Pengusaha Lokal Tersingkir dari Proyek Smelter: DPRD KSB Siap Gugat Ketimpangan Ekonomi di Tanah Sendiri

- Wartawan

Sabtu, 19 April 2025 - 04:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua komisi III DPRD Sumbawa Barat, Basuki Rasyid. (Foto: Istimewa)

Ketua komisi III DPRD Sumbawa Barat, Basuki Rasyid. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – Proyek smelter PT Amman Mineral Nusa Tenggara (PT AMMAN) yang digadang-gadang sebagai masa depan industri tambang di Sumbawa Barat, justru memunculkan ironi baru: pengusaha lokal yang selama ini berharap terlibat, justru merasa tersingkir dan termarjinalkan.

Menanggapi kegelisahan tersebut, Ketua Komisi III DPRD KSB, H. Basuki Rasyid, angkat bicara. Ia mengaku kecewa dengan minimnya keterbukaan PT AMMAN dalam menyampaikan data soal pelibatan pelaku usaha lokal. Hingga kini, DPRD belum menerima dokumen resmi terkait nilai belanja lokal maupun daftar perusahaan mitra di KSB.

“Kami tidak bisa tinggal diam. Ketika investasi sebesar ini masuk, tapi manfaatnya justru dibawa keluar daerah, itu sama saja membiarkan ketimpangan ekonomi tumbuh di depan mata,” ujarnya, Kamis (17/4/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komisi III membuka ruang seluas-luasnya bagi para pengusaha lokal untuk menyampaikan aspirasi dan akan memfasilitasi pertemuan formal bila diperlukan. Basuki menegaskan bahwa pihaknya tak ingin pembangunan hanya sekadar menghadirkan beton dan besi, tapi juga harus menyentuh aspek keadilan sosial.

Di luar soal kemitraan, Basuki juga menyoroti arah kebijakan CSR PT AMMAN yang dinilai belum sepenuhnya berpihak pada masyarakat lingkar tambang. “CSR jangan hanya menjadi program seremonial. Harus ada pemerataan, harus menyentuh jantung kebutuhan masyarakat,” katanya.

Langkah DPRD kini tak hanya menunggu. Dalam RDP bersama DPMPTSP, Komisi III meminta data detil investor dan pola kemitraan mereka sebagai bahan evaluasi. Targetnya, tidak hanya untuk mengontrol PT AMMAN, tetapi juga menciptakan standar baru dalam pengelolaan investasi yang berpihak pada daerah.

“Jangan sampai smelter ini hanya jadi monumen. Kita ingin masyarakat KSB benar-benar menjadi bagian dari proses dan hasilnya,” pungkas Basuki.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Soroti Ironi Kuripan: Jadi Penyangga, tapi Jalan Masih Tanah dan Puskesmas Tanpa Rawat Inap
Atlet PON NTB Menanti Bonus yang Tak Kunjung Datang, DPRD: Jangan Permainkan Hak Mereka!
Skandal Keuangan RSUD Lombok Barat? DPRD Soroti Utang Besar di Tengah Pendapatan Rp 150 Miliar!
Megawati Lestari Diduga Melecehkan Masyarakat Sumbawa, Desakan Sanksi Meningkat
Kecelakaan Maut di Tambang AMNT: DPRD NTB Murka, Tuntut Penghentian Operasi dan Evaluasi Total!
RSUP NTB Terancam Krisis Keuangan, DPRD Bongkar Dugaan Permainan Anggaran dan Utang Fantastis
Sidang AKD DPRD KSB Memanas, Nama Aherudin Sidik Picu Penundaan Paripurna
Mundur dari DPRD, Tapi Masih Kantongi Gaji: Akheruddin Dicibir Sebagai Calon Pemimpin Tanpa Etika

Berita Terkait

Minggu, 2 November 2025 - 14:03 WITA

Ketika Tanah Negara ‘Disulap’ Jadi Milik Pribadi: Praperadilan Mantan Pejabat BPN Ambruk di Mataram

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:25 WITA

“Baju Seragam, Tangan Bercincin, dan Pitingan Maut” Dua Polisi Diperkarakan atas Kematian Rekan Sendiri

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:36 WITA

Di Balik Nama Pembangunan: Dugaan Korupsi Lahan MXGP Samota Menganga

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:45 WITA

Lapas Lombok Barat Tegaskan Komitmen Berantas Halinar Lewat Deklarasi Nasional Imipas 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:43 WITA

Istri Polisi Tersangka Pembunuhan, Tekanan Ekonomi Jadi Akar Tragedi Lembar

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:40 WITA

Dana Siluman Pokir: Ketika Uang Kembali, Tapi Keadilan Tak Pernah Datang

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:36 WITA

Kasus Brigadir Esco: Briptu RS dan 4 Tersangka Terancam Hukuman Berat Pasal 340 KUHP

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:53 WITA

Kuripan Berduka: Tubuh Roni Gantung Kaku, Pagi Bersuara Sunyi

Berita Terbaru