Home / NTB

Penanganan Pasca Panen Cabai Untuk Siasati Fluktuasi Harga

- Wartawan

Minggu, 24 Juli 2022 - 15:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kepala Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan NTB, H. Hendro Yulistiono, SP.,M.Si saat membuka acara Bimtek Pengelolaan Panen dan Pasca Panen Cabai bagi Penyuluh IPDMIP (Integrated  Participatory  Development  and  Management of Irrigation Program),Rabu, (20/07/2022)

Foto : Kepala Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan NTB, H. Hendro Yulistiono, SP.,M.Si saat membuka acara Bimtek Pengelolaan Panen dan Pasca Panen Cabai bagi Penyuluh IPDMIP (Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program),Rabu, (20/07/2022)

Halontb.comCabai selama ini lebih banyak dikonsumsi dalam bentuk segar. Namun, terkadang penyimpanan produk cabai segar menjadi masalah tersendiri bagi petani. 

Untuk mengatasi hal itu dan utamanya agar dapat lebih memberi nilai tambah produk cabai, Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi NTB melalui Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) 

hanya diberikan pada penyuluh di 4 kabupaten di NTB yang mendapat dana hibah IPDMIP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam Bimtek yang dilaksanakan pada 20 – 23 Juli 2022 di Balai Pelatihan Pertanian dan Perkebunan Provinsi NTB ini, peserta mendapatkan pelatihan mengenai penanganan pascapanen cabai dan pengolahannya sampai menjadi produk siap jual.

Ir. Lalu Mayadi, M.Sc mengatakan bahwa penanganan pascapanen yang tak kalah penting adalah pengolahan cabai. Menurut dia, konsumen Indonesia tidak bisa dipisahkan dari cabai. Namun, preferensi konsumen Indonesia masih menyukai cabai segar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kadis PUPR NTB ‘Blunder’, Pemuda Pancasila NTB Sindir Jabatan Bisa Hilang Gara-Gara Lidah !
Uang Masuk Jadi Tiket Kerja ? Bupati Lombok Barat: Laporkan, Jangan Diam !
Dapur Gizi Montong Are 2 Kembali Beroperasi, Yayasan Agniya dan SPPG Sepakat Akhiri Polemik
Kisruh Penutupan SPPG Montong Are 2: Kepala SPPG Sebut Anggaran Belum Turun, Yayasan Agniya Bantah Saldo Masih Rp297 Juta
Kursi Roda Bicara Lebih Lantang dari Janji: Dinsos Lobar Buktikan Aksi, Bukan Retorika
Kejari Mataram Hadir di Sekolah: Bangun Kesadaran Hukum Siswa Lewat Upacara dan Program “Jaksa Menjawab”
Pembangunan Inklusif NTB: Dari Irigasi hingga Samota, Pemerintah Tancap Gas Wujudkan Akses Merata
RSUD KLU Roboh di Tengah Gelombang Aksi: Direktur Mundur, Rakyat Menolak ‘Tambal Sulam’ Sistem Bobrok

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:41 WITA

Dukungan Kelistrikan Optimal, PLN Jadi Pilar Kesuksesan MTQ Aikmel 2025

Rabu, 3 Desember 2025 - 05:17 WITA

Libur Nataru di Tengah Musim Hujan, PLN NTB Ingatkan Pentingnya Keselamatan Listrik

Minggu, 30 November 2025 - 10:03 WITA

Banjir Bandang Aceh, TNI-Polri dan PLN Dikerahkan Cepat Pulihkan Listrik dan Infrastruktur

Minggu, 30 November 2025 - 05:09 WITA

PLN NTB dan Mahasiswa Internasional Dorong Kesadaran Hidup Sehat Anak-Anak di Terara

Kamis, 27 November 2025 - 05:01 WITA

Jaga Keandalan Sistem Listrik Lombok-Sumbawa, PLN Terapkan Pengawasan Real-Time Lewat Safety Online di GI Labuhan

Kamis, 27 November 2025 - 04:49 WITA

Dulu Andalkan Genset, Kini Sekolah Terpencil di Bima Diterangi SUPERSUN dari PLN!

Kamis, 27 November 2025 - 04:45 WITA

Demi Listrik Andal di Timur NTB, PLN Jalankan MATAJITU di Penyulang Karumbu: Pemeliharaan Menyeluruh Tingkatkan Mutu Layanan

Selasa, 25 November 2025 - 04:40 WITA

Dorong Transformasi Energi Nusra, PLN Tegaskan Komitmen pada MoU KR-BNN di Mandalika

Berita Terbaru