Home / NTB

Update Harga Pangan Lombok Barat Jelang Lebaran: Cabai Turun, Daging Naik Tipis

- Wartawan

Selasa, 10 Maret 2026 - 12:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Barat, Lale Widiani, saat memberikan keterangan terkait perkembangan harga bahan pokok menjelang Idulfitri. (Foto: Istimewa)

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Barat, Lale Widiani, saat memberikan keterangan terkait perkembangan harga bahan pokok menjelang Idulfitri. (Foto: Istimewa)

LOMBOK BARAT, Halontb.com — Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga sejumlah bahan pokok di Kabupaten Lombok Barat terpantau relatif stabil. Kenaikan harga memang terjadi pada beberapa komoditas, namun dinilai tidak terlalu signifikan dan masih dalam batas wajar.

Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Barat, Lale Widiani, mengatakan lonjakan harga paling mencolok sempat terjadi pada komoditas cabai rawit selama awal Ramadan.

“Menjelang Idulfitri ini memang ada beberapa bahan pokok yang naik, tapi tidak signifikan. Yang sempat ramai kemarin itu cabai rawit, tetapi sekarang harganya sudah turun,” ujarnya saat ditemui, Selasa (10/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, pada awal Ramadan harga cabai rawit sempat melonjak cukup tinggi hingga menyentuh Rp150.000 per kilogram. Padahal, harga normal komoditas tersebut biasanya berada di kisaran Rp50.000 hingga Rp55.000 per kilogram.

“Awal puasa sempat naik sampai Rp100.000, kemudian sempat mencapai Rp150.000. Tapi sekarang sudah mulai stabil, hari ini sekitar Rp90.000 per kilogram,” jelasnya.

Menurut Lale, kenaikan harga cabai rawit tidak hanya terjadi di Lombok Barat, tetapi juga dirasakan di sejumlah daerah lain di Pulau Lombok. Hal tersebut dipicu oleh beberapa faktor, terutama kondisi cuaca yang memengaruhi produksi petani.

“Faktornya karena cuaca, kemudian permintaan meningkat selama Ramadan, sementara produksi dari petani berkurang. Itu yang menyebabkan pasokan tidak bisa memenuhi permintaan pasar,” katanya.

Ia menambahkan, terdapat tiga jenis cabai yang beredar di pasaran, yakni cabai keriting, cabai besar, dan cabai rawit. Namun lonjakan harga paling sering terjadi pada cabai rawit, sementara dua jenis cabai lainnya cenderung mengikuti pergerakan harga tetapi tidak terlalu tinggi.

Selain cabai, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas daging dan ayam potong. Namun, kenaikannya relatif kecil. Harga daging sapi misalnya naik dari Rp130.000 menjadi Rp138.000 per kilogram, sementara ayam potong naik dari sekitar Rp40.000 menjadi Rp41.000 hingga Rp42.000 per kilogram.

“Kenaikannya tidak terlalu signifikan, masih dalam batas wajar karena memang permintaan meningkat menjelang hari raya,” ujarnya.

Sementara itu, untuk komoditas utama seperti beras, gula, dan minyak goreng, pemerintah daerah memastikan ketersediaan stok tetap aman hingga Lebaran.

“Alhamdulillah untuk beras, gula, dan minyak goreng stoknya aman sampai Lebaran,” kata Lale.

Sebagai langkah pengendalian harga, Dinas Perdagangan Lombok Barat juga telah melaksanakan sejumlah kegiatan pengawasan dan operasi pasar. Sebelum Ramadan, tim gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi, termasuk pasar tradisional dan pangkalan LPG.

Sidak tersebut dilakukan di Pasar Narmada, SPBE Narmada, gudang Bulog di Lembar, serta SPBE Lembar bersama Bupati Lombok Barat.

Selain itu, operasi pasar juga digelar di enam kecamatan untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Operasi pasar kami laksanakan enam kali di enam kecamatan, yaitu Narmada, Lingsar, Batu Layar, Labuapi, Gerung, dan Lembar,” jelasnya.

Menurut Lale, kegiatan tersebut dilakukan secara bergilir sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat tetap mendapatkan bahan pokok dengan harga yang wajar menjelang Ramadan dan Idulfitri.

Ia juga memastikan ketersediaan gas LPG di wilayah Lombok Barat masih dalam kondisi aman setelah dilakukan pengecekan langsung oleh pemerintah daerah bersama instansi terkait.

“Stok LPG juga aman karena sebelum puasa kami sudah melakukan sidak bersama Pak Bupati,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap stabilitas harga dan ketersediaan pasokan bahan pokok dapat terus terjaga hingga perayaan Idulfitri, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan hingga Lebaran.

Facebook Comments Box

Sumber Berita : Taufik Natanagara

Berita Terkait

BPS Catat NTP NTB Naik Jadi 130,44, Daya Beli Petani Menguat
Detik-detik Mencekam Atap SMAN 7 Mataram Roboh: Siswa Panik Berhamburan, 5 Orang Terluka
Sukses Gelar Pelepasan 203 Siswa Terbaiknya di UIN Mataram, MAN Lobar Buktikan Kualitas Madrasah Unggulan
Jalan Rusak di Teluk Gok Tak Kunjung Diperbaiki: Anak Sekolah Kesulitan, Jenazah Ditandu hingga Warga Sakit Harus Naik Perahu
Sentuhan Kasih PLN untuk Anak Negeri, 56 Anak Yatim Desa Teros Terima Santunan Penuh Haru
Hingga Hari ke-17, 4.709 Jemaah dan Petugas Haji NTB Telah Tiba di Arab Saudi
Pemprov NTB–BBPOM Mataram Perkuat Pengawasan Obat dan Makanan di Era Digital
Resmi! Komdigi Batasi Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, Pemprov NTB Siap Kawal

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 07:00 WITA

Kantor Kemenag NTB Dikepung Massa Saat Rakor Pencegahan Kekerasan, BARA Desak Audit Total Ponpes

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:00 WITA

Viral Keluhan Pelayanan di Medsos, RSUD Tripat Gerung Minta Maaf dan Janjikan Evaluasi Total

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:03 WITA

Pemprov NTB Gelar Pasar Murah di Lombok Barat, Kades Taman Ayu Berharap Program Terus Berlanjut

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:14 WITA

Siap-Siap! Satlantas Polres Lombok Barat Gelar Operasi Patuh 2026 Mulai Pekan Depan

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:31 WITA

Padukan Syiar Islam dan Harmoni Budaya, MTQ NTB 2026 Siap Jadi Perhelatan Termegah Tahun Ini

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:46 WITA

Investor Australia Merugi, Pemprov NTB Tegaskan Proyek Marina Bay City Bukan Investasi Resmi Daerah

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:35 WITA

Tebar Qurban Insan Amanah 2026, Bank NTB Syariah Hadirkan Kebahagiaan hingga Pelosok NTB

Kamis, 28 Mei 2026 - 23:58 WITA

TASPEN Gandeng Bank NTB Syariah, Penyerahan Hak Pensiun Pejabat Negara Berlangsung Penuh Makna

Berita Terbaru