Kecelakaan Maut di Tambang AMNT: DPRD NTB Murka, Tuntut Penghentian Operasi dan Evaluasi Total!

- Wartawan

Selasa, 11 Maret 2025 - 02:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, saat memberikan pernyataan tegas terkait kecelakaan kerja di PT AMNT yang menewaskan dua pekerja. (Foto: Istimewa)

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, saat memberikan pernyataan tegas terkait kecelakaan kerja di PT AMNT yang menewaskan dua pekerja. (Foto: Istimewa)

Halontb.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan kerja yang menewaskan dua pekerjanya di Dodo Rinti, Kecamatan Moyo Hulu, Sumbawa Besar. Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, geram atas insiden ini dan mendesak agar operasional perusahaan segera dihentikan sementara hingga dilakukan audit menyeluruh terhadap standar keselamatan kerja.

Hamdan menegaskan bahwa kejadian ini tidak bisa dianggap sebagai musibah semata, tetapi merupakan akibat dari lemahnya pengawasan terhadap kelayakan transportasi pekerja. Ia mempertanyakan mengapa kendaraan yang tidak memenuhi standar tetap digunakan, padahal PT AMNT adalah perusahaan tambang besar dengan skala internasional.

“Tragedi ini menunjukkan betapa lemahnya pengawasan dan tanggung jawab perusahaan dalam menjamin keselamatan karyawannya. Tidak cukup hanya menyampaikan belasungkawa, PT AMNT harus segera mengambil tindakan nyata. Jika kendaraan tersebut tidak layak, mengapa tetap dioperasikan? Ini adalah kelalaian serius!” kata Hamdan tegas pada Minggu, 9 Maret 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti bahwa PT AMNT tidak bisa berdalih bahwa insiden ini terjadi di luar kawasan tambang. Menurutnya, keselamatan pekerja harus menjadi prioritas utama, baik di dalam maupun di luar area tambang, terlebih jika kendaraan yang digunakan merupakan fasilitas yang disediakan perusahaan.

“PT AMNT harus bertanggung jawab penuh atas kejadian ini. Nyawa pekerja bukan angka statistik yang bisa diabaikan begitu saja. Harus ada evaluasi total dan perbaikan sistem transportasi agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Hamdan.

DPRD NTB memastikan akan mengawal kasus ini hingga ada perubahan nyata dalam standar keselamatan di PT AMNT. Jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret dari pihak perusahaan, maka DPRD akan mengambil langkah tegas, termasuk pemanggilan direksi PT AMNT ke hadapan dewan untuk memberikan pertanggungjawaban atas insiden maut ini.

Hamdan juga mengingatkan bahwa DPRD NTB tidak akan tinggal diam jika keselamatan pekerja terus diabaikan. Ia meminta agar perusahaan segera berbenah sebelum kepercayaan masyarakat terhadap AMNT semakin runtuh.

“Kami akan terus mengawal kasus ini. Jika PT AMNT masih mengabaikan keselamatan pekerja, kami akan mengambil langkah lebih jauh. Jangan sampai ada korban berikutnya karena kelalaian perusahaan,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Soroti Ironi Kuripan: Jadi Penyangga, tapi Jalan Masih Tanah dan Puskesmas Tanpa Rawat Inap
Pengusaha Lokal Tersingkir dari Proyek Smelter: DPRD KSB Siap Gugat Ketimpangan Ekonomi di Tanah Sendiri
Atlet PON NTB Menanti Bonus yang Tak Kunjung Datang, DPRD: Jangan Permainkan Hak Mereka!
Skandal Keuangan RSUD Lombok Barat? DPRD Soroti Utang Besar di Tengah Pendapatan Rp 150 Miliar!
Megawati Lestari Diduga Melecehkan Masyarakat Sumbawa, Desakan Sanksi Meningkat
RSUP NTB Terancam Krisis Keuangan, DPRD Bongkar Dugaan Permainan Anggaran dan Utang Fantastis
Sidang AKD DPRD KSB Memanas, Nama Aherudin Sidik Picu Penundaan Paripurna
Mundur dari DPRD, Tapi Masih Kantongi Gaji: Akheruddin Dicibir Sebagai Calon Pemimpin Tanpa Etika

Berita Terkait

Minggu, 2 November 2025 - 14:03 WITA

Ketika Tanah Negara ‘Disulap’ Jadi Milik Pribadi: Praperadilan Mantan Pejabat BPN Ambruk di Mataram

Senin, 27 Oktober 2025 - 23:25 WITA

“Baju Seragam, Tangan Bercincin, dan Pitingan Maut” Dua Polisi Diperkarakan atas Kematian Rekan Sendiri

Rabu, 22 Oktober 2025 - 12:36 WITA

Di Balik Nama Pembangunan: Dugaan Korupsi Lahan MXGP Samota Menganga

Selasa, 21 Oktober 2025 - 06:45 WITA

Lapas Lombok Barat Tegaskan Komitmen Berantas Halinar Lewat Deklarasi Nasional Imipas 2025

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:43 WITA

Istri Polisi Tersangka Pembunuhan, Tekanan Ekonomi Jadi Akar Tragedi Lembar

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:40 WITA

Dana Siluman Pokir: Ketika Uang Kembali, Tapi Keadilan Tak Pernah Datang

Jumat, 17 Oktober 2025 - 00:36 WITA

Kasus Brigadir Esco: Briptu RS dan 4 Tersangka Terancam Hukuman Berat Pasal 340 KUHP

Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:53 WITA

Kuripan Berduka: Tubuh Roni Gantung Kaku, Pagi Bersuara Sunyi

Berita Terbaru