Ustadz Abu Fida. Dengan konsep bazar QRIS dan literasi syariah, kegiatan ini diharapkan menjadi model nasional integrasi ekonomi kerakyatan dan penguatan nilai-nilai Islam.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

PLN UIW NTB Jadikan Semangat Kemerdekaan Sebagai Energi Pemberdayaan UMKM Perempuan di Kota Bima
Maknai Kemerdekaan dengan Aksi Nyata, PLN UIW NTB Bangun Masa Depan Anak Bangsa Lewat Bantuan Pendidikan YBM PLN
Kolaborasi PLN dan BPBD Berbuah Manis, Desa Gerimak Indah Naik Status Jadi Destana Pratama Berkat Penguatan Perempuan
Listrik Andal Jadi Wujud Pengabdian di Hari Kemerdekaan, PLN UIW NTB Pastikan Seluruh Sistem Siap Operasi
PLN NTB Pilih Rawat Jaringan Tanpa Memadamkan Listrik, Strategi Modern Jaga Kepercayaan Pelanggan
Semangat Kemerdekaan Tak Hanya Dikibarkan, PLN dan TNI Wujudkan Lewat Kolaborasi Menjaga Terangnya Lombok Timur
Dari Listrik Andal Menuju Sumbawa Maju, PLN Siapkan Energi untuk Menopang Investasi dan Pariwisata KEK Samota
Momentum Hari Kebaya Nasional, PLN NTB Tampilkan Wajah Baru Pelayanan: Humanis, Digital, dan Dipimpin Semangat Srikandi

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:46 WITA

Kunjungi Pelabuhan Lembar, Komisi VII DPR RI Dorong Penguatan Keamanan dan Penambahan Dermaga

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:57 WITA

DPRD Lobar Ungkap Dugaan Pola Pergeseran Anggaran, 90 Persen Proyek Temuan KPK Tak Pernah Dibahas di Paripurna

Jumat, 7 Agustus 2026 - 05:50 WITA

Jalur Administratif Buntu, DPRD dan Pemkab Lobar Tempuh Jalur Politik ke DPR RI Perjuangkan Nasib 31 Honorer

Jumat, 7 Agustus 2026 - 03:24 WITA

Asak Datu Desak Pemkab Lombok Barat Bekukan Aplikasi BANTU-IN, Soroti Serapan Anggaran dan Dasar Hukumnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 14:25 WITA

12 Tuntutan Forum FBI Warnai Hearing Akbar Bersama Seluruh Komisi DPRD Lombok Barat

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:21 WITA

Pemkab Lombok Barat Targetkan Kemiskinan Turun 1 Persen, Fokus Tangani 4.000 KK Miskin Ekstrem

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:27 WITA

Haniy, Siswi MAN Lombok Barat Raih Medali Perak pada Kejuaraan Pencak Silat Nasional 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 00:35 WITA

Tenggang Waktu Menipis, DPRD Lombok Barat Desak Pemda Tuntaskan Status 31 Honorer Sebelum Desember

Berita Terbaru