Sumbawa Barat,Halontb.com – Genap satu tahun memimpin Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Bupati dan Wakil Bupati periode 2025–2030, H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si dan Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov, menggelar refleksi kinerja pemerintahan, Kamis (12/2/2026), di Vila Kila, Pantai Balat.
Mengusung tema “Merawat Amanah, Menuju KSB Maju Luar Biasa”, kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, mitra pembangunan, serta tim pemenangan Amar–Hanipah. Momentum ini tidak hanya menjadi ajang pemaparan capaian, tetapi juga konsolidasi menuju tahun kedua kepemimpinan.
Penurunan Stunting Jadi Capaian Strategis
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, Bupati H. Amar Nurmansyah, S.T., M.Si menegaskan bahwa penurunan angka stunting menjadi salah satu fokus utama selama satu tahun terakhir. Pemerintah daerah melakukan intervensi melalui penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, optimalisasi posyandu, pemberian makanan tambahan, hingga kolaborasi lintas sektor sampai ke tingkat desa.
“Stunting bukan sekadar persoalan kesehatan. Ini menyangkut pola asuh, sanitasi, ekonomi keluarga, dan pendidikan. Karena itu kita tangani bersama-sama, lintas OPD dan lintas sektor. Alhamdulillah, hasilnya mulai terlihat,” ujar Amar dalam sambutannya.
Ia menegaskan bahwa capaian tersebut bukan untuk dibanggakan semata, melainkan menjadi dasar untuk memperkuat program berbasis data agar lebih tepat sasaran.
“Kami tidak ingin hanya menurunkan angka secara statistik. Yang kami kejar adalah perubahan nyata dalam kualitas hidup masyarakat,” tegasnya.
Kartu KSB Maju, Instrumen Keberpihakan
Selain stunting, refleksi satu tahun juga menyoroti implementasi Kartu KSB Maju sebagai program unggulan daerah. Program ini dirancang untuk mempermudah akses masyarakat terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial dalam satu sistem terintegrasi.
Menurut Amar, kartu tersebut adalah simbol keberpihakan pemerintah kepada rakyat.
“Kartu KSB Maju adalah komitmen kami agar masyarakat lebih mudah mengakses layanan. Tidak boleh ada warga yang terhambat karena persoalan administrasi,” katanya.
Meski demikian, pemerintah mengakui masih ada ruang perbaikan, khususnya dalam validasi data dan pemerataan distribusi manfaat hingga ke pelosok desa.
Ajakan Bersatu Pasca-Pilkada
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Hj. Hanipah, S.Pt., M.M.Inov memberikan penekanan khusus pada pentingnya persatuan pasca-Pilkada. Ia mengajak seluruh tim dan masyarakat untuk melupakan perbedaan pilihan politik demi pembangunan KSB yang lebih baik.
“Pilkada sudah selesai. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Sekarang saatnya kita bersatu, melupakan perbedaan, dan bersama-sama membangun Kabupaten Sumbawa Barat,” ujar Hanipah.
Ia menegaskan bahwa pemerintahan Amar–Hanipah hadir untuk seluruh masyarakat, tanpa membedakan latar belakang politik.
“Tidak ada lagi 01, 02, 03 atau perbedaan lainnya. Yang ada sekarang adalah satu tujuan, yaitu KSB maju dan masyarakatnya sejahtera,” tambahnya.
Konsolidasi dan Arah Tahun Kedua
Hadirnya tim pemenangan dalam refleksi tersebut menjadi simbol bahwa perjuangan politik telah bertransformasi menjadi tanggung jawab pembangunan. Namun Amar menegaskan, kemenangan politik hanyalah awal dari amanah besar.
“Kami dipilih untuk bekerja, bukan untuk berpuas diri. Tahun kedua akan kami fokuskan pada penguatan ekonomi lokal, peningkatan kualitas layanan dasar, dan percepatan program prioritas,” ujarnya.
Refleksi satu tahun ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan optimisme. Dari Pantai Balat, Amar–Hanipah ingin memastikan bahwa amanah rakyat terus dijaga dengan kerja nyata dan komitmen kebersamaan.
Perjalanan masih panjang. Namun fondasi telah diletakkan, dan arah pembangunan KSB ke depan kini bergantung pada konsistensi, kolaborasi, dan persatuan seluruh elemen masyarakat.







